Nona CEO & Mr.Mafia

Nona CEO & Mr.Mafia
langkah


__ADS_3


Meski agak khawatir ia akhirnya menaiki kapal besar yang di tunjuk dan menuju kota sendirian, ia berjalan mengelilingi sisi kapal, dan akhirnya berdiri terdiam di ujung belakang kapal sambil memandang luasnya lautan.


Eldpora menggenggam erat pagar sisi kapal seperti geram akan sesuatu, ia melihat kebelakang dan memandangi besar dan megahnya kapal yang ia naiki sekarang "hah, siapapun dia aku akan melaporkannya!" ucap Eldpora ketus....


...


...


"Ada apa?" tanya Reagan pada Han di ruang kerjanya.


"Kenapa anda mengijinkan nona Eldpora untuk pergi?" tanya Han agak sedikit marah.


"Memangnya kenapa?" tanya Reagan dingin.


"Saya sudah membaca semua dokumen itu dan sudah mendengar beberapa fakta dari bawahan Yuni, firasatku benar, semua yang Yuni lakukan itu dibantu oleh CEO dari perusahaanya sendiri, dari pembelian senjata, membayar pembunuh bayaran, dan beberapa penggelapan pajak perusahaan" ucap Han yang memberi sebuah flashdisk pada Reagan.


"Siapa CEO nya?" tanya Reagan sambil membuka data di flashdisk dan membacanya.


"Eldpora Ezilis" ucap Han datar.


Reagan yang mendengar perkataan Han itu langsung menatapnya dengan tatapan matanya yang tajam, Han tidak menanggapi Reagan ia tiba-tiba berpamitan, membungkuk dan keluar dari ruang kerja Reagan tanpa perkataan lebih lanjut.


"Ku harap kau dengan bijak memilih keputusan tuan..." gumam Han yang berjalan pergi.


Reagan menatap pintu yang ditutup oleh Han, matanya seperti kesal dan tak percaya. "Tidak mungkin gadis bodoh itu..." ucapnya. Setelah perkataannya itu ia lalu berdiri dan berjalan kekamarnya.

__ADS_1


Dikamar Reagan mencabut infusan yang berada di tangangnya dengan kasar, mengambil kemeja, dan pergi sambil membawa kunci mobilnya.


Reagan berjalan dengan cepat menelusuri lorong rumahnya dengan wajah yang dingin, mengancingkan satu persatu kancing lengan kemejanya...


Saat menuruni tangga untuk ke lantai satu Reagan melihat Han yang tengah berjalan, begitupun Han yang melihat Reagan. "Tuan anda masih harus beristirahat, anda mau pergi kemana?, hari sudah akan gelap" ucap Han.


"Kota, jangan mengikutiku" ucap Reagan serius sambil berjalan mengabaikan Han.


Han yang mengerti sifat Reagan itupun tidak mengkhawatirkan Reagan, Reaganpun melanjutkan perjalanannya dengan mobil, menaiki kapal dan menuju ke kota...


Di kapal Reagan turun dari mobilnya dan menuju arah depan kapal, ia duduk di salah satu bangku dan menyandarkan dirinya, melihat ke atas langit lalu melamun.


Dilamunannya itu, Reagan tiba-tiba saja menelepon Han. "aku mau peresmianku besok" ucap Reagan yang membahas peresmiannya sebagai CEO pusat perusahaan keluarga Bailey.


"Maaf tuan, tapi sebaiknya anda lakukan balas dendam itu dahulu, agar tidak menjadi rumor merugikan" jawab Han.


...


Disisi lain Eldpora akhirnya sampai di pelabuhan, "terimakasih tuan" ucap Eldpora pada kapten kapal lalu berjalan pergi. Di pinggir pelabuhan Eldpora melihat ada pedagang yang menjual mie pedas, "wanginya enak sekali" ucap Elspora sambil berpikir apa aku harus makan atau tidak, ia ingin makan tapi perutnya sudah penuh...


"Beli saja!, lebih baik membeli dan menyesal dari pada tidak membeli dan menyesal" lanjutnya semangat.


Ia pun menghampiri si penjual dan membelinya "permisi, saya mau satu porsi dibungkus" ucap Eldpora.


"Baik, tunggu sebentar" ucap si pedagang.


Sambil menunggu ia pun duduk di kursi, tak lama dari saat Eldpora memesan mie, Reagan juga baru saja sampai di pelabuhan.

__ADS_1


Ia mengendarai mobilnya untuk pergi kekota, namun saat ingin keluar dari pelabuhan tak sengaja Reagan melihat Eldpora yang sedang terduduk. Ia pun memutuskan untuk pergi menemuinya.


"Kau kabur?" tanya Reagan secara tiba-tiba yang membuat Eldpora kaget.


"Tidak" ucap Eldpora spontan berdiri dan melihat Reagan.


"Tidak?" tanya singkat Reagan sambil menuangkan air di meja lalu meminumnya.


Eldpora yang agak takut dengan Reagan itupun melangkahkan kakinya untuk kabur, namun sebelum itu tangan Reagan menggenggam tangan Eldpora dengan sangat kencang.


"Hey sakit! tolong!, dia ingin menculikku" teriak Eldpora yang membuat semua orang di sana melihat kearah Reagan.


"Hey! lepaskan dia!" ucap orang-orang yang berada di sekitar.


Reagan yang terkejut itupun menyekap dan membungkam mulut Eldpora dengan tangannya, "diamlah!" bisik Reagan yang menyeret Eldpora ke dalam mobil.


"Maafkan istriku, ini masalah rumah tangga kami, maaf telah mengganggu" ucap Reagan meminta maaf sebari senyum penuh kebohongan.


.


.


Bersambung...



Terimakasih❤️🌤️

__ADS_1


__ADS_2