
hari telah menampakan sinar kuning ke oren-oren an , sudah saatnya pekerja kantoran dan lainnya pulang ke rumah masing-masing
Satria yang masih belum melihat ica di kursi singgasananya sudah tau betul bahwa ica belum juga bangun , hingga akhirnya satria masuk kedalam ruangan ica dan ke dalam ruang istirahat ica untuk membangunkan wanita cantik itu
" kamu gadis cantik yang dulu sangat ceria , yang mampu mengubah suasana dimanapun kamu berada menjadi bahagia . sampai kapan kamu mau kaya gini ? kamu tidak membuka hati untuk ku, tapi kamu rela menyerahkan mahkota berharga untuk pertama kalinya aku nikmati. sampai aku tak sanggup untuk mencari wanita lain , padahal kamu hanya menganggap ku teman juga pemuas, tapi aku lebih mementingkan kamu hingga saat ini " batin Satria sambil mengelus halus rambut kecoklatan milik ica
ica menggeliat saat merasa ada yang menyentuhnya , dibuka mata indahnya, terlihat Satria yang duduk di pinggir kasur sambil tersenyum padanya , Ica memeluk satria walau belum berbusana hanya terbalut selimut sutra miliknya
__ADS_1
" bangun , bersihkan dirimy . udah waktunya pulang " suruh Satria sambil mengusap punggung ica . Satria sungguh merasa berdosa , tapi itu memang permintaan ica bukan paksaan Satria sendiri.
awalnya memang Satria selalu menolak, tapi pernah sekali Satria menolak keras apa yang diminta Ica , Ica malah terus menerus bermalam malam di tempat dimana para lelaki hidung belang memesan wanita untuk ML, itu yang membuat Satria akhirnya menyetujui permintaan Ica untuk membuka Segel kewanitaan nya
sembari menunggu Ica membersihkan diri ,Satria menunggunya sembari menyesap roko nya dalam , lalu menghembuskan dengan lega nya
setelah selesai membersihkan diri, Riska sudah berganti pakaiannya dengan gaya pakaian kesukaan yang lebih santai nya ya sweater juga jeans panjang tak lupa topi , rambut indah Riska selalu digulung didalam topi, kacamata hitam menggantung pada hidung mancungnya dan tak lupa Riska memakai masker . seperti itu setiap hari . masuk kerja pakaian kerja , topi kacamata masker sebuah kewajiban bagi Ica saat pualng sudah ganti setelan .
__ADS_1
malam ini Ica memilih tidak keluar , dia sedang menyiapkan diri untuk berlibur ke Eropa , tempat dimana kedua temannya berada tak lain adalah Rasya dan Tasya yang dipercayanya untuk mengelola perusahaan peninggalan papanya , hanya mengelola sedang nama kepemilikan ya tetap nama Riska .
Berbeda di negara Eropa , wajah Riska sudah diketahui oleh kolega bisnis almarhum orang tuanya , karena saat berumur 15tahun memang Riska tinggal disana , hanya saat kuliah dimulai ,Riska yang memulai usaha dengan dukungan orang tuanya juga hidup terpisah dengan orang tuanya .
setelah membayangkan bertemu kedua temannya itu, Riska tertidur lelap dengan mudahnya . entah karna nafsunya sudah terpuaskan oleh satria sore tadi atau memang sudah mengantuk . entahlah karena ini memang jarang sekali bagi Riska bisa tertidur lelap dengan mudah , biasanya kalo tidak minum obat tidur terlebih dahulu atau dengan mabuk terlebih dahulu barulah bisa tidur
dalam tidur nya , Riska bermimpi , memimpikan pesan terakhir dari orang tuanya yang meminta agar Riska mau bertemu dan menjalin hubungan dengan teman papanya itu .
__ADS_1
" sayang , papi mami mau ke Indo bersama teman papi , om Chandra dan tante Meila .mereka bilang sama mau menemui anaknya di Indo, namanya Sandi sayang, mami liat fotonya ganteng banget , pasti kamu suka , nanti kita bertemu juga dengan anaknya ya setelah kita sampai indo.. kamu mau ya berhubungan baik dengan nya, agar mami papi bisa tenang saat berjauhan dengan mu sayang" kata kata terakhir dalam telfon antara papi mami dan Riska sehari sebelum kecelakaan terjadi
namun , sampai saat ini keinginan orangtuanya mengenalkan anak temannya itu tidak terwujud , 7 tahun sepeninggalan orang tuanya , Riska yang Kesepian hidup dalam emosi yang ia pendam sendiri karena tidak bisa mengeluhkan pada siapapun termasuk pada teman-temannya