
Han segera cepat-cepat menancapkan gas mobilnya, dan benar saja apa yang di katakan Han, terlihat dari dalam mobil kebun sekeliling rumah keluarga Bailey terbakar hebat.
"Tuan apakah anda baik-baik saja?" tanya Han.
"Ya, Han pergi dari negara ini sekarang juga" jawab Reagan yang sedang menyenderkan tubuhnya dan memejamkan matanya di kursi mobil.
"Kita akan pergi kemana? kalian harus melakukan pemulihan terlebih dahulu" tanya Han lagi.
"Korea" jawab Reagan.
"Beli satu pesawat dengan identitas lain, lalu sewa dokter untuk penanganan dalam pesawat. Dan kita akan lakukan penyamaran" ucap Reagan.
"Apa anda yakin akan baik-baik saja dengan kondisi anda saat ini tuan?" tanya Han.
"Tak apa, lakukan dengan cepat" ucap Reagan.
"Baik tuan" jawab Han.
Merekapun menulusuri jalanan lurus yang penuh dengan pemandangan kobaran api yang besar...
Lalu Han membawa mereka ke sebuah rumah kecil pinggir kota dan menyuruh Reagan dan nyonya nya untuk sementara bersembungi di rumah itu.
"Tuan saya akan siapkan semuanya sebelum besok pagi" ucap Han.
"Ya" jawab Reagan.
__ADS_1
...
Han-pun menyelesaikan semuanya dengan cepat sebelum pagi tiba, dan cepat-cepat membawa mereka ke luar negeri.
Sebelum menaiki pesawat Reagan, Han, dan nyonya Bailey sudah melakukan sedikit perubahan pada wajah mereka untuk menyamarkan identitas mereka, karena mereka adalah seorang Mafia, dan nyonya keluarga Bailet adalah seorang yang berpengaruh di Prancis. Jadi identitas mereka tidak boleh bocor dalam kondisi seperti itu.
.
Reagan dan nyonya Bailey pun langsung di masukkan ke kamar masing-masing dan di tangani di dalam pesawat oleh dokter-dokter yang Han sudah rekrut.
Nyonya Bailey masih di tangani, dan lengan Reagan sudah di obati oleh dokter. "kami sudah menjahit lukanya dan ini obat untuk penyembuhannya" ucap dokter itu sambil menaruh obat di atas laci.
Dan Reagan hanya mengangguk untuk membalasnya. "kalau begitu saya permisi" ucap dokter itu lalu pergi meninggalkan kamar.
Di saat bersamaan Han masuk dan berdiri di sebelah kasur, "sudah baikkan?" tanya Han.
...
Setelah mereka sampai di Korea Selatan, Han membawa nyonya Bailey ke rumah sakit untuk penanganan, dan Reagan mengendarai mobil untuk pergi ke rumah milik keluarga Bailey di Korea...
"Aku harus amankan dokumen-dokumen ini" ucap Reagan sambil membuka penyamarannya di dalam mobil.
Dan Reagan membawa mobil itu dengan cepat menelusuri jalanan kota Seoul.
...
Reagan-pun sampai di rumah nya lalu menyimpan dokumen-dokumen itu di kamar utama milik kepala keluarga Bailey.
__ADS_1
"Yuni CTO perusahaan, dia tidak mungkin menyewa para pembunuh dengan identitas itu. Siapa dalangnya? pasti bukan orang biasa" gumam Reagan di dalam kamar sambil menyandarkan dirinya di kursi dan akhirnya tertidur, mungkin karena lelah...
.
Siang sudah berganti menjadi malam, dan di tengah malam Reagan terbangun karena mimpi buruknya. "menyebalkan sekali" ucap Reagan.
Disitu Reagan tiba-tiba mendapat Email dari mata-matanya yang berisi data-data siapa dalang dari pembantaian keluarga Bailey itu, perusahaan, identitas, perjanjian, dan yang sebagian besar adalah data-data milik Eldpora.
"CEO Ciel, Eldpora" gumam Reagan sambil membaca data-data itu, dan tiba-tiba Han menelepon Reagan untuk segera kerumah sakit karena Yuni telah bergerak untuk berusaha menemukan nyonya Bailey dan akan membunuhnya.
...
Dan dari situlah kesalah pahaman masalah Eldpora dengan Reagan terjadi, malam dimana Reagan mengendarai mobilnya dengan cepat, yang tidak sengaja menabrak mobil Eldpora, dan disitu juga Reagan langsung sadar setelah Eldpora keluar dari mobilnya dan menunjukkan wajahnya Reagan langsung tau bahwa itu adalah Eldpora, CEO perusahaan Ciel.
Akan tetapi Reagan agak ragu karena mata Eldpora yang bengkak sehabis nangis itu. "tidak mungkin gadis seperti ini melakukanya kan?" gumam Reagan di dalam hati. Dan karena rasa tak percaya itulah Reagan memaksa Eldpora untuk memberinya nomor rekening, bukan bertujuan untuk mengganti rugi tapi untuk menyadap data-datanya.
Tapi sebelum itu Eldpora malah sudah menunjukkan identitasnya, yang tertera nama dan fotonya. Dari situ Reagan langsung yakin bahwa wanita yang di temuinya malam itu adalah mangsanya.
"Dia adalah dalang dari semua ini, dan Yuni adalah tangan kanannya?" gumam Reagan dalam hati.
...
.
.
.
__ADS_1
Terimakasih 🤗