One Night Only

One Night Only
Astrid Siuman


__ADS_3

Astrid telah dua minggu belum sadarkan diri. Feng hanya bisa menjaga Astrid saat malam hari, siang hari Su Yi yang menjaga Astrid. Dokter memberitahu Feng bahwa Atrid mengalami koma.


Feng telah memberitahu Su Yi bahwa, jika Su Yi tidak sanggup untuk menjaga Astrid maka dia akan menyewa perawat khusus untuk Astrid. Namun, Su Yi bersikeras bahwa dia bisa menjaga Astrid. Feng tetap saja menyewa jasa perawat, untuk memantau perkembangan Astrid.


Feng menuju rumah sakit, seperti biasa, dia tidak mendengar panggilan telepon dari perawat yang menghubunginya. Sesampai di rumah sakit Feng lagsung memasuki kamar rawat inap Astrid.


"Collin!" panggail Astrid. Dapat Feng lihat rasa kecewa pada diri Astrid saat mengetahui bahwa yang masuk adalah Feng. "Oh, mr. Li!" panggil Astrid dengan, nada lemas.


Feng justru sangat senang karena Astrid ternyata telah siuman. Feng langsung memeluk Astrid dan mencium bibir Astrid. "Aku senang kau telah sadar," bahagia Feng.


"Apa yang anda lakukan, mr. Li. Anda tidak sopan sekali," bentak Astrid karena perlakuan Feng. Cukup bagi Astrid yang kecewa bahwa bukan Collin yang datang, melainkan Feng. Astrid sendiri tidak tahu kenapa Feng bisa ada di sini? Apa Kevin yang menyuruhnya?


Su Yi yang baru keluar dari kamar mandi, heran melihat Astrid dan Feng yang saling pandangan, seperti habis bertengkar.


"Ada apa ini?" tanya Su Yi.


"Nenek, mr. Li sangat kurang ajar dan tidak sopan," adu Astrid.

__ADS_1


Dia memang telah siuman sekitar satu jam yang lalu dan dokter telah memeriksanya secara kondisi fisik Astrid baik-baik saja, tidak ada yang aneh. Bahkan besok Astrid telah diizinkan untuk pulang, jika kondisinya masih stabil.


"Apa yang dilakukannya?" Su Yi pun tidak terima jika Feng menyakiti cucunya lagi.


"Dia memeluk dan menciumku," kesal Astrid. Su Yi pun heran? Apakah Astrid masih marah dengan Feng. Wajar sih, jika Astrid masih marah karena Feng mereka kehilangan bayinya.


"Apa kau masih marah dengan Feng?" tanya Su Yi hati-hati.


"Tentu saja aku marah padanya dan kenapa Nenek bertanya seperti itu? Apa Nenek tidak mendengar apa yang aku katakan tadi?" Astrid kesal karena Su Yi seperti tidak fokus mendengarkannya.


"Maksud Nenek." Su Yi bingung bagaimana menjelaskannya.


"Tidak, kenapa aku bisa ada di sini, Nek?" Astrid justru kembali bertanya, mengabaikan Feng. Dia memandang Su Yi kemudian Feng secara bergantian, seperti meminta penjelasan 'apakah aku melewatkan sesuatu?'


Feng dan Su Yi saling berpandangan. Apakah Astrid sedang mengerjai mereka?


"Apa kau tidak mengenal Feng?" tanya Su Yi, memastikan sesuatu?

__ADS_1


"Tentu saja aku kenal dengannya, dia adalah asisten mr. Kwok," jelas Astrid.


Feng melihat Astrid hanya datar kepadanya, Astrid seolah-olah tidak perah memiliki hubungan istimewa padanya.


"Kau yakin tidak ingat kenapa kau masuk rumah sakit?" tanya Feng sekali lagi.


"Ada apa dengan kalian? Sejak kapan, Nenek keluar dari rumah sakit?" tanya Astrid.


"Apa maksudmu, bukankah kau dan Collin yang menjemput, Nenek?" heran Su Yi.


Sementara Feng yang baru mengetahui jika Astrid, menjemput Su Yi dengan Collin menjadi cemburu. Kenapa Astrid tidak mengajaknya?


🍒🍒🍒


Jangan lupa nyawer ya, besties !


Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!

__ADS_1


Ig : lady_mermad


Tiktok : lady_mermad


__ADS_2