Pemulung Jadi Direktur Baru

Pemulung Jadi Direktur Baru
Ulang Tahun 3


__ADS_3

###


" Dan melihat hubungan anda dengan anak itu, saya kira anda adalah asisten pribadinya. Benarkan saudara Michael Hariyadi?" Lanjut Julia lagi sambil menatap tajam ke arah pria muda yang tidak lain adalah Mike clien Julia yang meminta meeting secara langsung dengan Julia di Cafe Central.


" Bu Julia memiliki insting yang tajam. Jawabannya baru saja ibu katakan sendiri." Balas Mike singkat dan senyum tipis.


" Lalu siapa anak itu?" Tanya Julia lagi sambil mengarahkan pandangannya ke kumpulan teman-teman kelas Serly yang sedang bersukaria bersama di suatu sudut tempat acara. Dan tentu saja mata Julia ke arah Jimmy yang sedang bercengkrama bersama Cassandra dan yang lainnya.


" Apa hubungannya dengan James? Apa hubungannya dengan keluarga Mariski?" Lanjut Julia penuh selidik dan hati-hati.


" Dari formulasi pertanyaan ibu Julia, saya dapat menemukan benang merah bahwa ibu bisa jadi adalah salah satu orang dekat mendiang tuan besar kami. Sebab tak semua orang memanggil tuan besar dengan nama secara langsung seperti yang anda ucapkan tadi." Bukannya menjawab pertanyaan Julia justru Mike kembali melontarkan kalimat provokatif berusaha memojokkan Julia.


Mike tersenyum lebar memperlihatkan kegembiraannya. Ia merasa kalimatnya tadi berhasil menyudutkan Julia. Ia tak ingin Julia menyadari ia sedang menemukan kalimat yang tepat untuk mengorek masa lalu Julia. Namun apa yang ia katakan tadi sudah sangat mewakili pernyataan detektif yang cukup gamblang.


Mendengar kalimat provokatif yang dilontarkan Mike bukannya panik Julia justru memamerkan barisan giginya yang gingsul dengan senyum lebar setengah tertawa.


" Saudara Mike memang pintar mengalihkan topik. Saya mengerti sebab seorang asisten pribadi tuan muda Mariski tentu saja bukan orang sembarangan."


" Anda datang ke tempat ini. Berusaha bertemu dengan saya secara langsung kemudian membeli perumahan kami dengan mudah tanpa perbincangan panjang lebar. Fakta-fakta tersebut menunjukkan bahwa point pertama, anda sudah pasti mengenal saya dan perusahaan sebelum bertemu dengan saya. Sebab tak mungkin seorang clien dengan mudahnya membeli sebuah prodak tanpa melihat secara langsung prodak tersebut atau menguji kualitas prodak tersebut. Poin kedua, setelah mengetahui anda adalah asisten tuan muda Mariski saya semakin yakin, bahwa saya sudah seperti pribadi yang telanjang di hadapan anda. Anda tentu mengerti analogi saya tadi. Saya tahu benar seorang asisten keluarga Mariski memiliki kualitas informasi yang mumpuni sebab dibekali dengan mata-mata dan bodyguard yang handal. Bukankah begitu saudara Mike? Anda berusaha menemukan celah agar saya menceritakan masa lalu saya yang mana saudara telah mengetahuinya dengan jelas informan anda."


Jelas Julia panjang lebar. Ia begitu antusias sebab insting detektifnya masih sangat kuat.


" Dan tentu saja pertanyaannya cukup jelas. Ada perlu apa tuan muda anda dan anda sendiri berada di Trenggalek ini?" Lanjut Julia lagi. Sejujurnya masih banyak hal yang berada di dalam kepalanya. Namun belum sempat ia berceloteh panjang lebar, ia dikejutkan dengan reaksi Mike.

__ADS_1


Mike tertawa lepas setelah mendengar penjelasan panjang lebar dari Julia yang sangat gamblang dan terdeskripsi dengan runtut dan sistematis tersebut.


pok pok pok


Mike menepuk tangannya beberapa kali kemudian memperbaiki cara duduknya dan menarik nafas serta membuangnya dengan keras.


" Briliant!! Memang benar-benar briliant. Pantas saja anda pernah menjadi orang penting dalam ruang lingkup Mariski Corp."


