
"Zoe, ...tolong antarkan aku pulang" jawabnya sedikit kesal..
"ahk!" jawaban dari mulut Han sambil ia melihat Zoe.
"aku benar-benar minta maaf aku membutuhkanmu sekarang, ...aku akan membayarmu" ucap Zoe.
Han terdiam sambil berfikir dan menatap Zoe, Zoe juga sama menatap Han dengan muka yang seperti memancarkan permohonan...
"ahkk!! cepat masuk!!" teriak Han kesal sambil berjalan cepat menuju kursi kemudi.
Begitupun Zoe, ia langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di samping kursi kemudi. "terimakasih" ucap Zoe pelan.
Han tidak menjawab sama sekali dan hanya fokus pada kemudinya, ia mempercepat mobilnya karena jalanan yang kosong dan sepi. "heyy!!! pelankan mobilnya! apa kau mau mati" teriak Zoe.
"kecilkan suaramu" ucap Han datar.
"ya!!! kau ini kalau mau bun*h di*i ya b*nuh di*i sendiri, jangan mengajakku" ucap Zoe yang memegang erat pegangan di atas pintu dengan eratnya.
Han tidak menghiraukan wanita di sampingnya itu dan malah mempercepat mobilnya lagi, meskipun ada tikungan ia tidak memperlambat mobilnya. "mau kemana?" tanya Zoe pada Han karena Han memutar arah.
"bayarkan aku makan, lalu impas" ucap Han.
"tapi aku tidak membawa kartu kreditku, hanya ada beberapa uang di dompet yangku bawa" ucap Zoe.
__ADS_1
"hanya ada... 8000 won" lanjutnya, Zoe cemas saat membukanya karena melihat uang di dompetnya hanya ada selembar kertas dan beberapa koin.
(₩ / won / KRW adalah mata uang korea)
"begini saja, pakai uangmu dulu, saat sudah sampai rumahku aku akan menggantinya" ucap Zoe.
"kau mau aku menunggu dan membuang waktuku lagi? keluar?! kau hanya menghancurkan jam istirahatku" ucap Han kesal dan mengentikan mobilnya.
"dasar aneh, jam istirahat ya tidur saja dirumah, ngapain pergi keluar di jam segini" ucap Zoe yang juga kesal.
"keluar" ucap Han datar sambil ia keluar dari mobilnya dan memasuki supermarket di belokan sana.
Zoe yang melihat langsung keluar dan mengejar Han, "pria ini aneh... apa benar aku akan aman bersamanya?" humam Zoe dalam hati. Di dalam supermarket Han mengambil satu bungkus mie instan dan satu minuman, begitupun dengan Zoe.
Han sudah terlebih dahulu mengantri di kasir, dan Zoe lewat beberapa orang di belakang Han. "dia tampan" gumam Zoe yang memandang dari belakang punggung Han.
"wanita berbaju biru muda di belakang yang membayarnya" ucap Han dengan lantang yang langsung pergi ke tempat penyediaan air panas untuk menyiapkan mienya.
"dia ini! kenapa meninggalkanku, bagaimana jika uangnha kurang!!!" kesal Zoe dalam hati.
...
Zoe pun memberi pesanannya pada kasir, dan kasirnya mengsken makanan yang Zoe pesan. "ini 3000₩ dan punya pria tadi 5500₩ jadi totalnya 8500₩ " ucap kasir sambil memberi makanan pesanan Zoe.
Zoe agak panik namun berusaha untuk tenang "baru pertama aku aku begini, benar-benar situasi yang membuat jantungku lemas" gumamnya sambil mengeluarkan uang receh di dompetnya.
__ADS_1
"ini kurang 500" ucap si kasir.
"tunggu sebentar" jawab Zoe yang mengodok saku celananya. "datanglah keajaiban" gumam Zoe dalam hati.
"aku menyimpanya di jas! aku meninggalkanya di tempat pria breng*ek tadi" lanjutnya.
"nona! cepatlah!" teriak ibu-ibu di belakang Zoe.
"eh, maaf. itu, ini... minumannya aku tidak jadi beli" ucap Zoe malu sambil menyodorkan minuman yang ia pesan tadi.
"baiklah, ini kembaliannya" ucap si kasir sambil menyodorkan kembalian.
Zoe pun buru-buru menyeduh mie instan yang ia pesan lalu duduk di meja berhadapan dengan Han sambil memasang muka kesalnya. "dia melihat ini dan tidak bertanya mengapa aku tidak membeli minuman?" gumam Zoe sambil memasukkan bumbu perlahan.
"kau menyebalkan sekali!" ucapnya.
"habiskan makananmu sebelum aku menghabiskan makananku, aku tidak akan menunggumu" ucap Han datar, yang sama sekali tidak menatap lawan bicaranya itu dan malah fokus pada mie di depannya itu.
"sudah lama tidak makan mie, jika tuan tau aku tidak bisa membayangkan bagaimana ekspresinya, pasti sangat lucu" gumam Han dalam hati sambil fokus menghabiskan makannya.
.
.
Bersambung~
__ADS_1
•
terimakasih 🌤️🌤️🌤️