Pemuas Nafsu Ku

Pemuas Nafsu Ku
Lamaran


__ADS_3

Setelah selesai berbelanja , Sandi dan Riska memilih pulang terlebih dahulu untuk menyimpan belanjaan di rumah Sandi , pelayan di rumah Sandi membereskan belanjaan juga beberapa makanan dimasukkan ke dalam kulkas


Sandi dan Riska memilih duduk di ruang tv rumah Sandi .


Esok adalah tanggal 30maret , dimana pada tanggal tersebut Sandi di lahiran . dan tahun ini Sandi berumur 26tahun


Saat sedang duduk santai di sofa ruang tv rumah Sandi


" Ca , besok makan malam yuk di Restoran yang waktu itu kita dapet hadiah" ajak Sandi


" emh oke deh , yauda aku balik dulu ya sekalian pen tiduran dulu, masi jam 3 ini. besok gue gawe biasa , lo besok ke rumah aja malem" ucap Riska


" oh iya jangan lupa sekalian bawain makanan gue ya , gue balik jalan aja " ucap Riska lagi


Sepulangnya Riska , Sandi mengirim pesan text kepadaDavid, Satria, Tasya, Rasya , Alex , Sela Dini juga Om Juna untuk hadir ke restoran X , besok pada jam 8 malam nanti .


@pesan text


Besok malam , saya punya niat untuk melamar Riska di restoran X bertepatan dengan ulang tahun saya , saya harap kalian datang ke restoran X pukul 8 malam. terimakasih


tak lupa Sandi menghubungi pihak restoran yang kebetulan Sandi memiliki nomor telfon restoran saat mereka mendapatkan hadiah .


@telfon


Sandi " apakah dengan restoran X ?"


resto "..............."


Sandi " Saya Sandi ingin memboking 8table untuk besok malam pukul 8 , kalau bisa posisi ingin outdoor "


resto "............"


Sandi " baik , saya segera transfer DP nya. terimakasih"


tuuut

__ADS_1


"kerabat dan tempat sudah beres , apalagi ya?" gumam Sandi


"ah ya baju gue sama Riska. mmm oh iya dres sama kemeja yang dibeli di Bandung kayaknya belom pernah dia pake. okedeh" bergumam sendiri


Ke esokan haringa ,tepat setelah pulang kerja jam 4sore , kemudian Sandi pulang kerumah ia memilih untuk istirahat sebentar dan tertidur 2jam kemudian langit sudah gelap . waktu sudah menunjukkan jam 7 malam . Sandi bersiap menggunakan celana panjang Cino warna cokelat , lalu memakai kemeja flanel kotak-kotak dan sepatu sneaker warna Cream, tidak lupa ia membawa kotak cincin nya di saku celananya


Setelah bersiap , Sandi segera menuju kediaman Riska . Sesampainya di rumah Riska sandi mengeluarkan belanjaan yang kemarin siang dibeli Riska , ia menyerahkan pada bi Eha , lalu Sandi menuju kamar Riska .


Saat Sandi masuk kamar, Riska pun baru keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang dililit dari batas dada hingga atas paha .


Terlihat jelas kulit mulus milik Riska , Sandi berjalan menuju Kasur


" WOW" ucap Sandi , Riska hanya tersenyum dan membuka lemari pakaiannya


" Ca pake dress yang dibeli di Bandung " ucap Sandi , Riska pun mengeluarkan nya lalu ia menggunakan pakaiannya di dalam kamar mandi .


Saat selesai mengganti pakaian, Riska keluar kamar mandi dan terkejut Rupanya Sandi sudah berdiri di depan pintu kamar mandi


" Astaga !!! ngapain sih" ucap Riska


30 menit kemudian Riska pun siap, mereka segera berangkat menuju restoran X . 30menit perjalanan ,mereka baru sampai, sedangkan kerabat lainnya sudah berada di dalam dan berpura-pura acuh tak acuh sesuai rencana yang tadi Sandi buat .


