One Night Only

One Night Only
Kembali Bekerja


__ADS_3

"Bagaimana denganmu, Astrid?" tanya Su Yi. Dia memandang ke arah Astrid. Begitupun dengan Feng. Berharap Astrid menyetujui ide Su Yi tersebut.


"Aku tidak tahu, aku tidak mengerti dengan perasaanku sendiri, aku tidak ingat pernah dekat dengan Mr. Li maksudku Feng," jelas Astrid. Astrid tidak memungkiri bahwa selama dia sadar Feng memang sangat perhatian dan baik kepadanya. Namun, Astrid tidak ingin juga terburu-buru menyukai Feng. Astrid masih berharap dia berpisah dengan Feng dan menjalin hubungan dengan Collin. Jadi Astrid tidak ingin mendaftarkan pernikahan mereka kemudian menyesal.


Feng kecewa mendengar jawaban Astrid, Astrid masih belum bisa menerimanya.


"Tapi, Nenek sangat ingin melihat kau menikah kembali karena saat kau menikah dengannya, Nenek tidak hadir," ujar Su Yi, dia masih ingin Astrid menikah segera.


Sementara Feng sedikit cemas dengan ucapan Su Yi. Dia takut Astrid semakin penasaran dan bertanya mengapa dia tidak memberitahu Su Yi tentang pernikahannya? Pasti hal itu akan sangat mencurigakan.


"Apa yang terjadi? Kenapa Nenek tidak hadir?" Astrid memandang Feng dengan curiga. "Juga kenapa tidak ada foto pernikahan?" tantang Astrid.


"I--tu, saat kita menikah Nenek masih di rawat di rumah sakit dan tentang foto kita memang menyembunyikan pernikahan jadi memang tidak berfoto." Feng terpaksa berbohong.


Astrid membenarkan bahwa mungkin benar mereka menikah saat Su Yi masih koma di rumah sakit. Astrid menatap Feng dengan curiga karena aneh saja tidak ada foto.


"Aku tidak bisa memutuskannya sekarang, Nek. Beri aku waktu satu minggu untuk memikirkannya kembali," pinta Astrid. Dia melanjutkan makannya dan tanpa mengeluarkan suara.


Feng dan Su Yi pun tidak lagi membahas tentang pernikahan lagi. Selesai sarapan Feng langsung bersiap-siap untuk pergi bekerja.


"Feng, apakah aku juga bekerja di Fresh from the Sea?" tanya Astrid. Entah mengapa dia memang merasa dia telah bekerja di Fresh from the Sea.


"Ya, kau benar bekerja di sana, tapi atasanmu tahu bahwa kau sedang sakit," balas Feng.


"Aku rasa aku telah bisa kembali bekerja," putus Astrid.


"Kalau begitu, aku akan mengantarmu ke sana," tawar Feng. Fengpun memang ada keperluan di sana. Kunjungsn rutinnya ke Fresh from the Sea.


"Apakah kau juga bekerja di sana?" tanya Astrid.


"Aku lebih banyak di kantor pusat, hanya saja sekali dua minggu aku akan rapat dengan tim di Fresh from the Sea. Atau saat ada hal-hal yang penting yang mewajibkan aku di sana," terang Feng.


Dia berjalan keluar dan berpamitan dengan Su Yi. Astrid juga berpamitan dan mengikuti Feng. Feng membukakan pintu untuk Astrid masuk. Bertepatan dengan mobil Collin yang datang. Collin menghentikan mobil tepat di samping mobil Feng.

__ADS_1


"Astrid!" panggil Collin, dia langsung keluar dari mobil saat melihat Astrid. Collin heran mengapa Feng juga ada di rumah Su Yi? Sejak kapan dia di sini?


"Collin!" balas Astrid berbinar, dia bahagia bertemu dengan Collin, padahal mereka baru bertemu kemarin malam.


"Kau mau kemana?" tanya Collin. Dia baru saja pulang bekerja.


"Aku akan pergi bekerja," jawab Astrid. Dia menghampiri Collin dan berbicara berhadap-hadapan. Sementara Feng menahan cemburu, kenapa juga bertemu dengan Collin?


"Apa kau telah sembuh total?" cemas Collin. Dia takut kondisi Astrid turun lagi.


"Tenang saja, aku baik-baik saja, kok," balas Astrid tersipu karena Collin mengkhawatiskannya.


"Nanti malam aku off. Apa kau mau pergi nonton denganku?" ajak Collin.


"Ten--,"


"Ayo, naik Astrid, kita hampir terlambat," potong Feng, dia tahu pasti akan menerima ajakan Collin. Feng menarik tangan Astrid untuk masuk ke dalam mobil.


