One Night Only

One Night Only
Permohonan Feng


__ADS_3

"Setelah Astrid keluar, saya akan membawanya pulang, kau jangan bertemu lagi dengannya," putus Su Yi kepada Feng.


Feng tidak rela jika Su Yi ingin membawa Astrid.


"Saya tidak setuju, saya akan membawa dan merawat Astrid," ucap Feng.


"Aku tidak yakin, kau akan bisa menjaga cucuku dengan baik," sindir Su Yi. Dia menuju brangkar Astrid. Su Yi mengusap kepala Astrid. "Maafkan, Nenek tidak berada saat masa-masa sulitmu," isak Su Yi melihat kondisi Astrid.


Dia memang telah curiga saat melihat kondisi Astrid yang sering mual dan muntah di pagi hari. Su Yi memaksa Collin untuk menceritakan ada hubungan apa antara Feng dan Astrid. Namun, Collin hanya memberitahu bahwa sepertinya mereka berpacaran. Karena Astrid juga tidak menjelaskan apa-apa kepada Collin. Collin hanya mengambil kesimpulan dari yang dia lihat.


"Percayalah, kondisi ini tidak akan terjadi lagi. Saya akan menikahi Astrid. Saya mohon, Nek?" Feng mulai berlutut di depan Su Yi dan memegang kakinya. Su Yi terkejut dengan apa yang dilakukan Feng. Dia menyingkirkan tangan Feng.


"Apa yang kau lakukan?" hardik Su Yi. Dia tidak ingin Feng berlutut di hadapannya.


"Berikan Astrid kepadaku? Aku berjanji akan merawat dan menebus kesalahan di masa lalu," mohon Feng.


Feronica tidak tega melihat putranya memohon seperti itu kepada Su Yi. Feng ternyata sangat mencintai Astrid. Tidak pernah dia melihat Feng seterpuruk itu.


"Nyonya, saya mohon, biarkan putra saya menikahi Astrid, jika perlu saat ini juga," bujuk Feronica. Dia mendekat ke arah Su Yi.


"Nenek, saya tahu Feng bersalah, tapi, dia sangat mencintai Astrid. Saya pastikan bahwa dia akan memperlakukan Astrid dengan baik." Fidelia membantu ibunya membujuk Su Yi.


"Nenek, berilah saya kesempatan," pinta Feng. Su Yi tidak kuasa satu keluarga memohon kepadanya. Su Yi mengalah, mungkin ini yang terbaik untuk Astrid.


Su Yi juga dapat melihat dalamnya cinta Feng kepada Astrid. Dan yakin Feng akan bisa menebus kesalahannya dan membuat Astrid bahagia.


"Baiklah, saya akan memberimu kesempatan untuk menebus kesalahanmu. Jangan pernah sia-siakan cucu saya," ujar Su Yi memberikan restu kepada Feng.


Feng lega, begitupun dengan Feronica dan Fidelia. Mereka tersenyum seperti Feng yang semangat kembali.


"Aku harap kau memegang janjimu," celetuk Collin. Diapun kesal dengan Feng yang tidak bertanggung jawab terhadap Astrid. "Jika tidak maka kau tahu, aku akan membuat Astrid bahagia," lanjut Collin lagi. Entah kenapa sekarang dia ingin merebut Astrid dari Feng.


Apalagi saat melihat Astrid terluka seperti sekarang membuat Collin ingin melindunginya. Astrid adalah wanita yang ceria. Collin sangat mengenal Astrid karena mereka tumbuh bersama.


"Tentu saja. Sebaiknya kau lupakan saja keinginanmu itu. Aku tidak akan membiarakan kau maupun pria mana saja mendekatinya. Astrid hanya milikku," ancam Feng.

__ADS_1


"Kita lihat saja," ucap Collin pantang kalah.


"Sebaiknya, kalian berhenti berdebat, sekarang kita harus fokus kepada kesehatan Astrid saja," lerai Su Yi.


Su Yi sendiri tidak tahu jika Collin juga menyukai Astrid. Ataupun Astrid yang menyukai Collin, dia hanya tahu bahwa mereka sangat dekat sejak kecil dan sudah seperti saudara.


Seseorang mengetuk pintu kamar rawat inap Astrid. Fidelia membukakan pintu. Jimmy, suami Fidelia memasuki kamar. Fidelia memang telah mengirim pesan kepada suaminya bahwa dia berada di kamar rawat istri Feng yang keguguran.


