Pemuas Nafsu Ku

Pemuas Nafsu Ku
aku bukan perawan


__ADS_3

Saat di perjalanan pulang Sandi dan Riska merasakan bahagia ,. sesekali mereka saling menatap . Sesampainya di rumah keduanya langsung membersihkan diri secara bergantian. Riska menyimpan beberapa pasang pakaian Sandi , jadi memudahkan Sandi saat menginap di rumahnya.


Setelah membersihkan diri, keduanya duduk bersandar pada sandaran kasur , dengan tangan saling menggenggam , dan TV masih tetep drakor yes


" Sayang , mungkin acara lamaran tadi hanya kerabat saja yang mengetahui. Tapi nanti , saat kita menikah aku ingin semua orang tau bahwa kamu adalah milikku dan satu-satunya untuk ku, begitupun aku yang hanya milik mu dan hanya aku , dan mungkin saat pernikahan kita nanti itu adalah saat orang-orang tau siapa kita. apakah tidak apa ? " ucap Sandi


" apapun yang terbaik, asal kamu bersama ku . tapi , memang kapan kita akan menikah ?" tanya Riska


" bagaimana jika akhir bulan depan ?" ucap Sandi


" apa tidak terlalu cepat ?" tanya Riska


" tidak , semua akan aku siapkan dengan bantuan Sela , Dino dan Dini , bahkan semua sahabat mu . aku sudah meminta bantuan pada mereka untuk sama-sama membantu menyiapkan pernikahan kita. bagaimana ?" tanya Sandi


" baiklah , eh tapi tar dulu . Gaun pernikahan ku , aku ingin seseorang merancang dengan sempurna. karena aku hanya ingin menikah sekali seumur hidupku" ucap Riska

__ADS_1


" ya apapun yang kamu mau, aku akan usahakan sayang " ucap Sandi sambil memeluk dan mengecup kening Riska


" emmm San , maaf sebelumnya ada suatu hal yang mungkin kamu belum tau. " ujar Riska gugup


" kenapa ? apa sayang ?" tanya Sandi lembut


" aku sudah bukan perawan" ucap Riska menundukan kepalanya


Sandi kaget mendengar itu , tapi Sandi menerima apapun kondisinya , selagi Riska sekarang bersamanya .


" Sayang , aku bersamamu sekarang .. aku akan menerima dengan ikhlas bagaimana pun masa lalu mu , bagaimana pun kondisimu . walaupun aku bukan yang pertama tapi aku minta padamu bahwa akulah orang terakhir yang akan menikmati dan bersamamu sampai akhir hidup kita " ucap Sandi , padahal dalam hatinya terdapat sedikit rasa kecewa akan kenyataan tersebut , tapi ya Sandi mencoba menerima dan ikhlas


Riska terus menunduk , Sandi yang melihat itu mencoba menarik dagu Riska agar Riska menatap Sandi


" boleh aku tanya ? kenapa ? dan sama siapa ? itu lah yang terakhir aku mengungkit ini" tanya Sandi

__ADS_1


Riska tidak bisa menahan air matanya , sedih dan takut akan ditinggikan oleh Sandi , namun ia tidak bisa egois . Sandi berhak memilih antara tinggal dan pergi setelah mengetahuinya


" aku akan kasih tau , setelah kamu tau mungkin kamu akan meninggalkan ku tapi aku tidak akan egois untuk kebahagiaan mu. Aku , sejak ditinggal mami papi selalu merasa sepi aku mencari siapapun pria yang membuat ku puas tapi tidak ada. Tapi ada orang di dekatku yang bisa sedikit membuat ku puas. walau awalnya dia menolak ku, karena aku mengancamnya akhirnya dia melakukannya dengan ku . dan aku melakukan itu untuk pertama kalinya 4tahun yang lalu bersama Satria" lirih Riska menyesal dan sedih sangat takut ditinggalkan sosok Sandi


deg !!!!!!


Sandi mendengar nama Satria , perasaan tidak karuan di hatinya, kecewa sedih bimbang dan lainnya ."


tunggu Satria sudah menikah. apa tidak akan terulang?" gumam Sandi dalam hati


Riska melihat Sandi tidak berekspresi semakin takut tapi ia tidak akan menahan Sandi , jika memang Sandi memilih pergi meninggalkan nya


" Maaf Sandi , jika memang kamu terlalu kecewa padaku . kamu boleh pergi sekarang sebelum terlambat" ucap Riska sambil menangis


Tapi saat Sandi mendengar perkataan Riska untuk meninggalkan nya , terasa amat sakit di hatinya. ya rasa Sayang Sandi pada Riska mengalahkan rasa kecewanya

__ADS_1


" aku tidak akan meninggalkan mu, tapi berjanjilah kedepannya hanya aku satu-satunya " ucap Sandi yang juga mengeluarkan air matanya lalu memeluk Riska kembali


Keduanya tertidur dengan posisi berpelukan


__ADS_2