" Dan kelihatannya peringatan dini dari para penasihat tentang ibu sudah saya pahami sekarang." Jawab Mike dengan antusias. Ia semakin bersemangat sebab menemukan lawan bicara yang menarik.


" Ahhh,, Dewan penasihat ya..." Gumam Julia lirih.


" Anda tentu pernah mendengar tentang dewan penasihat Mariski Corp bukan?" Tanya Mike berubah serius.


" dewan penasihat Mariski Corp memang menjadi pembeda antara Mariski Corp dengan perusahaan lainnya. Walau menurut saya fungsi dan sistem kerjanya sedikit unik namun inilah yang membuat Mariski cukup disegani. Walau terkesan menjadi aneh sebab perusahaan seolah berjalan di udara namun tanpa penopang atau dengan kata lain penopang yang tak kelihatan."


Kata Julia memulai penjelasannya.


" Sejujurnya setelah mendengar kematian James, aku yakin dewan penasihat akan aktif secara otomatis sebab Marsya ataupun anaknya tak memiliki legalitas untuk menjalankan perusahaan walau ia adalah istri yang sah."


" Anehnya aku tak pernah mendengar seorang keturunan Mariski yang bernama Jimmy Jonathan Putra Mariski."


Julia menutup penjelasannya tentang dewan penasihat dengan pertanyaan pamungkas yang tak mungkin dapat dielak oleh Mike.

__ADS_1


" Wanita ini luar biasa. Pantasan saja ia mampu membangun kerajaan perusahaannya menjadi sebesar sekarang dan pernah menjadi wanita paling disegani di Mariski Corp. Jika bukan kejadian itu. Tentu saja ia tak mungkin berakhir di kota kecil ini.." Gumam Mike dalam hati. Ia benar-benar memuji kecerdasan Julia. Tak mudah menemukan wanita secerdas dan seulet dia.


"Haaahhh.....," Mike menghela nafas panjang lalu menyandarkan tubuhnya pada kursi tersebut.


Musik di tempat acara semakin lama semakin keras sebab anak-anak remaja teman Serly meminta petugas sound untuk memutarkan lagu yang berirama joget.


Namun seorang pria muda dan wanita dewasa yang tidak lain adalah Julia dan Mike masih sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Keduanya tak terpengaruh dengan riuh teriakan para remaja tersebut. Sesekali Julia tampak berdiri melayani para tamu yang ingin pamit pulang.


###


" Akhirnya memang aku tak memiliki pilihan untuk menceritakan semuanya ini lebih cepat dari perkiraan aku, ya." Lanjut Mike masih dalam hatinya seraya menggaruk-garuk dagunya yang tidak gatal. Ia memang tampak menyesali perbincangan ini yang terkesan terlalu cepat mencapai titik simpul. Ia kalah dalam negosiasi yang berujung ia yang akan pertama kali buka kartu.


Melihat Mike yang nampak tak bergeming mendengar penjelasan sekaligus pertanyaan darinya, Julia kemudian bangkit berdiri.


" Saya pikir anda masih berminat untuk mendengar kisah tuan muda saya."


Mike dengan segera mencoba menahan Julia dengan kata-kata tersebut setelah melihat Julia akan segera meninggalkannya.


Mike harus memenangkan kepercayaan Julia padanya sebab ia memikul misi penting dari dewa penasihat yang mana akan sangat bergantung pada wanita cantik di depannya ini.


" Anda terlalu bertele-tele saudara Mike. Walau sejujurnya saya memiliki rasa ingin tahu yang cukup besar terhadap anak remaja tersebut dan apa alasan keberadaan kalian di sini, namun saya tak terlalu peduli jika kalian tak ingin menceritakannya. Saya tak terlalu peduli. Bagi saya, selama kalian tak mengganggu saya dan Serly anak saya kita anggap saja kita tak pernah bertemu." Balas Julia yang hendak membalikkan badannya meninggalkan Mike di tempat itu. Sebelum ia melangkahkan kakinya, kalimat dari Mike membuatnya terpaku dan kembali mendekati pria muda tersebut.


" Sejujurnya kehadiran kami di sini ada hubungan dengan ibu. Dan saya membawa pesan khusus dari dewan penasihat untuk ibu Julia."

__ADS_1


###


__ADS_2