
Feng masih terus mencoba menghubungi Astrid. Namun, tidak pernah berhasil, Astrid benar-benar menghindarinya, membuat Feng penasaran. Ada apa dengan Astrid? Apa Feng melakukan kesalahan lagi?
Feng mendapat telepon dari ibunya yang menyuruh Feng untuk pulang. Namun, Feng mengabaikannya karena pasti hanya bujukan untuk kembali ke rumah dengan berbagai alasan. Feng keluar dari kantor K2 group. Saat di lobby, Feng dicegat oleh beberapa pria yang menggunakan jas hitam.
"Maaf, Tuan muda. Nyonya memaksa, agar anda ikut kami?" Salah satu dari pria berjas hitam itu berbicara kepada Feng.
"Jika aku tidak mau, kalian mau apa?" Feng berdiri meletakkan tangannya di perut.
"Kami terpaksa menyeret, anda," tegas si pria, dia adalah Asisten ayah Feng.
Feng bergerak ingin pergi. Namun, dia melihat asisten ayahnya memberi kode untuk memblokir jalan Feng.
Satpam bangunan itu melihat Feng yang dihadang beberapa pria yang seperti bodyguard.
"Ada apa ini? Mr. Li, anda baik-baik saja?" tanya satpam gedung.
"Maaf, tuan, sebaiknya anda tidak ikut campur," larang Asisten ayah Feng.
Kevin datang dan melihat keributan tersebut.
"Ada apa ini?" hardik Kevin yang telah berada di samping satpam.
"Boss, tidak apa-apa, saya akan ikut dengan mereka." Feng bersiap untuk meninggalkan lobby.
__ADS_1
"Feng, apa mereka rentenir?" tanya Kevin. Feng menghentikan langkahnya.
"Kami bukan rentenir, Tuan," sahut asisten ayah Feng.
"Kau! Bukankah kau asisten Mr. Felix Li? Mr. Rain?" Kevin memastikan bahwa dia tidak salah orang?
"Benar, Mr. Kwok," jawab Mr. Rain sopan. Mr. Rain adalah pria berusia 42 tahun. Dengan perawakan serius dan kaku. Dia orang yang sangat disiplin dan tegas.
"Ada apa kau dengan Feng?" Kevin penasaran? Apakah Feng melakukan kesalahan dengan rekan bisnis mereka?
"Tidak apa-apa, Mr. Kwok, saya akan ikut dengan mereka." Feng berusaha mengalihkan, agar Kevin tidak tahu dan banyka bertanya.
"Kami hanya ingin membawa Mr. Li pulang, atas perintah ibunya," terang Rain.
"Apa maksudnya? Apakah Feng adalah putra Felix Li?" Kevin memandang Feng meminta penjelasan.
"Ya," potong Rain.
Kevin melotot kepada Feng, seakan tidak percaya? Jadi selama ini Feng membohonginya? Saat mereka rapat beberapa minggu yang lalu dengan Felix Li dan Rain. Mereka seperti tidak kenal? Keluarga Li memang misterius seperti yang digosipkan para orang kaya.
"Tuan muda, ayo ikut kami, sebelum terjadi keributan," ancam Rain.
"Boss, nanti saya jelaskan," terang Feng.
__ADS_1
"Sepertinya, aku harus segera mencai penggantimu, Feng?" sindir Kevin.
"Apa anda memecat saya?" Bisa berabe jika Feng harus mencari pekerjaan lain.
"Tidak, sepertinya kau yang akan mengundurkan diri." Kevin memang mendengar desas-desus bahwa Mr. Felix Li akan segera mengumumkan CEO baru Li F group karena konsdisinya yang mulai tidak stabil.
"Anda, jangan mengambil keputusan itu. Boss," elak Feng. Karena dia tidak akan pernah mau menggantikan ayahnya. Jika sang ayah masih keras kepala dan memaksakan kehendaknya kepada Feng.
"Kita lihat saja nanti!"
"Ayo, Tuan muda," ajak Rain.
Feng berjalan ke luar di sana, tadinya Feng menuju parkiran. Rain meminta kunci mobil Feng, agar salah satu bodyguard bisa membawanya. Sementara yang lain membukakan pintu agar Feng bisa masuk ke dalam mobil.
πππ
Ada yang ngeh nggak ya, kalau Feng itu anak orang kaya?
Taukan kenapa Mei Mei, gencar ngejar Fengπ€
Jangan lupa nyawer ya, besties !
Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!
__ADS_1
Ig : lady_mermad
Tiktok : lady_mermad