
Di perusahaan Satya group, Dino dan Sandi berkutik dengan dokumen internal perusahaan, mereka berada di ruangan yang sama .
Saat Dini dan Sandi sampai di Perusahaan banyak yang bertanya-tanya sosok pria ganteng , tinggi badan bagus seperti opa-opa korea , ya itu Sandi . namun Sandi terkesan Dingin, tegas dan cuek pada semuanya sedangkan Dino yang ramah membalas sapaan pegawai lain
pekerjaan yang cukup melelahkan untuk Sandi dan Dino , hingga jam makan siang pun tiba . Sandi meminta Dino untuk deliveri makanan saja agar tetap bisa menyelesaikan pekerjaannya
" Din, go food aja lah ya. sekalian sama kopi item dingin" ujar Sandi
" iya kak, biar bisa sambil ngoreksi dokumen juga .. yauda Sandi pesenin dulu" jawab Dino
sedatangnya makanan , mereka langsung makan dengan cepat dan kembali mengkoreksi dokumen yang belum selesai hingga sore pun tiba akhirnya pekerjaan keduanya selesia kecuali untuk kerja sama dengan BP.Group
" gimana kabar dari ka Dini ?" tanya Sandi mengeluarkan rokoknya dan menyesapnya
" ka Sandi ngerokok ?" tanya Dino kaget karena memang selama menikah dengan Sela memang jarang bertemu
" iya kenapa? lo mau ? sok sok aja ambil" sahut Sandi
__ADS_1
" engga kak , kalo sela tau nanti marah" jawab Dino
" hahaha kan lagi ga ada Sela , tenang gue tanggung jawab . gue bilang aja kita stress sama gawean se abreg" kekeh Sandi dan akhirnya dino pun menyesap rokok nya dalam
" ka Dini besok OTw sini ka , dia tadi ada kirim pesan bilang nya udah berhasil keluar dari rumah sakit di Malang , dan dia juga bawa asisten nya ya seorang perawat yang dia percaya juga profesional dalam bekerja dari sana" ujar Dino dan di angguki oleh Sandi
" berarti, selambatnya lusa Sela bisa kerja disini gantiin posisi kamu, dan kamu jadi wakil Dirut oke" ujar Sandi dan di angguki Dino
" terimakasih banyak kak, kaka udah percaya sama aku . bahkan kaka kasi aku jabatan tinggi ini, kaka juga cariin tempat kerja buat ka dini disini " jujur Dino
" Santai aja , kita semua keluarga . keluarga adalah harta yang paling berharga , jadi kita harus saling percaya dan saling menolong" jawab Sandi santai
" ga nginep aja disini ? besok pagi balik nya " tanya Bintang
" enggak deh lain kali aja , thanks ya da mau temenin gue jalan" ujar Riska
" yauda hati-hati . sering aja mampir ke bandung, dengan senang hati aku bakal temenin kamu" ujar Bintang dan melambaikan tangan , Riska berlalu kembali ke Jakarta .
__ADS_1
Setelah menempuh 3 jam perjalanan , Riska telah sampai di Jakarta, dia langsung menuju club milik Alex .
seperti biasa Riska duduk di konter bar dan memesan jaeger
" riska" ucap Sandi menyodorkan jaeger pesanan Riska
" eh lo San , dimana bos lo hahaha" tanya Riska
Sandi menekan tombol bel yang terhubung ke ruangan Alex , tak lama Alex pun datang menghampiri
" eh ada si Cantik, pantesan aja bel di ruangan gue bunyi" ucap Alex lalu duduk di sebelah Riska
" gue abis dari Bandung nemuin ******** kecil David " ucap Riska
" lo masih marah sama tu anak gegara berenti gawe?" tanya Alex
" awalnya iya , tapi pas tau kondisi dia sekarang gue seakan bangga banget punya temen-temen yang udah pada sukses. ya gak San" ujar Riska dan bertanya pada Sandi
__ADS_1
Sandi hanya tersenyum menanggapi sambil meracik air jahat andalan club Alex itu