
hari berganti hari , bulan berganti bulan semua berjalan semestinya, 6 bulan berlalu .
Alex sudah mempertemukan anak istrinya kepada sahabat-sahabatnya . saat ini david akan segera menjadi ayah, David juga sudah tidak menjadi asisten Riska , ia memilih melanjutkan bisnis orangtuanya, Satria sudah menikah dengan Bunga sehingga hari-harinya lebih sering dengan istri tercintanya kecuali saat di kantor dia melayani Riska sebagai Sekertarisnya dan orang yang sangat di andalkan oleh Riska , Rasya dan Tasya sudah dengan kehidupan mereka ,sikembar pun sudah menikah dengan pasangannya , berbeda dengan Riska .
Oh ya kini Tasya tidaj lagi di Eropa , Tasya memilih tinggal di Indonesia bersama suaminya yang juga bekerja di perusahaan milik Riska , begitu pun Tasya masih bekerja di perusahaan Riska , sebagai Asistennya yang kemana-mana bersama Satria mengganikan David .
Riska kini sudah 28tahun , pencarian sosok Sandi yang dimaksud orangtuanya belum juga tercapai . sering Riska merasa iri pada sahabatnya yang sudah pada berumahtangga.
Esok adalah hari peringatan meninggalnya kedua orangtua Riska juga Sandi , sehingga membuat Riska dan Sandi menyelesaikan pekerjaannya untuk hari esok hingga seminggu kedepa dengan kesibuka masing-masing .
@telfon
Arjuna " Sandi , kapan kamu mau mengurus langsung perusahaan ini?" tanya Arjuna paman Sandi
Sandi " nanti om, saat Sandi sudah yakin akan seseorang, dan orang itu pun sudah yakin akan Sandi" tutur Sandi masih dengan prinsipnya ,
Bahwa Sandi akan mengurus perusahaan peninggalan kedua orangtuanya , jika Sandi sudah bertemu dambaan hatinya dengan dilandaskan Cinta , bukan karena materi yang ia punya , dan seperti itu juga adalah keinginan almarhum kedua orangtuanya sebelum meninggal.
__ADS_1
Arjuna " yasudah, tapi saat ini om sudah mulai lelah. om sudah tua Sandi , anak om perempuan dia tidak selalu bersama om , dia juga ikut suaminya. secepatnya kamu mendapatkan calon yang baik Sandi" begitu tutur Arjuna dan mengakhiri pembicaraan
.Ke esokan harinya , Sandi juga Riska mengunjungi makam orang tua masing-masing
tanpa di sengaja , Sandi lagi-lagi melihat sisi rapuhnya sedang menangis di antara makan orangtua Riska .
" mi pi , sampe saat ini Ica udah 28tahun, Ca belum bisa ketemu sama Sandi yang kalian maksud . maafin Ica mi pi, Ica ga buat ulah lagi sekarang , mi pi besok Ica berangkat ke ruma Utama . Ica rindu sekali sama kalian . Mi pi temen-temen ica dah pada nikah dan sebagian udah punya anak , kalo ica ga ketemu Sandi , apa boleh Ica cari calon yang lain ?" begitu obrolan ica sendiri di hadapan kedua makan mami papi nya
Sandi menghampiri Ica , dia mengeluarkan saputangannya lagi pada ica , saputangan yang sama seperti setahun yang lalu , tapi saat ini Sandi menjulurkan tangannya dan menatap ica yang masih berjongkok
" lo disini juga , ngapain ?" tanya Riska
" oh abis berkunjung ke makan kerabat gue" jawab Sandi
" oh gitu " Riska melihat saputangan yang ia pegang, sama percis dengan saputangan yang dia dapat satu tahun lalu, ada bordelan di ujung saputangan berbentuk huruf SP.
" apa taun lalu ,lo juga yang kasi gue saputangan?" tanya Riska menatap Sandi dal
__ADS_1
" ya , mungkin . saat itu gue juga abis berkunjung , gue liat cewe tomboy mewek sesegukan yauda gue kasi saputangan" jawab santai Sandi, karena memang ia sudah tau segalanya di kehidupan Riska , kecuali kenyataan bahwa Riska bos nya di perusahaan tempat ia kerja
" ya ampun, thanks banget ya dulu saputangan nya membantu buat buang ingu gue !! oh ya lo kesini pake apa ?" tanya riska
" gue pake motor biasa " jawab Sandi
" gue nebeng" pinta riska , ya riska ke makam tadi menggunakan taxi , karena motor kesayangannya sedang di servis dan ia malas membawa mobil atau di antar Ojo supirnya . walaupun Ojo supir pribadinya ,tapi tidak ada orang yang tau kelemahannya selain bi Eha , dan Riska tidak mau melihatkan itu pada orang lain lagi tapi ternyata saat ini sandi sudah mengetahui itu .
" ayok, gue juga mau langsung balik . besok gue ke eropa , biasa tugas dari om gue" kata Sandi sambil berjalan menuju motor bareng Riska
" oh gitu , gue juga sama besok ke Eropa, perpanjangan kontrak sama Satya.Group " jawab Riska
mereka pulang ke komplek perumahan elit ,. Sandi terlebih dulu mengantarkan Riska kerumahnya .
" masuk dulu ayok . maka malem bareng" ajak riska
" balik dulu gue pen mandi , tar gue kesini lagi " jawab sandi berlalu , rupanya sandi kebelet ber*k
__ADS_1