"Aku tidak suka, kau mengajak Astrid, jika dia ingin menonton, aku akan menemaninya," jawab Feng santai, dia tidak ingin terpancing oleh Collin.


"Kau sangat egois," sindir Collin. Dia telah memutuskan untuk berjuang mendapatkan Astrid. Apalagi saat ini Astrid telah banyak berubah. Collin telah memberi kesempatan kepada Feng dan ternyata mereka kehilangan bayi mereka. Jadi tidak ada salahnya bagi Collin untuk merebut Astrid dari Feng. Toh, jika dilihat-lihat Astrid lebih berbinar saat bersamanya daripada bersama Feng. Hal itu juga membuat Collin bersemangat berjuang mendapatkan Astrid.


Astrid sadar bahwa Feng dan Collin akan bertengkar. Astrid seperti pernah mengalami hal ini dan kondisi ini sangat berbahaya menurut instingnya. Jadi dia harus segera menghentikannya, sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi.


"Hentikan! Collin aku harus bekerja, aku tidak bisa memastikan jam berapa aku pulang, tapi, aku akan mengabarimu. Ayo kita pergi!" Astrid berjalan menuju mobil dan masuk. Feng menyusul Astrid dan menjalankan mobil. Feng sempat saling bertatapan penuh kebencian dengan Collin.


Karena memang jarak Fresh from the Sea dari rumah Su Yi dekat. Jadi tidak lama mereka telah sampai. Feng tahu Astrid sedikit gugup karena dia merasa seperti hari pertama bekerja.


"Tenang saja, kau akan baik-baik saja bekerja di sana, kau cukup kompeten," puji Feng. Dia mengelus puncak kepala Astrid agar Astrid sedikit tenang dan tidak gugup lagi.


Astrid memandang Feng, dia merasa sangat nyaman dan terlena dengan perlakuan Feng. Secepatnya Astrid menyadarkan diri, dia tidak boleh terlena karena itu akan sangat berbahaya. Astrid harus sedapat mungkin menghindari Feng. Sebelum perasaannya menjadi suka kepada Feng. Astrid meyakinkan hatinya bahwa dia hanya menyukai Collin.


Astrid keluar dari mobil dengan tiba-tiba, tanpa berpamitan kepada Feng. Dia memandang gedung yang berada di depannya, mencoba mengingatnya. Astrid tersenyum dia ingat saat pertama kali masuk kerja dan itu tidak begitu menakutkan. Astrid berjalan memasuki gedung kantor.

__ADS_1


"Nona Astrid, akhirnya kau telah sembuh, kami semua merindukanmu!" sapaan dari satpam yang menjaga gedung.


"Terima kasih," balas Astrid dengan tersenyum dia ingat dengan satpam tersebut.


"Mr. Li!" sapa Satpam kepada Feng yang telah berada di belakang Astrid. Satpam langsunh mengabaikan Astrid dan melayani Feng. Astrid sedikit menggerutu karena diabaikan dan Feng dilayani dengan baik.


"Pagi! Seperti biasa saya hanya rapat dan pemeriksaan rutin," ujar Feng.


"Ruangan rapat telah di siapkan Mr. Li," ujar satpam memberitahu Feng.


Astrid kemudian meninggalkan mereka. Lena teman yang cukup akrab di kantor Astrid telah datang dan duduk di mejanya. Dia menyapa Astrid. "Astrid! Kau telah sembuh?" todong Lena, sambil memutari rubuh Astrid melihat apakah àda luka di tubuh Astrid. Direktur Fresh from the Sea keluar dari ruangannya saat satpam memberitahu bahwa Feng telah datang.


"Mr. Li!" sambut Direktur. Feng melewati Astrid dan Lena. Lena menundukan badannya memberi hormat kepada Feng. Karyawan lain juga. Setelah itu mereka berbisik-bisik. Sejak Kevin menikah karyawan telah menjadi patah hati dan sekarang mereka menjadikan Feng idola baru mereka.


Astrid akhirnya tahu ternyata Feng sangat di hormati di sini dan juga menjadi idola. Ada perasaan cemburu saat melihat Feng yang datar dan dingin jika di kantor. Astrid menjadi merindukan perhatian Feng. Apalagi saat para karyawan wanita yang tersipu malu dan menggoda Feng. Astrid tahu pasti mereka mencoba menarik perhatian Feng.


"Huh, dasar sok cool," gerutu Astrid.


🍒🍒🍒


Jangan lupa nyawer ya, besties !


Sambil nunggu author up silahkan mampir ke karya temanku ya!


...SALAH MASUK KAMAR PENGANTIN...



Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!


Ig : lady_mermad


Tiktok : lady_mermad

__ADS_1


__ADS_2