Pemuas Nafsu Ku

Pemuas Nafsu Ku
Bandung


__ADS_3

sesampainya di rumahsakit , Dino dan Sandi langsung menuju ruangan VVIP khusus , dimana Arjuna dirawat .. ya memang Rumah sakit tersebut salah satu rumah sakit milik peninggalan orang tua Sandi , tetapi tidak banyak yang tau , pekerja di rumah sakit tersebut hanya mengetahui bahwa Arjuna lah yang memiliki nya .


melihat Sela dan Arjuna sudah tertidur , Sandi memilih tidur di sofa dan Dino pun memilih tidur di samping istrinya Sela di kasur yang tersedia sebagai tempat tidur penunggu pasien


****


Keesokan harinya , Riska bergegas menggunakan pakaian santai akan pergi menuju perusahaan milik David untuk bekerja sama


dokumen penting yang akan ia bawa , sudah di simpan di mobil Riska oleh Satria tadi pagi sebelum satria berangkat ke perusahaan


" Bi , nanti gausah masak buat makan malam aku . aku mau ke Bandung nemuin David " begitu kata Riska pada Bi Eha yang sedang menyiapkan sarapan untuk Riska , dan Bi Eha pun mengangguk


" non ke bandung sama Ojo ?" tanya bi Eha


" Riska sendiri saja sekalian main nanti di Bandung" jawab Riska sambil memasukan makanan pada mulutnya


. setelah selesai sarapan , Riska langsung mengemudikan mobil sport nya menuju Kota Bandung dimana perusahaan Dino berada


setelah menempuh 3jam perjalanan, akhirnya Riska sampai di depan gedung perusahaan milik David yang mana dari depan seperti gedung perkantoran biasa , tetapi saat memasuki dalam gedung terlihat betapa luas nya perusahaan tersebut .


" mbak, saya mau menemui David" ujar Risoa pda Resepsionis

__ADS_1


" apakah sudah ada janji ?" tanya resepsionis


" belum janji, tapi memang sebelumnya kita sudah berbicara akan bertemu" ujar Riska


tak lama saat Riska sedang di Resepsionis , Bintang melihat sosok Riska dan menghampiri


" Riska " ujar Bintan memastikan


" eh Bintang , apakabar " tanya Riska sambil cipika-cipiki dengan Bintang


" baik Ris , mau ketemu David ya . ayok bareng aja " begitu ajak Bintang


Resepsionis tersenyum ramah pada keduanya, Riska dan Bintang pun menuju ke ruang kerja David


" masuk" kata David tanpa menoleh siapa yang datang


" so sibuk lo!" kata Riska lalu menghempaskan dirinya di Sofa ruang kerja David


" eh ada si cantik , hahaha cepet bener nih mau kerjasama sama perusahaan kita" kata David sambil mengecup dahi istrinya didepan Riska


" sialan lo mesra-mesraan depan gue" ketus Riska melihat David dan Bintang

__ADS_1


" ye sewot neng masi jombs ya" kekeh David menggoda Riska yang sudah 3 bulan tidak lagi bekerja bersama


" brisik lo . nih penawaran gue" tanpa basa basi Riska memberikan dokumen pada David


" wiiiiih gede benerrr , seneng gue liat nya" sahut David saat membaca dokumen invest dari Riska


Riska menanamkan investasi yang cukup besar tetapi tidak dengan persenan besar , menurut Riska bekerjasama dengan David hanya harus menguntungkan kedua belah pihak sama rata , seperti investasi nya kepada Club Blue Ice milik Alex


" gamau ? yaudah sini" ujar Riska akan mengambil dokumen yang di pegang David


" eitss , enak aja . mau lah gila aja kalo gamau . disini lo ajuin syarat bagus , cuma mendapat hak istimewa saat berkunjung atau saat ingin melahap produk gue ,. terus pendapatan seimbang . " ujar David langsung menandatangani dokumen tersebut begitupun Riska tersenyum dan menandatangani dokumen itu . keduanya memegang dokumen itu , jadi selembar di David dan selembar di Riska


setelah berjabat tangan dengan David dan Bintang


" gue pinjem bini lo yak " tutur Riska


" ngapain lo pinjem. jangan di ajarin buat cari mangsa kaya lo. bini gue dah puas sama permainan gue!" ujar David


" yeeee gue udah kaga cari mangsa , gue pinjem bini lo buat temenin gue ke mall yang ada di sini" jawab Riska


" oh begitu , masi tetep lo cari orang yang di maksud bonyok lo ? lo udah 28tahun Riska , lo harus segera mendapat calon yang bisa nerima lo ada apanya" kekeh David

__ADS_1


" sialan lo .. udah ah ayo bintang ajak gue ke mall ter hits di Bandung ini" ajak Riska menarik dan melepskan genggaman tangan Bintang dari David


David tersenyum melihat istri dan sahabatnya akur , David melanjutkan pekerjaannya , Riska dan Bintang pun berjalan-jalan di mall sambil belanja apapun yang menurutnya bagus .


__ADS_2