
Feng juga mengetahui kejadian tentang mogoknya para nelayan desa Venetia dan tidak mau memberikan hasil tangkapan mereka. Feng langsung menuju Desa Venetia. Feng menemui kepala desa Venetia, setelah Astrid pergi dari sana.
"Mr. Li!" sapa Mr. Khoo saat membukakan pintu rumahnya. "Silahkan masuk," ajak Mr. Khoo.
Feng masuk ke dalam rumah dan duduk di sofa ruang tamu Mr. Kho.
"Saya tahu mengapa, anda datang," todong Mr. Khoo.
"Jadi anda juga tahu tentang kasus para Nelayan itu?" tanya Feng. Heran darimana Mr. Khoo tahu?
"Ya, tadi pagi Astrid telah ke sini dan kami membujuk mereka. Namun, mereka tidak mau," ujar Mr. Khoo lemah. Dia tidak tega melihat Astrid kecewa karena usaha mereka tidak membuahkan hasil, dan sekarang Feng juga datang.
"Bisakah kita mengumpulkan mereka kembali Mr. Khoo?" pinta Feng.
"Ayo, kita coba temui Mr. Yen, dan meminta dia mengumpulkan para Nelayan," usul Mr. Khoo.
Mereka kemudian menemui Mr. Yen di rumah. Feng membujuk Mr. Yen dan akhirnya dia mau mengumpulkan para nelayan. Mereka mengadakan pertemuan di balai desa Venetia.
__ADS_1
Diketahui bahwa ternyata pemogokan para Nelayan karena ada yang menghasut mereka bahwa ada perusahaan lain yang menjanjikan membeli hasil tangkapan mereka dengan harga tinggi. Juga mereka kesulitan dalam peralatan mereka yang telah mulai rusak.
Feng menjelaskan bahwa perjanjian tetaplah perjanjian. Jika mereka tidak menepatinya maka mereka harus mengganti rugi atau dipenjara. Para Nelayan ketakutan dan akhirnya mau menyerahkan kembali hasil panen mereka.
Feng juga berjanji akan memcarikan solusi terhadap peralatan para Nelayan yang sudah rusak. Mungkin dengan cicilan murah dan tidak memberatkan para Nelayan. Mereka setuju dan segera menyiapkan hasil tangkapan mereka untuk di kirim ke gudang Fresh from the Sea.
"Saya tidak menyangka, ternyata Mr. Li orang yang sangat hebat dalam negosiasi," puji Mr. Khoo.
"Mungkin karena itulah pekerjaan saya," balas Feng.
"Syukurlah hal, ini akhirnya dapat di selesaikan. Tadi saya lihat Astrid benar-benar putus asa. Apalagi saat para Nelayan masih kekeh dengan pendapat mereka," terang Mr. Khoo. Mereka masih berada di balai Desa.
"Mr. Yen, bisakah anda memberitahu Nona Lena, bahwa para Nelayan telah setuju dan suruh mobil untuk menjemput kembali hasil tangkapan itu," pinta Feng.
"Kenapa tidak anda saja Mr. Li?" heran Mr. Khoo, bukankah mereka satu perusahaan?
Mr. Khoo tidak tahan untuk bertanya meskipun permintaan tersebut di tujukan kepada Mr. Yen.
__ADS_1
"Saya masih ada tugas yang lain, anda tahu saya sangat sibuk," bohong Feng. Padahal memberitahu akan hal itu tidak akan membuat waktunya berkurang.
"Baiklah Mr. Li, kebetulan saya memiliki nomor Nona Lena," jawab Mr. Yen.
"Terima kasih, saya pamit dulu karena masih ada pekerjaan yang harus saya lakukan." Feng meninggalkan Mr. Khoo dan Mr. Yen. "Oh iya bilang saja bahwa Astrid yang berhasil membujuk para Nelayan!" teriak Feng, dia menghentikan langkah dan kembali membalikan tubuhnya agar menghadap Mr. Yen.
"Siap!" jawab Mr. Yen.
Mr. Yen segera menghubungi Lena sesuai permintaan Feng. Dia meminta Lena untuk mengirimkan mobil untuk menjemput hasil panen para Nelayan.
🍒🍒🍒
Jangan lupa nyawer ya, besties !
Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!
Ig : lady_mermad
__ADS_1
Tiktok : lady_mermad