Saat memasuki restoran , Sandi sengaja menutup mata riska dengan penutup mata yang Sandi siapkan sebelumnya . Satria dan yang lain membantu Sandi mendekorasi sedikit balkon resto nya


" apaan sih , perasaan gak ulang tahun" kesal Riska karena Sandi menutup matanya dan Riska tidak tahu bahwa hari ini adalah hari ulangtahun Sandi


Sandi memapah dan mengajak Riska menuju balkon restoran dimana balkon tersebut memang khusus meja outdoor /smoking area , Riska dan Sandi berhenti berjalan tepat di tengah-tengah area balkon .


Kerabat semua sudah berdiri memutari Riska dan Sandi . Sandi menekuk sebelah kakinya juga mengeluarkan kotak cincinnya dan


" coba buka penutup matanya" ucap Sandi


banyak pengunjung didalam restoran pada menyaksikan momen tersebut , dan Saat Riska telah membuka penutup matanya , Riska tidak berkata-kata menatap Sandi yang berlutut didepannya juga menyodorkan kotak cincin dengan isi sepasang cincin


" Riska ,aku tau aku tidak sempurna dan aku ingin kamu sebagai penyempurna ku ,yang menemaniku sepanjang hidupku, izinkan aku menjadi pelindung mu . Riska Roslina Pamungkas , hari ini tepat saat aku , Sandi Prasatya berusia 26 tahun , maukah kamu menikah dengan ku , dan setia bersama ku?" ucap Sandi lembut menatap manik Riska yang mulai berkaca-kaca tapi tersenyum.

__ADS_1


Sandi melihat Riska mengangguk


" ya aku mau " jawab Riska tersenyum ke arah Sandi , Sandi memasangkan cincin di jari manis Riska yang pas , dan Riska pun memasang kan cincin di jari manis Sandi.


Sandi berdiri dan memeluk Riska , dan suara tepuk tangan sangat meriah . Riska melepaskan pelukan dan melihat sekeliling , rupanya kerabat mereka ada disitu , menyaksikan momen bahagia Riska dan Sandi


" kamu merencanakan ini ?" tanya Riska


" pasti aku merencanakan nya , karena bagiku apapun soal kamu tidak ada yang main-main" jawab Sandi


setelah acara lamaran , semua kerabat makan malam bersama . Suasana bahagia menyebar bahkan ke pengunjung lain di dalam restoran .


Riska sangat cantik dan menarik walau hanya memakai dress sederhana , Sandi pun tidak kalah tampan walau hanya menggunakan kemeja flanel biasa.


Saat selesai makan , Sela izin ke toilet tetapi bohong karena sebenarnya Sela izin untuk membawa kue ulang tahun untuk Sandi . dan tak lama Sela kembali membawa kue ulangtahun dengan lilin kecil angka 2 dan 6


seluruh kerabat yang melihat kedatangan Sela langsung menyanyikan pagu ulang tahun, kecuali Riska


Saat Sela berdiri tepat didepan Sandi , Sandi langsung meniup lilin nya. semua bertepuk tangan .


Riska terdiam , lalu


" apakah hari ini ulangtahun mu?" tanya Riska


" ya , begitulah " jawab Sandi tersenyum, tetapi Riska malah menangis


Sandi memeluk Riska


" kenapa kamu merencanakan yang terbaik untuk ku, sedangkan aku bahkan tidak tau kalo hari ini kamu ulangtahun". ucap Riska sambil memeluk Sandi


Sandi mengelus punggung Riska lembut, semua yang melihat merasa terharu dan bahagia. Sandi melepaskan pelukan Riska , menatap dalam manik Riska


" Happy Birthday Sandi sayangku " ucap Riska , dan Sandi mengecup kening Riska .


setelah semua acara selesai , semua pulang ke rumah masing-masing , begitupun Riska dan Sandi yang malam ini akan tidur di rumah Riska

__ADS_1


__ADS_2