Pelacur Yang Dirindukan ( Emperor Transmigration )

Pelacur Yang Dirindukan ( Emperor Transmigration )
Pergi.


__ADS_3

Setelah menikah kan Santos dan Zarema, keesokan harinya Eleena mengunjungi Raja dan Ratu untuk permintaan maaf atas kejadian yang menimpa Rabella, meskipun perbuatan Eleena tidak di benarkan tetapi dengan satu jaminan yaitu nyawa Pangeran Jagger, Raja melepaskan Eleena. Apalagi awalnya bukan Eleena lah yang berbuat kesalahan.


"Kamu harus lebih menjaga lagi emosi mu, Eleena. Kali ini aku bisa melepas mu meskipun para Menteri akan kecewa padaku tetapi itu tidak lebih penting dari nyawa Jagger. Dia mempertaruhkan nyawanya untukmu," tegur Raja.


"Ya, Yang Mulia."


"Kami sekalian berpamitan. Tinggal satu orang lagi yang menyimpan bagian peta, dan itu di kota paling timur. Aku akan mencarinya dan turun langsung seperti tahun - tahun lalu. Jika sudah mendapatkan peta dengan lengkap, kami akan langsung berangkat ke tempat tersembunyi."


"Berhati - hatilah, ingat bahaya-bahaya yang kau alami demi peta itu. Apalagi sekarang kamu membawa Eleena, yang sudah pasti desas-desus tangan nya mempunyai sihir sudah tersebar. Para klan dari pelosok negeri, tidak! Bukan hanya dalam negeri mungkin dari luar juga para pemburu tempat tersembunyi itu akan berdatangan. Aku masih merasa cemas, disini kalian bisa aman."


"Kakak, doakan saja kami. Lagipula para pengawal ku sudah yang terbaik, meskipun kejadian hipnotis itu tidak terduga tapi aku yakin dengan kekuatan mereka." Ujar Pangeran Jagger.


"Hm, doaku bersama kalian. Jika ada masalah mendesak atau terjadi sesuatu pada kalian kirim seseorang secepatnya kesini untuk meminta bantuan. Mengerti?"


"Ya, kakak. Kami harus pergi," Pangeran Jagger merangkul bahu Eleena ingin berbalik pergi.

__ADS_1


"Tunggu!" Ratu Eleanor berteriak masuk.


"Salam Ratu."


"Aku dengar hari ini kalian akan pergi, ini... bawa uang dan persiapan untukmu di perjalanan. Aku... aku meminta maaf atas kejadian Lady Rabella padamu. Aku tidak menyeleksi dengan benar. Eleena, aku..." mata Ratu Eleanor berkaca - kaca merasa hatinya masih ada ganjalan pada Eleena, betapa menyakitkan untuk Eleena yang harus menghadapi kejadian mengerikan bahkan membunuh orang demi Jagger.


"Kakak, kamu tidak salah. Lepaskan semua bebanmu," Eleena maju mendekat memeluk Ratu menepuk punggung wanita paling tinggi kedudukan nya di dalam Istana kerajaan. Eleena mengerti Ratu merasa bersalah dan ingin menebus kesalahan.


"Terima kasih, jaga Jagger dan jaga dirimu sendiri. Mengerti?"


"Ya, Kakak Ratu. Terima kasih untuk semuanya. Mari bertemu lagi saat kami kembali, dan aku menitipkan Pangeran kecil. Meskipun Istana Pangeran diperketat penjagaan nya tapi aku masih khawatir."


Eleena akhirnya lega karena Ratu sendiri yang menginginkan menjaga Putranya, dia mengangguk.


"Santos dan Zarema yang akan menjaga Pangeran kecil, ada Kakak ipar aku semakin tenang meninggalkan anakku."

__ADS_1


"Ya, pergilah. Jangan cemas, pengawal pribadi Raja akan menambah pengamanan di Istana mu."


"Baik, kami pergi."


Dengan berat hati Eleena meninggalkan putra kesayangan nya, tadinya ingin mengurungkan niatnya untuk pergi tapi ia ingin mengetahui tujuan nya datang ke abad itu. Sebelum hidup bahagia dengan Jagger, setidaknya dirinya harus menuntaskan tentang takdirnya datang kesana.


Di dalam kereta kuda, Eleena memandang hutan yang mereka lewati. Teringat saat dia melarikan diri kabur dari Jagger, ada sedikit senyuman menghias bibirnya mengingat cerita Jagger yang sekuat tenaga menahan hasrat pada tubuh wanita saat dirinya tidak ada.


"Ada apa? kenapa senyum-senyum sendiri?" tanya Jagger penasaran.


"Hanya mengingat sesuatu, aku juga mengingat Kak Andrian dan adik-adikku. Meskipun aku tau mereka akan aman dan tidak akan kelaparan karena kak Andrian adalah lelaki bertanggung jawab."


"Huh!" Itu yang Pangeran Jagger tidak suka, jika Eleena mulai menyanjung lelaki lain.


"Kamu masih cemburu pada Kak Andrian?"

__ADS_1


"Tidak! Untuk apa? Dia tidak sebanding dengan ku," sangkal Jagger.


Eleena hanya mengulum bibirnya mendengar kebohongan Jagger membiarkan lelaki itu dengan harga diri dan gengsian nya.


__ADS_2