
hari berganti hari, minggu berganti bulan, ya kini sudah dua bulan berlalu
Aktivitas Riska berjalan seperti biasanya , berhubungan baik dengan Satria Alex da David juga sesekali Sandi .
Riska sudah tidak mencari kepuasan nafsu birahinya dengan lelaki yang baru ia kenal , ataupun dengan Satria ,tetapi masih dengan kehidupan malam di club juga obat tidur nya.
" sat, si David kemana ? kok belom keliatan " tanya Riska pada Satria
" mmm gue juga gak tau , dia ga ngabarin gue . tapi kemaren dia bilang bonyok nya lagi ada di sini" jawab satria
David memang berasal dari keluarga berada , nun tetap lebih unggul Riska . keluarga David memiliki perusahaan olahan makanan khas daerahnya .
hari sudah sore , seperti biasa Satria masuk kedalam ruangan Riska
__ADS_1
" ca dah waktunya balik " tutur Satria pada Riska yang masih berkutik dengan komputer nya
" eh iya Sat, lo duluan aja . gue masih cek email dari Rasya ini dari perusahaan di Eropa" jawab Riska yang masih focus pada komputer tanpa melirik Satria
" yauda gue duluan ya hati-hati lo, kalo ada apa-apa kabarin aja. gue mau dinner sama gebetan gue" sahut Satria
" widih songong lo dinner segala , bukannya lo sama kaya gue gonta ganti pasangan" jawab Riska yang kini menatap Satria
" dih selow , gue juga sama . cuma lo doang yang menikmati tubuh mulus gue" jawab Riska yang tak mau kalah , dan memang seperti itu keadaan nya
" iya udah gue percaya aja dah . gue cabs ya pay pay cantik" tutur Satria sambil melangkah pulang
Riska kembali meninjau dokumen dan komputer nya , dilihat ada beberapa problem pada perusahaan di Eropa , tapi bukan Riska namanya jika tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya .
__ADS_1
Perusahaan peninggalan orangtuanya di eropa memang sering mendapat masalah , karena banyak saingan yang ingin meruntuhkan perusahaan peninggalan orangtua riska , tapi banyak juga perusahaan yang balik jatuh sejatuh jatuhnya karena Riska ,, walau riska tidak berhadapan langsung tapi Riska mampu mengarahkan Rasya untuk mempertahankan dan membalas perusahaan yang mencoba menghancurkanya
hari sudah malam, dan riska sudah menyelesaikan masalah yang ada , saat Riska hendak pulang, tak sengaja Riska melihat monitor CCTV dari salah satu ruangan, dilihatnya masih ada satu orang pria yang msih duduk di meja kerjanya
" siapa dia , malam-malam gini masi gawe. " gumam Riska tapi Riska tidak melihat dengan jelas wajah orang tersebut yang tak lain adalah Sandi . ya Sandi masih mengerjakan pekerjaan nya untuk mempersiapkan bahan rapat bulanan esok hari , walaupun managernya tidak meminta tetapi Sandi tetap menuntaskannya sebaik mungkin .
Sampai saat ini Sandi tidak mengetahui bahwa Riska pemilik perusahaan temoatnya bekerja , dan Perusahaan miliknya masih di kelola oleh pamannya yang bernama Arjuna Prasatya
juga Riska tidak mengetahui bahwa sandi adalah pegawainya , tidak tau juga bahwa Sandi adalah orang yang ia cari itu juga rekan bisnisnya .
Satya Group dan BP.group bekerja sama , begitupun perusahaan di eropa . karena di Indonesia Sandi dan Riska selalu mengandalkan orang kepercayaan nya masing-masing
dan di eropa , perusahaan riska bekerja sama dengan perusahaan Cabang Satya group , tetapi saat dua bulan yang lalu Sandi hanya menyebutkan bahwa dia hanya perwakilan dari Arjuna
__ADS_1