
setelah sampai dirumah masing-masing keduanya langsung membersihkan diri .
setelah membersihkan diri Riska menggunakan daster .
Riska cuek jika hanya Sandi yang berkunjung karena setelah sahabatnya yang sudah pada berumah tangga hanya Sandi yang sesekali berkunjung ke rumah Riska atau sebaiknya,
Riska turun ke arah dapur untuk menemui bi Eha
" bi siapin makan malam aga banyak ya , nanti Sandi kesini" pinta Riska
" baik non , non riska pacaran ya sama den Sandi" tanya bi Eha yang memang sudah terbiasa menggoda Riska , hal itu hanya untuk agar riska tidak terlalu merasa sepi di rumah
" ih apaan sih bi Eha ini . kan Ica masih cari orang yang di maksud mami papi" jawab Riska berlalu menuju ruang tv
tak lama Sandi datang dengan pakaian santai nya , hanya dengan kaos polos dan celana pendek juga sendal japit, tapi tidak sama sekali mengurangi ketampanan seorang Sandi Prasatya
" eh lo dateng, duduk dulu makanan lom jadi" sambutan Riska yang sangat santuy karena terbiasa seperti itu
__ADS_1
" lo besok berangkat jam berapa? bareng aja lah biar ada temen gue di jalan" tanya sandi sambil duduk di sebelah Riska yang sedang menonton tv (apalagi kalo bukan drakor)
" , gue belom tau si berangkat jam berapa, boleh juga tuh bareng " jawab Riska masih dengan mata ke arah tv
" tapi lo dah packing kan?" tanya Sandi
" belom , nanti aja . lagian gue ga banyak bawa barang" jawab Riska
" yauda besok gue jemput pagi , awas aja kalo lom bangun" begitu Sandi
mereka melanjutkan nonton drakor , Sandi sudah terbawa aliran pecinta drakor saking terbiasanya jika Riska ke rumah Sandi atau Sandi ke rumah Riska pasti nonton drakor walaupun Sandi tidak tau judul nya apa.
" ayo makan dulu , laper gue. nanti lagi lanjut nonton nya " kata Sandi sambil menarik tangan Riska , da mereka pun makan .
Setelah makan , Sandi pamit pulang, ia akan packing untuk esok hari berangkat ke Eropa , begitu pun Riska
ke esokan hari nya , Riska masih dengan mode tidur nyenyak , sedangkan sandi sudah siap berangkat . Sandi menuju rumah Riska dengan kendaraannya
__ADS_1
" bi Riska udah bangun?" tanya Sandi pada bi Eha yang sedang menyiapkan sarapan di ruang makan
" hehe seperti yang aden lihat , disini belum ada non ica" jawab bi eha , karena memang bukan sekali duakali Sandi masuk kerumah ini di pagi hari mendapati Riska belum bangun , padahal sebelumnya sudah janjian untuk joging atau apapun itu saat hari libur
Sandi masuk kedalam kamar Riska tanpa canggung, Sandi melihat sosok Riska masih dalam balutan selimut ,. dilihatnya dekat wajah cantik itu
"Riska cantik, baik tapi , aku bakal jagain kamu dengan caraku . aku ingin kamu tau siapa aku dengan sendirinya " begitu gumam Sandi sembari mengusap wajah Ica
" Bangun ! dah jam 10" kata sandi sambil membuka tirai gorden kamar ica , Ica merasa silau lalu duduk
" masa dah jam 10 sih, perasaan baru sebentar gue tidur" jawab ica mengucek matanya
Sandi duduk di pinggir kasur , dia melihat sekilas ke meja di samping tempat tidur
"obat tidur itu"gumam Sandi
" udah buruan mandi ! gue tunggu di bawah . awas aja lo tidur lagi gue gotong sampe bandara dengan penampilan lo gini" tutur Sandi
__ADS_1
Riska membersihkan diri , bersiap dengan pakaian biasanya kaos ketat brand terkenal, celana jeans dan sepatu sneaker kesukaan nya , tak lupa jaket topi dan kacamata ia pegang, koper dia tarik dan mereka berdua sarapan