Pengantin Bayaran Tuan Galak

Pengantin Bayaran Tuan Galak
Bertemu wanita cantik


__ADS_3

Dua bulan berlalu..


Hubungan Erni dan Lucas semakin lengket, bahkan keduanya tak sungkan memperlihatkan kemesraan nya pada orang lain.


"Nanti akan ada yang menjemput ingat jangan menor dan pakai baju seksi" kata Lucas mewanti-wanti.


"Iya bawel, aku pasti akan memakai riasan dan baju yang sopan" balas Erni cepat.


"Kamu terpaksa?" tanya Lucas melirik istrinya.


Erni menggeleng pelan.


"Aku akan melakukan nya untuk membuat diriku aman" balas Erni.


Aman?


"Aman apa?" tanya Lucas lagi.


"Aman dari godaan pria, secara aku kan cantik" sahut Erni sambil tertawa.


Lucas yang mendengar itu gemas dan memencet hidung istrinya yang sudah mulai bertingkah.


"Jangan di pencet nanti hidung nya pesek" kata Erni manyun.


Dan membuat Lucas semakin gemas lalu memanggut bibir yang sedang manyun itu.


Hemph..


Lucas mencium bibir sang istri dan keduanya berciuman cukup lama.


Dan setelah selesai keduanya berciuman Erni manyun lagi, Lucas melihat itu kembali mendekatkan dirinya dengan sang istri tapi langsung di tahan oleh tangan Erni.


"Udah sana berangkat nanti telat" kata Erni yang sudah tidak mau di cium.


"Kamu mengusir ku?" tanya Lucas tak terima.


"Bukan ngusir tapi__" ucap Erni terpotong.


Lagi dan lagi bibir Erni di bungkam dengan ciuman, dan Lucas si pelaku nampak senang telah berhasil memperdaya sang istri.


Cup..

__ADS_1


"Aku berangkat" kata Lucas sambil tersnyum penuh kemenangan.


"Hem hati-hati" balas Erni menutupi bibirnya dengan telapak tangan nya.


Dan tentu saja melihat hal itu membuat Lucas tertawa gemas, lalu mengacak gemas rambut sang istri.


Erni yang rambut basahnya di acak-acak jelas semakin kesal, dan menatap sebal pada pelakunya yang sudah masuk ke dalam mobil.


"I love you" kata Lucas masih ingin bermain drama dengan istrinya.


"Love You too" balas Erni dengan wajah sebal nya.


Lalu Erni buru-buru masuk ke dalam rumah, dan bersembun'yi di balik pintu.


Erni mengintip dari jendela dan melihat Lucas yang masih tertawa, lalu setelah beberapa menit berlalu mobil Lucas pun akhirnya keluar dari pagar rumah nya.


"Hufh.. dasar mesum" gerutu Erni kesal.


Lebih tepatnya kesal tapi senang, dia suka sikap Lucas yang sekarang yang tak kaku dan lebih ceria.


Saat akan kembali ke kamar nya Erni melihat bibi yang sedang bersih-bersih.


"Bi nanti tolong tulisin yang udah habis ya, aku mau keluar sekalian belanja bulanan soalnya" jelas Erni.


.


.


Siang nya Erni pergi keluar untuk belanja bulanan, kini Erni sudah berada di pusat perbelanjaan dan Erni yang sendirian mengambil troli agar dia tidak kerepotan membawa barang nya.


Dengan catatan yang di berikan bibi Erni pun tidak akan membeli hal yang tidak penting, dia membeli yang sudah habis dan tinggal sedikit saja.


Saat sedang mendorong troli Erni yang melihat tulisan bibi yang seperti dokter itu terlalu fokus membaca, dan dia tidak melihat ke depan nya hingga..


Ahk


"Sakit" ringis seorang wanita.


Erni yang mendengar suara langsung menurunkan pandangan nya dan melihat ke bawah.


"Astaga" Erni buru-buru membantu wanita yang dia tabrak itu.

__ADS_1


"Maaf mbak, saya terlalu fokus baca tulisan yang susah di baca sehingga nggak fokus lihat ke depan, sekali lagi maaf ya mbak" ucap Erni meminta maaf.


Wanita yang di tabrak Erni itu kaki nya seperti keseleo, Erni yang melihat itu langsung berjongkok.


"Ini keseleo harus segera di obati, ayo cari tempat duduk mbak. saya pijat" lanjut Erni.


Wanita bermata sipit itu diam sebentar lalu karena tak kuat berjalan dia pun akhirnya menuruti apa yang Erni katakan.


"Pelan-pelan" kata wanita itu.


"Iya mbak, sekali lagi maaf ya" balas Erni.


Lalu dengan memakai body lotion Erni mulai memijat kaki wanita yang dia tabrak dengan troli itu.


"Coba gerakan mbak" titah Erni.


"Hem"


Wanita itu mulai menggerakan kakinya, dan benar saja sekarang kakinya tak sesakit tadi.


"Wah, kamu hebat" puji wanita cantik itu.


"Makasih" balas Erni tersenyum.


"Aku Lee Hara, panggil Lee saja" ucap wanita itu memperkenalkan dirinya.


Erni menerima uluran tangan itu..


"Aku Erni mbak" balas Erni tersenyum.


"Senang berkenalan dengan kamu, Er" sahut Lee tersenyum.


"Aku juga, sekali lagi minta maaf ya" balas Erni lagi.


Lalu keduanya belanja bersama, hingga Lee Hara pergi duluan meninggalkan Erni yang nampak masih melihat ke mobil wanita cantik itu.


"Enak ya jadi keturunan korea, matanya sipit banget" gumam Erni merasa senang bisa berkenalan dengan wanita secantik Lee Hara.


Dan setelah itu Erni pun langsung membayar ke kasir, lalu memilih pulang karena dia harus bersiap-siap ke acara pernikahan salah satu teman Lucas.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏


__ADS_2