Pelacur Yang Dirindukan ( Emperor Transmigration )

Pelacur Yang Dirindukan ( Emperor Transmigration )
Kenapa Harus Aku Yang Tersiksa Karena Mencintainya.


__ADS_3

Matilda berlari mendekat menuju Eleena dengan wajah sedih sekaligus bahagianya. "Adik, ternyata ini benar kamu. Saat aku mendengar nama Adelweise, aku sudah menduganya."


Eleena tediam saat tubuhnya dipeluk wanita yang memanggil nya adik.


Tunggu! Aku merasa pernah melihatnya? Ahh! Saat aku di cambuk Ayah si pemilik tubuh... wanita ini lah yang tertawa paling kencang! Cih! Sekarang sok - sok'an dekat dengan si pemilik tubuhku!


"Si-siapa?" pura - pura Eleena.


Matilda melepaskan pelukannya, menatap sedih pada Eleena. "Kenapa kamu menjadi seperti ini adik, kamu bahkan telah melupakan kami karena sudah bersama Pangeran. Padahal kamu yang kabur dari rumah, Ayah selalu merindukan mu sampai Ayah sakit. Sekarang mau kah kamu pulang menjenguk Ayah, jangan bersikap seperti ini," ujar Matilda lancar penuh dengan fitnahan.


Eleena mengangkat sebelah alisnya, merasa lucu dengan drama yang dimainkan Matilda.


"Wah! Ternyata wanita ini sombong, dia melupakan keluarganya!" sahut salah satu Selir Raja.


"Benar! Aku kira wanita yang mencuri hati Pangeran Jagger adalah wanita luar biasa, tak disangka wanita angkuh yang sombong!" timpal Selir lainnya.


Ratu menilik wajah tenang Eleena, Pangeran Jagger adalah pria pintar. Adik iparnya itu tak mungkin salah memilih wanita yang dicintainya, bukan?

__ADS_1


"Kakak, tadi aku hanya bercanda. Tentu saja aku mengenalmu, dan mengenai aku yang kabur dari rumah itu karena cinta. Sejak aku bertemu Pangeran Jagger, aku sudah tergila - gila padanya dan membuntutinya. Lihat lah, karena keuletan ku terus memberikan cinta pada Pangeran, sekarang Pangeran sudah bertekuk lutut padaku. Apalagi aku sudah memberikan seorang Putra untuknya. Jadi, katakan pada Ayah tidak sia - sia aku kabur dari rumah untuk mengejar Pangeran. Kenapa Ayah melarangku waktu itu dan mengatakan jika Pangeran Jagger adalah pria ba jingan juga mata keranjang tidak pantas untuk aku putri kesayangan nya. Ups! Aku salah bicara," Safire mengedip - ngedipkan matanya, berpura - pura polos. Menyanjung Earl Paul sekaligus menjebak.


"Benarkah itu, sayang? Demi aku kamu bahkan kabur dari rumah karena Ayahmu tidak mengijinkan kamu dekat denganku karena aku pria ji jik dan seorang bajingan mata keranjang. Apa aku memang seburuk itu?" Pangeran membantu sandiwara Eleena, ia tau wajah kekasihnya sedang berpura - pura.


Wajah Matilda memucat, ia tak menyangka ingin menjelekkan adiknya malah terjebak sendiri bahkan nama Ayahnya dibawa - bawa. "A-anu Pangeran, tidak semua yang dikatakan Adikku benar. Itu--"


"Apa maksudmu wanita kesayanganku ini berbohong?" Pangeran memotong ucapan Matilda.


Dia salah lagi, Sial! Pikir Matilda.


"Sayang, jadi dia keluargamu? Apa dia jahat padamu di rumah? Kalau dia jahat, aku akan menjadikan nya budakmu."


Wajah Matilda seketika ketakutan, ia menahan nafas menunggu jawaban adiknya.


Eleena mencubit pinggang Pangeran Jagger karena kelakuan agresif pria itu padanya di hadapan semua para saingan nya, kini dia akan dilihat seorang wanita manja oleh mereka.


"Semua saudariku sangat baik padaku, iya 'kan Kak?" Eleena bahkan tidak tau nama wanita yang dipanggilnya Kakak.

__ADS_1


"Apa kamu Lady Matilda, putri dari Earl Paul?" tanya Ratu.


"Salam, Ratu. Ya, saya adalah Matilda putri dari Earl Paul."


"Ahhhh, jadi Ayahmu adalah Earl Paul. Aku masih ingat saat kita bertemu kedua kalinya, bukankah punggung mu ada bekas cambukan. Apa Ayahmu yang melakukan nya?"


Wajah Matilda semakin pucat, dia menatap penuh arti pada adiknya lalu menggeleng.


Eleena mengerti apa yang di inginkan Matilda, tentu saja dia tidak akan mengiyakan perkataan Pangeran. Dia akan menjadi istri Pangeran Jagger tanpa bantuan lelaki itu.


"Apa Anda salah lihat, Pangeran? Seumur hidupku, aku tidak pernah dikasari keluargaku apalagi Ayahku, Earl Paul." Eleena melotot pada Pangeran Jagger lalu mendekatkan bibirnya di telinga lelaki itu. "Jangan bikin ulah, pergi sana. Aku akan menjadi istrimu dengan kekuatanku sendiri!"


Tubuh Pangeran Jagger bergidik, suara Eleena jika sedang marah terdengar mengerikan. "Aku akan pergi, kalian semua lanjutkan perbincangan kalian para lady," Pangeran sengaja tersenyum mempesona pada semua Lady disana, sengaja ingin membuat Eleena cemburu.


Namun, bukan nya cemburu Eleena malah terlihat cuek dengan wajah tenangnya.


Wanita bebal! Kenapa harus aku yang tersiksa karena mencintainya! Dia sendiri belum pernah mengatakan mencintaiku! Gerutu Pangeran Jagger lalu pergi keluar dari ruangan itu.

__ADS_1


__ADS_2