Pelacur Yang Dirindukan ( Emperor Transmigration )

Pelacur Yang Dirindukan ( Emperor Transmigration )
Aku Bukan Bagian Dari Dunia Mu, Jagger.


__ADS_3

Pangeran Jagger membawa tubuh mungil Eleena masuk ke kamar mereka.


Brakkkk !!!


Pintu Jagger tutup dengan keras, mengagetkan Eleena yang berada dalam pelukannya.


Jagger berjalan ke arah ranjang. Brukk !!! Menjatuhkan tubuh Eleena dengan keras.


"Aww! Bo kong ku! Jaggerr...!!!" teriak Eleena seraya mengelus bagian belakang tubuhnya.


Wajah Jagger masih menggelap, emosi menguasainya. Sudah dengan jelas ia melarang Eleena melakukan ide gila untuk menghancurkan kepercayaan Derren dan si penyihir. Namun, dengan sengaja Eleena membuatnya lengah dan kabur pergi dari kamar tidur mereka tadi.


"Siapa yang membantumu mengelabui ku? seorang pelayan mengatakan ada seseorang yang ingin bertemu denganku di luar Istana? Apa itu Zack? Renerr? Andromeda?"

__ADS_1


"Bukan mereka, aku melakukannya sendiri," bohong Eleena.


"Kamu pikir aku bodoh! Katakan!" bentak Jagger, jantungnya masih merasa akan copot seperti tadi saat seorang pengawal mengabari Eleena keluar kamar dan berjalan pergi menuju kamar Derren. Bagaimana jika terjadi sesuatu pada Eleena?! Dia tak mungkin bisa hidup lagi tanpa wanita itu di sisinya.


"Kau membentakku!" Eleena tiba - tiba merasa melankolis, air mata menggenang di pelupuk matanya. Dengan cepat ia mengusap air mata, tak ingin terlihat cengeng di depan Jagger.


Tahan Jagger! Jangan terpengaruh air matanya! gerutu Jagger.


"Lihat tangan kita, begitu berbeda. Untuk apa dengan tubuh kecilmu ini, kamu harus berusaha dengan ide membahayakan itu. Eleena, aku marah karena aku sangat mengkhawatirkan mu. Saat mendengar kamu pergi ke kamar Darren, jantungku terasa di tusuk belati tajam. Aku berlari padamu seperti orang gila, aku benar-benar akan gila jika kehilanganmu. Aku sangat mencintaimu..." Jagger menarik tangan kecil Eleena ke bibirnya, mengecupnya.


Eleena menunduk, dia hanya ingin segalanya tentang peta itu cepat selesai dan membawa Jagger ke tempat persembunyian. Dia ingin membahagiakan Jagger, ingin membuat dunia yang ditinggalinya aman untuk lelaki yang dicintainya juga untuk anaknya.


"Maaf, aku salah..." lirih Eleena, ia akui dirinya salah.

__ADS_1


"Hhhh... kemarilah."


Eleena mendekati Jagger memeluk leher lelaki itu, "Aku salah..."


"Sudahlah, ayo obati lenganmu bekas tancapan kuku wanita penyihir itu." Jagger memangku tubuh Eleena ke arah meja, mendudukkan Eleena disana. Jagger membuka kotak obat lalu mengobati luka Eleena dengan lembut.


"Jagger, ayo selesaikan mencari tempat ini. Aku ingin segera bertemu putraku dan hidup bahagia bersamamu di dunia mu ini." Ujar Eleena membelai rambut panjang Jagger.


"Apa maksud dengan duniaku? Ini juga adalah duniamu," sahut Jagger.


"Aku bukan bagian dari dunia mu, Jagger. Aku datang dari tempat jauh, mungkin jika kembali ke duniaku bahkan kamu pun tak akan bisa menemukan ku." Eleena menatap dalam mata Jagger, ingin mengatakan tentang dirinya yang sesungguhnya. "Nama asliku memang Eleena, di duniaku usiaku 34 tahun. Aku seorang pembuat senjata, hidup hanya sendiri tanpa keluarga. Saat kecil Ayahku meninggalkan ibuku untuk menikah dengan wanita lain, membuat Ibuku meninggal dalam kesakitan. Aku membenci ikatan bersama seorang lelaki, aku benci ada wanita lain selain aku. Aku..."


Jagger menutup bibir Eleena dengan bibirnya, mengecup air mata yang mengalir dari mata Eleena. "Aku mengerti, aku sudah bilang padamu. Tak penting darimana asalmu, aku tetap mencintaimu. Hanya kamu, tak akan ada wanita lain."

__ADS_1


__ADS_2