"Bagaimana keadaan istri Feng?" tanya Jimmy.


"Dia masih belum sadar," jawab Fidelia.


"Aku turut menyesal atas kehilanganmu. Aku harap istrimu segera sembuh," ucap Jimmy kepada Feng.


Collin yang mendengar Jimmy menyebut Astrid istri Feng menjadi tidak suka. Ingin dia memberitahu bahwa Astrid bukanlah istri Feng dan mereka belum menikah.


Su Yi bisa melihat ketidak setujuan Collin, dia hanya memberi lirikaan, agar Collin diam saja.


"Terima kasih," balas Feng.


Feng memang bekerja sebagai asisten Kevin Kwok salah satu pengusaha sukses Hong Kong. Bukan berarti Feng, berasal dari keluarga biasa. Ayah Feng juga seorang pengusaha sukses juga. Feng, tidak berhubungan baik dengan ayahnya, makanya dia tidak meneruskan perusahaan keluarganya.


Ayah Feng pernah memberi syarat kepada Feng. Jika dia ingin menikmati warisan keluarga maka Feng harus bersedia menikahi salah satu anak rekan bisnis ayahnya. Feng yang saat itu egonya masih tinggi dan memang memiliki prinsip tidak ingin menikah, memilih untuk pergi dari rumah dan meninggalkan kemewahannya. Dia melamar pekerjaan di perusaan Kevin dan menjadi asisten Kevin.


"Entahlah, sepertinya dua bulan atau satu bulan yang lalu," jawab Fidelia asal.


Jimmy memandang istrinya dengan heran, apalagai jawaban ambigu yang diberikan Fidelia.


"Apa dia menikah diam-diam?" tanya Jimmy lagi, dia masih tidak puas dengan jawaban Fidelia.


"Mungkin dia malu, jika kita mengejek perubahan prinsip hidupnya, ketika dia menikahi wanita itu," tunjuk Fidelia kepada Astrid yang terbaring di sana.


Hope masih berusaha membangunkan Astrid, sementara Feng hanya diam dan duduk di sofa memainkan ponsel. Sepertinya dia sedang berbalas pesan dengan seseorang.


Collin sedang berbicara dengan Su Yi. Entah apa yang mereka bicarakan.

__ADS_1


"Sebaiknya kita meninggalkan mereka," ajak Feronica kepada anak dan menantunya.


"Ya, Mama benar," jawab Fidelia. "Sayang kita harus pergi," ajak Fidelia kepada Jimmy.


"Nyonya, kami, permisi dulu. Kabari jika ada apa-apa," pamit Feronika kepada Su Yi.


"Terima kasih, atas kunjungannya," balas Su Yi.


"Feng, sebaiknya segera daftarkan pernikahan kalian," saran Feronica lagi.


"Apa tidak sebaiknya, menunggu Astrid sadar dulu," komplen Collin. Dia takut jika ternyata Astrid tidak ingin menikahi Feng lagi, setelah apa yang dilakukan oleh Feng.


"Jangan menghalangiku!" bentak Feng kepada Coฤบlin.


"Aku tidak menghalangimu, tapi, itu kenyataan. Bagaimana setelah Astrid sadar, dia ternyata tidak ingin bersamamu lagi. Apalagi untuk menikahimu," sindir Collin. "Nenek, sebaiknya kita menunggu Astrid sadar," bujuk Collin.


Su Yi pikir Collin ada benarnya karena kejadian terakhir, sepertinya hubungan Feng dan Astrid memiliki masalah. Dan Su Yi tidak ingin membuat kesalahan dan membuat cucunya menderita.


"Collin benar, sebaiknya kita tunggu sampai Astrid sadar," putus Su Yi.


Feng kecewa dengan keputusan Su Yi tersebut. Namun, dia tidak ingin membantah, takut Su Yi berubah pikiran dan tidak mengizinkan Feng bersama dengan Astrid.


Feng melirik Collin yang tersenyum, sementara Feng kesal dengan usulan Collin.


Apa sekarang karena Selena tidak akan mungkin menerima cinta Collin sehingga Collin merubah perasaannya kepada Astrid?


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


Jangan lupa nyawer ya, besties !


Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!


Ig : lady_mermad


Tiktok : lady_mermad

__ADS_1


__ADS_2