
Keesokan harinya , Sandi sudah terbangun seperti biasa di pagi hari . ia bergegas membersihkan diri dan bersiap untuk liburan ke Bandung, Sandi membawa beberapa setel pakaian casual nya , tak lupa dalaman juga perlengkapan mandinya.
dimasukan koper kecil ke bagasi mobil, Sandi hanya menggunakan sandal japit , karena memang di mobil dia selalu menyimpan dua pasang sepatu sneaker berwarna Hitam dan Abu muda
Setelah siap ia mengemudikan mobilnya menuju rumah Riska
seperti biasa Sandi langsung masuk dan menuju dapur menemui bi Eha
" selamat pagi bi , Riska sudah bangun ?" tanya Sandi
" selamat pagi den, seperti biasa" jawab bi Eha sambil tersenyum
Sandi yang tau akan kata " seperti biasa" langsung naik ke lantai atas dan masuk ke kamar Riska
Sandi mendekat ke ranjang Riska , dilihat amat teduh , wajah cantik Riska bahkan saat tertidur , Sandi duduk di pinggir kasur , ia mengelus wajah Riska , menyelipkan helaian anak rambut Riska
" Ca bangun " begitu halus Sandi membangunkan Riska sembari menjembel-jembel pipi chubi Riska
__ADS_1
Riska menggeliat, mengerjap-ngerjapkan matanya dan menatap sosok wajah tampan Sandi lalu tersenyum pada Sandi
" cepet bangun, siap-siap " kata sandi lalu mengambil koper yang sudah berdiri di sebelah meja rias Riska .
Sandi membawa koper tersebut dan langsung memasukannya pada bagasi mobilnya . lalu Sandi kembali masuk ke dalam rumah, ia duduk di sofa ruang tv sambil nonton berita pagi.
setengah jam kemudian , Riska keluar dari kamarnya sudah siap dengan baju kaos pass body berwarna putih , juga celana jeans 3/4 warna hitam , sendal japit rumahan masih ia gunakan tapi Riska menjinjing paper bag berisikan dua pasang sepatu sneaker
Riska mendekat pada Sandi , lalu ia membetulkan pouch make-upnya , dan disatukan kedalam paper bag berisi sepatu
" Sarapan dulu kan ?" tanya Riska
Sandi melihat kalung , gelang , cincin pemberian Sandi masih menempel di leher dan tangan Riska , Saat Sandi melihat tangan sebelahnya terlihat cincin yang sama dengan yang Sandi pakai , Sandi tersenyum
" dia masih memakai nya " gumam sandi dalam hati, lalu keduanya berjalan ke meja makan , melakukan sarapan seperti biasanya
Setelah sarapan , Riska pamit pada bi Eha
__ADS_1
" Bi , ica pamit ya mau ke Bandung sampe besok bareng Sandi , nanti disama juga kita bakal nemuin David " ucap Riska pada Bi EHA, Sandi pun pamit juga , sambil menjinjing paper bag Riska dan dimasukan kedalam mobilnya
Keduanya melakukan perjalanan luar kota bersama untuk pertama kalinya , karena kalau luar negeri sudah beberapa kali kan pas ke Eropa tepatnya ke London.
3jam Perjalanan yang mereka tempuh , akhirnya mereka sampai di Kota Bandung. Mereka memilih untuk mencari penginapan terlebih dahulu yang strategis
Sandi memilih Hotel yang cukup dekat dengan beberapa mall terbesar di Bandung, mereka memesan untuk dua kamar , namun sayangnya yang tersisa hanya tinggal Satu kamar deluxe room dengan satu ranjang.
Awalnya Sandi akan mencari hotel lain, tetapi Riska membiarkan saja
" udah lah gapapa , lagian cuma numpang tidur doang seharian kita jalan" ujar Riska
akhirnya Sandi memilih kamar tersebut, mereka berdua menuju kamar itu dan saat tiba didalam kamar , Riska melihat keluar jendela , pemandangan kota bandung terlihat jelas dari balkon kamar hotel , menara Alun-alun bandung, Gedung Sate , jembatan Pasopati dan lainnya.
Sandi memilih langsung merebahkan dirinya diatas kasur super besar , ia merasa pegal habis mengemudi
Riska membuka pintu arah balkon, ia menghirup udara sejuk kota bandung yang kebetulan sebelumnya habis turun hujan
__ADS_1
Setelah dirasanya puas , Riska pun ikut membaringkan tubuhnya di sebelah sandi yang sudah tertidur dan Riska pun ikut tertidur tanpa obat tidur