
keesokan harinya , Riska kembali pada rutinitasnya. ia kembali bekerja dikantor . Saat sedang nonton drakor di ruangannya , tibalah Satria dan Tasya membawa sebuah dokumen
" Ca , ada sedikit masalah sama kerjasama dengan Satya Group" ujar Tasya
Satria memberikan dokumennya pada Riska .
" Pak Arjuna selaku Dirut Satya Group sedang sakit , ia mungkin akan bedrest beberapa pekan. katanya terkena stroke" ujar Satria
ya tadinya , pada hari ini Tasya dan Satria akan bertemu dengan Arjuna membahas mengenai kerjasama yang akan di lakukan, tapi karena kesehatan Arjuna sebagai Dirut perusahaan tidak bisa hadir dalam kontrak kerjasama yang akan dilakukan .
" apa ga ada perwakilan dari Satya Group?" tanya Riska
" Ada , tapi sementara pihak mereka bolang bahwa perwakilan nya sedang di luar negri juga mengurus beberapa masalah di luar . jadi kerja sama kita akan tertunda . apakah tidak apa ?" ujar Satria
" ah begitu , baiklah . menunda belum tentu membatalkan . bagaimanapun kita harus bisa bekerjasama lagi dengan Satya Group " jawab Riska
" ya sudah jika itu keputusan mu, apa tidak lebih baik kita mencari perusahaan lain untuk bekerjasama ? " tanya Tasya
" sebenarnya gue denger ada salah satu perusahaan bidang industri makanan loh yang lagi melesat tinggi" ujar Satria
" perusahaan apa dan dimana ?" tanya Riska
" ituloh si David , masa lo gak tau sekarang bisnis dia di bidang makanan itu lagi naik daun parah semenjak David yang mengelola!" ujar Tasya
" David ? temen kita ? wah masa iya ?" tanya Riska
__ADS_1
" ye dikasi tau, lo kemana aja sih. 3hari doang di Eropa ampe gatau hot news di negara sendiri" ungkap Satria
Riska segera membuka handphone lalu menghubungi David
@TelfonRiska dan David
" eh ******** kecil, lo ga ngasi tau gue perusahaan lo lagi maju ! ga mau gitu dapet invest dari gue?" tanya Riska tanpa basa basi
" hahahha santuy cantik , tetiba nelfon langsung ngegas aja " jawab David
" Gimana ? lo gamau kerjasama sama gue ?" tanya Riska
" mau lah, siapa yang gak mau , secara perusahaan lo jauh lebih wow dari perusahaan gue " jawab David
, ya Riska merasa sedikit kesal karena tidak tau kabar terbaru David tapi ia merasa bahagia karena bekas asisten dan juga sebagai sahabat nya sudah sukses
" emang perusahaan si David dimana sih". tanya Riska
" Astaga bener ni orang , napa lo ga sekalian tanya aja tadi sama orangnya !" kesal satria ,padahal hanya menggoda Riska saja
"suka-suka gue lah, sekertaris gue yang kudu siapin semua . gue tinggal cabs aja besok pas semua dah ready" jawab Riska yang melanjutkan nonton Drakornya
" perusahaan nya ada di Bandung" jawab Tasya
" siapin semuanya , besok gue yang ke Bandung nemuin ******** kecil itu" tutur Riska dan di angguki oleh Satria dan Tasya
__ADS_1
******
di tempat lain, di Eropa Sandi mendapat kabar dari sepupunya bahwa Om nya yang bernama Arjuna sedang sakit dan tidak memungkinkan melanjutkan untuk mengelola perusahaan Satya group di Indonesia , dengan segera Sandi menyelesaikan pekerjaan yang ada di Eropa dan berniat kembali ke Indonesia esok hari .
keesokan hari nya , setibanya Sandi di bandara Soekarno Hatta langsung pergi mengunjungi om nya di salahsatu rumahsakit ternama di Jakarta
" om juna" lirih sandi melihat keadaan om nya , tangan sebelah kiri mengepal keras, bibir dan mukanya menekuk ke sebelah kiri
" papa stroke kak , tapi sebelah kiri saja , mata papa juga tidak bisa melihat untuk yang kiri . " begitu ujar Marsela anak Arjuna
" sel , suami kamu dimana ?" tanya Sandi
" mas Dion mungkin masih di kantor kak , dari pagi mas Dion yang handle semua urusan kantor ." jawab Sela
" om , maafin Sandi udah bikin om lelah . maafin Sandi sampe bikin om kaya gini" lirih Sandi sambil menggenggam tangan Arjuna
" eukan helah amu" seperti itu kata yang terdengar oleh Sandi ,
tangan kanan om nya menggenggam erat tangan Sandi , sandi menitikan air mata . bagaimana tidak , semenjak usianya 18tahun hanya keluarga om nya yang ia miliki . segalanya di serahkan kepada om nya , dan om nya yang merawat dan memperhatikan keadaan Sandi
" om Sandi ke perusahaan dulu , sandi mau cek semuanya yang ada di perusahaan ya . om istirahat saja dinisi . nanti Sandi kembali lagi " begitu ucap Sandi pamit pada om nya .
Sandi beranjak dari tempat duduk yang ada di sebelah ranjang om nya
" Sel , kamu jaga baik-baik papa kamu, kaka mau ke perusahaan nemuin suami kamu. kabari kaka kalo ada apa-apa" ucap Sandi pada Sela yang di angguki oleh Sela
__ADS_1