Pemuas Nafsu Ku

Pemuas Nafsu Ku
rupanya dia


__ADS_3

keesokan hari nya , waktu sudah jam 8 pagi namun Riska sangat malas untuk pergi ke perusahaannya


@telfon


Riska :" gue males ngantor , handle kek biasa ya " dengan suara rendahnya


DAvid :" yauda oke , jangan lupa makan"


sambungan berakhir


walaupun malas pergi kekantor bukan berarti Riska akan diam saja di kasur , ia berlalu kekamar mandi untuk melakukan ritual wajib nya , berpakaian santai dengan Hoodie hitam , celana jeans hitam , kaca mata hitam dan topi kesukaannya merek 3garis alias Adidas juga sepatu sneaker Adidas abu muda


Riska keluar kamar menuju ruang makan, dimakannya sarapan yang sudah tersedia . ya di rumah Riska ada dua orang pembantu rumah tangga sedjak riska Orok, bi Eha dan bi Sumi yang umur nya tidak jauh dari umur kedua orang tuanya

__ADS_1


selesai menyantap sarapannya , Riska pamit pada kedua pembantunya itu


Riska jalan menuju motor yang ia beli hanya untuk bersenang-senang mengukur jalan saat suntuk datang . Riska siap memakai masker sarung tangan dan juga helm nya , dipacunya dengan sedang menuju kuburan kedua orang tuanya , ya hari ini bertepatan dengan meninggal nya orangtuanya 7tahun lalu


sesampainya di area pemakaman , Riska memarkirkan motornya


Riska dengan jalan yang terus menunduk, semakin dekat dengan letak kuburan papi dan mami nya itu mata Riska berkaca-kaca dan tak sengaja Riska bertabrakan dengan seseorang


" maaf" lirih Riska tanpa melihat orang nya


" mi ,pi ica nengok papi mami lagi . ica berbuat salah lagi mi pi maapin ica ." sambil sesegukan menangis


" mi , pi , ica kangen kalian . ica sendirian mi di sini . ica boleh nyusul kalian ? ica cape mi, pi " masih sesegukan

__ADS_1


" mi, pi , Ica semalem mimpiin lagi perkataan kalian terakhir sebelum pergi ninggalin ica selamanya . Ica belum ketemu sama orang yang namanya Sandi anak temen mami sama papi yang mau dikenalin sama ica " mulai menghentikan tangis nya


" mungkin bukan takdir ica ketemu sama Sandi anak temen papi mami " tersenyum kecil


tak di sadari oleh Ica , bahwa orang yang bertabrakan dengannya tadi , mendengar curhatan suara Ica , ia menyodorkan saputangan kepada ica , ica terdiam melihat saputangan itu lalu perlahan tangannya meraih sapu tangan tersebut . ica mengusap pipi yang sedari telah dibanjiri air mata .


saat ica hendak akan melihat siapa yang memberinya saputangan, ternyata orang itu sudah berjalan membelakangi Ica . Terlihat oleh ica sosok lelaki menggunakan kemeja hitam dengan celana bahan warna abu, memakai kacamata hitam, dengan tubuh yang terlihat proposional ,namun tidak melihat wajah orang tersebut


ya orang itu Sandi , Sandi yang juga mengunjungi kuburan orang tuanya karena hari ini juga merupakan hari peringatan meninggalnya orang tua Sandi yang tak lain adalah teman mami dan papi nya Ica


" mi , pi , Ica pulang dulu ya . ica akan lebih sering jenguk kalian . Ica sayang kalian" pamit nya


ica melangkah dengan santai menuju motornya , bersiap memakai sarung tangan , masker juga helm nya . tanpa disadari oleh Ica , sepasang mata mengamatinya dari dalam mobil yang juga terparkir tak jauh dari motor Ica , orang tersebut adalah Sandi

__ADS_1


"Oh rupanya dia yang di maksud momy and dady " gumam Sandi dalam mobil


__ADS_2