
"Kenapa?" tanya Erni saat Lucas tiba-tiba bangkit dari ranjang.
"Jamu apa yang kau buat tadi?" tanya Lucas sambil melihat Erni.
Erni membenarkan posisi nya menjadi duduk.
"Jamu kuat" balas Erni santai.
Apa!
"Jamu kuat?" Lucas menatap Erni dengan wajah merah nya.
Erni mengangguk kecil.
"Kenapa?" tanya Erni polos.
Lucas tak menjawab, dia mengeretakan giginya dan melihat ke arah Erni.
Dan sial nya dia malah melihat Erni dengan wajah yang tanpa tak berdosa nya, membuat dia merasa prustasi.
"Mami benar-benar ingin membuat aku malu meminta duluan" batin Lucas sambil melihat wajah polos Erni.
Lama Lucas terdiam, Erni pun yang di abaikan memilih tiduran lagi.
Hingga..
"Kau harus bertanggung jawab" Lucas tiba-tiba mendekati Erni.
"Tanggung jawab ap__" tanya Erni terpotong karena Lucas langsung menindih tubuhnya.
Lucas menatap Erni penuh gairah dan Erni yang ada di bawah kungkungan Lucas nampak sangat tegang.
Dia merasa ada sesuatu yang menusuk di bawah sana, dan Erni tak se polos itu dia tau apa yang menusuk di bawah sana.
Burung berkutut..
"Ini salah mu" ucap Lucas sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Erni bersiap memberikan ciuman.
Dan Erni belum sempat mengatakan apa-apa malah langsung di bungkam dengan ciuman.
Hemph..
Mereka berciuman meski Erni yang belum pandai berciuman membalas dengan gerakan ragu.
Kegiatan itu semakin menuntut, Lucas yang sudah terlanjur bernafsu akibat Jamu yang di minum nya semakin tidak bisa mengendalikan dirinya.
Ahjk!
"Pelan-pelan" kata Erni memang masih sakit.
Bagaimana pun ini adalah pengalaman kedua kalinya dalam hal ranjang setelah malam pertama mereka waktu lalu.
Malam semakin larut tapi Lucas nampak masih tetap bertenaga bahkan belum merasakan puncak nya.
"Kenapa lama sekali, perasaan kemarin nggak selama ini" batin Erni merasa sudah remuk tubuhnya.
__ADS_1
Tapi setelah dua jam berlalu Lucas masih tetap memimpin di atasnya, seolah tidak ada lelah yang dia punya seperti yang Erni rasakan.
Kembali Erni meleguh nikmat, ya sekalipun sakit tapi Erni tak bisa membohongi dirinya jika dia meraskaan nikmat yang tidak bisa di artikan saat penyatuan terjadi.
"Terimakasih" ucap Lucas saat dia baru saja melepaskan hasratnya.
Lucas menggulingkan tubuhnya ke samping dan Erni yang melihat itu langsung menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.
"Sama-sama" balas Erni pelan hampir tidak terdengar.
Tak ada obrolan lagi setelah itu, baik Erni ataupun Lucas sama-sama diam dengan pemikiran nya masing-masing, hingga..
Grepp..
Lucas memeluk Erni dari samping dan Erni yang di peluk nampak masih saja merasa tegang.
Dan di malam yang dingin ini Erni untuk pertama kalinya merasakan pelukan suami, hingga akhirnya keduanya tertidur lelap dengan posisi yang masih sama yaitu Lucas yang memeluk Erni.
.
.
Pagi harinya Erni bangun pahi-pagi seperti biasanya, dan saat Erni akan mandi tiba-tiba Lucas memanggilnya.
"Pagi ini kita mandi bersama" ucap Lucas tiba-tiba.
Hah?
"Kenapa?" tanya Erni jujur saja dia malu.
Lucas bangkit dari ranjang dan mendekati Erni yang berdiri di depan kamar mandi.
"Kita suami istri, bukan kah wajar jika mandi bersama?" balas Lucas santai.
"Iya, tapi aku mandi nya lama" Erni beralasan.
"Tidak masalah, aku juga sama" balas Lucas lagi.
