
Sandi terus melangkah menuju kamar Arjuna dan Riska pun mengikuti langkah Sandi .
Sandi langsung masuk dengan muka cemasnya , sedangkan Riska melihat orang di sekitar Sandi
" gimana Din sama om juna ?" tanya Sandi
Sela terus memegang erat tangan papanya yang tertidur di kasur .
" papa tadi sempet ga sadar , tapi gak lama ia bangun . dan ajaib nya lihatlah tangan kiri yang sebelumnya mengepal sudah bisa terbuka seperti biasa, lihat juga mukanya sudah normal kembali . tapi karena aku kasi obat tidur , jadi kita belum tau yang lainnya m kita tunggu saja nanti . semoga semuanya baik saja" ucap dini menjelaskan, lalu Sela dan dini melirik sosok wanita cantik dengan penampilan casualnya
Sandi yang lupa akan Riska lalu melirik mengikuti pandangan kedua sepupunya
" oh iya ini temen Sandi namanya Riska. Tadi pas cari taxi kebetulan dia lewat terus akhir nya kesini pake mobil dia" kata sandi mengenalkan Riska pada sepupunya
" halo , saya Riska temannya Sandi" ucap Riska
Marsela dan Dini yang tahu bagaimana sikap Sandi yang tertutup keduanya tersenyum
" halo kak , saya Sela sepupunya kak Sandi" ucap sela
" halo saya Dini , saya emmm saya siapa ?" tanya dini pada Sandi
" oh gini, sela itu udah nikah , nah ini kaka iparnya Sela jadi dia juga sepupu gue Ca" ucap Sandi menjelaskan
__ADS_1
" oh iya salam kenal semuanya" ucap Riska dan tersenyum
entah mukjizat apa yang hadir di kamar ini, Arjuna terbangun cepat dan memanggil lirih Riska , Suara yang ia dengar seperti suara yang ia kenal entah siapapun itu tapi mampu membangunkan Arjuna
" kak papa bangun dia barusan ngomong" kata sela
Dini segera mengecek kembali kondisi Arjuna
" pa , sudah bangun ? apa ada yang terasa sakit pusing atau gimana ?" tanya Dini
" tidak , saya merasa lebih enak dari tadi" jawab Juna
Juna melihat Sandi berdiri di dekat ujung kakinya , melihat Sela di sampingnya , lalu pandangan beralih pada Riska
" halo om saya Riska" ucap Riska sopan dan mendekat pada Arjuna
" Riska ,. kau mirip sekali dengan ibumu. akhirnya aku melihat mu" ucap Arjuna tiba-tiba bulir bening Arjuna lolos mengalir ke samping matanya
Riska bingung bagaimana bisa Om nya Sandi tau ibunya .
"siapa dia ? kenapa tau mami aku ?" benak Riska
" Sudah om istirahat saja dulu , kita keluar dan kita ada di bawah ya om" ucap Sandi , karena Sandi tau maksud om nya itu
__ADS_1
Sandi keluar kamar om nya dan diikuti oleh Riska dan Sela
mereka duduk di ruang keluarga ,. pelayan rumah Arjuna membuatkan minuman untuk ketiganya dan Riska meminumnya karena memang ia merasa sangat haus
" ka Riska pacar ka Sandi?" tanya Sela
Sela tersedak minumannya , sandi menepuk-nepuk punggung Riska
" kamu ini nanya ko kemana aja , liat jadi tersedak kan . kaka bilang dia temen kaka" ucap Sandi
" ya maap ka , lagian ini pertama kali Sela liat ka sandi sama cewe , bahkan di bawa kesini" ucap Sela
" ya kan gak sengaja sela , kaka tadi bener panik cari taxi ga nongol mulu makanya bareng dia yang udah stanby di mobil" ujar Sandi
" iya Sela , lagian kita beneran cuma temen ko . dia juga temennya temen aku juga. eh gimana si bener kan San" tanya Riska
" iya bener, pokoknya kita tu ber 7 temenan " ucap Sandi , sela hanya mengangguk
tak lama dini menghampiri Sandi
" San, papa pengen ngobrol sama kamu" kata dini , lalu dini duduk di dekat sela dan Riska dan mengobrol bermacam hal tentang barang branded
Sandi berlalu menuju kamar Arjuna ~
__ADS_1