Nona CEO & Mr.Mafia

Nona CEO & Mr.Mafia
Zoe


__ADS_3


"aku akan terus membantumu" gumam Han di dalam hatinya.


...


...


"tuan, tuan Chen sudah pulang, tuan Chen menyuruh saya menyampaikan salam pada anda" ucap pelayan yang mengetuk pintu.


"ya" jawab Han.


"aku pergi sebentar" ucap Han pada Reagan yang masih terbaring.


Han pun keluar dari ruangan itu dan menuju kamarnya, diperjalanan telepon Han yang berada di sakunya berdering dan Han pun mengangkatnya.


"bagaimana Eldpora sekarang?" tanya Han pada dokter yang Han tugaskan untuk mengawasi Eldpora.


"semuanya sudah selesai, saya akan membawanya ke rumah sekarang" ucap dokter itu.


"baiklah, nanti tempatkan dia di kamar tamu lantai dua" ucap Han.


"baik tuan" jawab dokter.


Teleponpun berakhir...


Han masuk kedalam kamarnya lalu berjalan kearah kamar mandi dan membuka semua yang ia kenakan, lalu melemparkannya ke lantai...


Han-pun menyalakan shower dan mulai membersihkan dirinya, lalu memakai sabun & shampo yang paling harum. Walaupun Han memiliki tubuh yang tinggi dan kekar yang sangat ideal, ia sangat suka aroma wewangian bunga yang selalu identik dengan perempuan. Dan parfum favoritnya adalah Joy oleh Jean Patou.


Parfum dengan wangi bunga sempurna Joy membutuhkan 28 lusin mawar, 10.000 bunga melati Grasse, ylang-ylang, tuberose, dan mawar Bulgaria...


Dan Han juga sangat menyukai wanita yang menyukai wewangian seperti itu juga...

__ADS_1


...


Han-pun menyelesaikan mandinya dan keluar dengan rambut yang masih basah kuyub, dan itu adalah salah satu kebiasaan buruknya. Membiarkan air di rambutnya jatuh secara natural dan mengelapnya setelah ia mengenakan baju...


ia pun mengenakan piyama hitam, mengeringkan rambut. "rasanya ingin jalan-jalan, tapi lelah juga" gumamnya sambil berfikir apa tidak akan apa-apa bila ia keluar saat itu...


"ini sudah hampir jam tiga pagi..." lanjutnya sambil memegang perutnya.


"pergi makan saja diluar, pasti ada restoran yang buka 24 jam juga pasti" ucapnya yang semangat untuk makan diluar.


Hanpun jalan menuruni tangga kelantai satu, lalu memasuki bagasi dan membawa mobilnya dengan pakaian piyama hitam dan sendal jepit saja...


"aku akan tenangkan diriku beberapa jam dari kerusuhan dunia ini~" ucapnya agak senang namun hanya menampakkan senyum kecil di wajahnya.


"mmm tidak biasanya sepi begini?" ucap Han di dalam mobil yang sedang menelisuri jalanan kota lalu sedikit mempercepat mobilnya.


...


Sambil memberhentikan mobilnya dan melihat-lihat untuk mencari makanan, Han di kejutkan dengan sosok wanita yang menabrakkan dirinya ke mobil yang Han kendarai...


"tolong!! tolong aku!!" teriak si wanita itu dengan muka paniknya.


"ah ayolah, aku sedang lapar" gumam Han yang memprediksi situasi sambil mengeluarkan ekspresi kesal.


Han malas untuk membantu wanita itu tapi ia membukakan pintu mobil nya dan menyuruh wanita itu masuk...


"masuk" ucap Han.


Wanita itu buru-buru membuka pintunya dan masuk, namun sebelum sempat duduk tangannya di tarik oleh seorang pria tak dikenal.


"mau kemana kau! selesaikan urusanmu dulu dengan ku!" teriak pria itu sambil memegang kedua tangan si wanita.


"itu bukan aku!" teriak di wanita sambil memberontak.

__ADS_1


"ahh benar-benar malas" ucap Han sambil meregangkan otot lehernya, lalu keluar dari mobil.


"kau mau aku membawamu?" tanya Han pada si wanita dengan nada yang malas.


Si wanita itupun mengangguk, dan Han menatap si pria itu lalu berkata "yasudah, lepaskan dia" suruhnya pada si pria.


"omong kosong, ayo ikut aku" ucap pria itu sambil menyeret si perempuan.


"tidak!, lepas!" teriak si wanita.


Han makin kesal karena perutnya bunyi karena lapar, alhasil ia langsung menendang pria itu sampai terjatuh dan langsung terus memukulinya.


Pria itu juga membalas, ia memukulan Han dengan keras lalu menendang dadanya sampai Han terjatuh. "ah sial" ucap Han sambil bangun dari jatuhnya.


Han kembali memukul dengan tenaga yang lebih kuat dan ilmu beladirinya yang lain sampai pria itu pingsan. "itu ganjaran telah mebuatku bekerja di jam santaiku" ucap nya sambil menghapus darah yang keluar dari mulutnya dengan tangannya.


"dan kau, siapa namamu? apa maumu? cepat katakan jangan membuang waktuku lagi" tanya Han dengan sorot matanya yang tajam.


"terimakasih telah membantu" ucap si wanita yang di selah oleh Han.


"jawab saja apa yang aku tanyakan jangan mengucapkan hal yang tidak aku tanya" ucap Han dingin.


"Zoe, ...tolong antarkan aku pulang" jawabnya sedikit kesal..


"..." Han.


.


.


Bersambung~


__ADS_1


terimakasih 🙏


__ADS_2