Erni diam mendengar balasan Lucas yang seolah sangat mau mandi bersama dengan nya.
Dia memutar otaknya untuk membuat alasan, tapi belum sempat Erni mendapatkan ide dia malah langsung diajak masuk ke kamar mandi.
"Aku malu" kata Erni saat sudah di kamar mandi.
"Tidak masalah nanti kau akan terbiasa, lebih baik sekarang kau bantu menggosok punggungku" balas Lucas lagi.
Erni melihat Lucas yang sudah telanjang setengah badan, tinggal boxer nya saja yang belum di lepas.
Huh..
"Baik lah" Erni akhirnya menurut.
Lucas naik ke bathub dan dia meminta Erni untuk duduk di bathub lebih tepatnya duduk di belakang nya.
Dan Erni melakukan nya lalu Erni pun mulai menggosok punggung Lucas seperti yang di minta Lucas.
__ADS_1
"Seperti ini?" tanya Erni.
"Ya, lebih keras karena itu sedikit gatal" balas Lucas sambil menikmati gosokan di punggung nya.
Erni melakukan nya, dan Lucas yang menikmati nampak tertegun dengan apa yang dia lakukan sekarang.
Tidak ada salahnya mencoba, dia meraskaan sesuatu yang belum pernah dia rasakan contohnya di manjakan seperti ini.
"Ternyata memiliki istri tidak sebutuk yang aku pikir kan" batin Lucas sambil memainkan busa.
"Sudah" ucap Erni membuyarkan lamunan Lucas.
"Pindah posisi" balas Lucas.
Hah?
"Maksudnya?" tanya Erni bingung.
"Dada dan tangan belum" jelas Lucas.
Erni diam nampak berpikir, hingga kembali terdengar suara Lucas.
"Aku bisa terlambat bekerja jika kau terus melamun" kata Lucas yang membuat Erni pindah posisi dan duduk di depan Lucas.
Dengan gerakan ragu Erni mulai menggosok dada Lucas dan juga tangan nya, dan Lucas yang merasa moment ini sangat lucu meminta Erni terus turun hingga ke perut nya.
Erni sadar jika ada yang sudah berdiri di bawah sana, dia heran kenapa burung itu bisa berdiri di air, Erni pikir burung hanya akan keras saat di darat saja.
Tapi belum sempat Erni memberikan reaksinya tiba-tiba saja Lucas menarik pinggang nya dan mendudukan nya tepat di atas sesuatu yang sudah mengeras.
"Lepasin" ucap Erni sambil mengeliat karena tangan Lucas sudah mulai nakal.
"Aku akan melepaskan mu setelah kau menidurkan kembali adik ku" balas Lucas sambil menyibakkan dress tidur Erni.
Lalu dengan gesit Lucas membuka dress tidur Erni dan melemparkan nya ke sembarangan arah.
Pas, sesuai dengan dugaan nya jika Erni tak memakai b*a dan C* di balik dress tidurnya, dan hal itu semakin memudahkan nya dalam beraksi.
"Ini sudah siang kamu akan kerja" cegah Erni saat Lucas akan mencium nya.
"Tidak apa kantor itu milik ku jadi tidak akan ada yang berani memecat ku" balas Lucas sambil memanggut bibir Erni dan menciumnya dengan penuh gairah.
Alhasil Erni yang sebelumnya menolak pun pada akhirnya ikut terbuai dan menikmati permainan bercinta di kamar mandi untuk yang pertama kali.
Tak ada obrolan lagi, yang terdengar hanya suara saling sahutan yang bersisi desahaaaaan manja dari keduanya.
Satu jam berlalu..
Lucas dan Erni mengakhiri permainan nya dengan mandi di bawah guyuran shower, setelah selesai keduanya pun langsung keluar dan memakai pakaian nya.
Di kamar kembali keduanya saling diam, dan entah apa yang mereka pikirkan saat ini yang jelas keduanya sama-sama merasa nyaman di saat bercinta saja, sedangkan untuk yang lainnya keduanya masih belum yakin dan masih ingin mencoba.
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏
__ADS_1