
keesokan hari , Riska sudah mulai beraktivitas . Satria yang akhirnya tau alasan Riska tidak masuk seminggu diberitahu oleh Sandi . Bahkan Sandi , Satria dan yang lainnya mencari info mengenai Silvy.
Riska menyibukan dirinya sendiri dengan menyelesaikan pekerjaan yang tertunda selama seminggu lalu, bahkan ia sampai melewatkan makam siangnya .
Satria yang sudah mendapatkan info mengenai silvy pun memberitahu kan kepada Sandi .
hingga malam hari, Satria Sandi Doni bahkan David yang kebetulan ada di Jakarta mereka bertemu . Sandi menjelaskan rencananya agar pernikahan nya tidak terganggu
Sahabat Riska pun menyetujui semua rencana Sandi , karena merekapun tidak ingin Riska salah faham terlalu lama dan itupun menyakiti Riska. . Satria meminta Alex untuk memanggil Riska ke Clubnya besok malam .
keesokan harinya masih seperti biasa , Riska menyibukan diri di dalam ruangannya sendiri namun hari ini Satria membawakan makan siang untuk Riska atas perintah Sandi .
Pada malam hari Akhirnya Riska pun datang ke tempat Alex , ia mau ke tempat Alex karena itu bukan malam minggu , melainkan malam rabu yang artinya Riska tidak akan bertemu Sandi , tapi dugaannya salah.
Sandi mengajak satu-satunya teman yang cukup dekat dengan Sandi saat kuliah, bahkan dulu saat menggagalkan aksi bunuh diri Silvy pun bersama Franky.
__ADS_1
Sandi berjalan dengan Franky dari arah yang tidak terlihat oleh Riska . Saat Sandi sudah tepat di belakang Riska , Sandi langsung memeluk erat Riska , Riska yang tidak asing dengan aroma Sandi pun meronta berusaha terlepas dari pelukan itu, tapi kekuatan Riska sudah pasti kalah dari Sandi .
Riska sudah merasa sangat sesak didalam dadanya , meronta tidak berdaya hingga akhirnya menangis meraung tarik karena emang efek alkohol yang ia minum juga .
Karena memang kondisi Riska sudah oleng , Sandi pun menunda untuk menjelaskan semuanya pada Riska. namun Sandi tetap mengajak Franky untuk bermalam saja dengan Riska dan Sandi di rumah Riska .
Riska di bawa oleh Sandi kerumahnya , di baringkan di tempat tidur oleh Sandi .. Sandi pergi membersihkan diri , Franky yang sejak tadi sudah beristirahat di kamar tamu rumah Sandi.
Setelah mengganti pakaiannya , Sandi ikut membaringkan dirinya di samping Riska , ditariknya Riska kedalam pelukannya.
Riska sangat merasa nyenyak tidurnya malam ini tanpa disadari Riska mempererat pelukannya pada Sandi ..
Keesokan paginya Riska bangun terlebih dahulu daripada Sandi , Riska merasakan berat pada perutnya , dilihatnya seorang pria disebelahnya memeluk Riska. Riska menatap Sandi , kerinduan pada Sandi yang teramat besar , tetapi saat mengingat sosok Silvy menyadarkan Riska da membuat Riska mengalihkan pandangannya.
Riska berusaha terlepas dari pelukan Sandi , Riska segera membersihkan diri dan mengganti bajunya akan pergi ke kantor. Setelah menutup pintu kamar , Sandi yang menyadari Riska tidak di sebelahnya langsung lari mencari ke kamar mandi tapi tidak ada.
__ADS_1
Di lantai bawah Riska bingung siapa lelaki yang duduk di meja makan dirumah nya
Riska mendekati nya dan terkejut . Franky , seseorang yang dulu pernah tidur bersama Riska tapi tidak jadi berhubungan intim karena Riska keburu badmood .
" Frank" sebut Riska , Sandi yang dari tadi lari menuruni tangga dan sudah di belakang Riska pun tertegun.
" bagaimana Riska bisa tau dia " gumam Sandi dalam hati
Franky yang merasa namanya dipanggil menoleh ke samping, Franky pun sama terkejutnya
" apa yang kau lakukan disini?" tanya Riska
" oh aku hanya menunggu teman , apa yang kau lakukan juga disini?" tanya Franky yang tidak tau jika Riska adalah orang yang semalam dipeluk oleh Sandi ,karena Frank tidak melihat wajah wanitanya Sandi semalam ..
" ini rumah ku. siapa yang kamu maksud teman ?" tanya Riska heran
__ADS_1
" dia" tunjuk Frank ke arah belakang Riska dan Riska pun membalikkan badannya dan yes berhadapan dengan Sandi , dengan jarak yang cukup dekat