Pengantin Bayaran Tuan Galak

Pengantin Bayaran Tuan Galak
Gombalan Lucas


__ADS_3

Malam nya setelah makan malam ibu Eva yang di desak oleh sang suami itu langsung menanyakan masalah perbaikan rumah nya.


"Untuk rumah sudah beres, tinggal di tempati" balas Lucas.


Apa!


"Bagaimana bisa? kita baru meninggalkan rumah 7 jam" kata ibu Eva kaget.


"Memang nya siapa yang bilang rumah akan di perbaiki, aku sudah membeli rumah di kampung ini" kata Lucas lagi.


Apa!


Kembali ibu Eva dan pak Juned di buat kaget dengan ucapan menantu nya.


"Rumah yang mana?" kompak keduanya itu.


Erni yang melihat ibu dan bapak tirinya yang hanya membahas masalah rumah itu hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar, ibunya benar-benar matre.


Lucas pun menjelaskan jika dia sudah membeli rumah tiga tingkat untuk mertuanya, menurut nya membuat rumah akan membutuhkan waktu yang lama sedangkan Lucas tak akan tinggal lama di sini karena dia ingin langsung honeymoon.


"Kamu memang mantu ibu terhebat, makasih ya nak" ibu Eva bertingkah seolah ibu mertuanya yang ramah.


Lucas tak menjawab, dia melirik istrinya yang raut wajah nya nampak seperti orang pusing.


"Ini kunci nya, besok pagi-pagi sekali aku dan Erni akan kembali ke kota" jelas Lucas.


"Kenapa cepat banget? nggak mau tinggal dulu di rumah ibu?" tanya Ibu Eva.


"Iya, padahal tinggal dulu di rumah bapak sehari saja" timpal Pak Juned so baik.


Padahal dalam hatinya dia ingin Lucas memberikan nya uang untuk modal judi lagi.

__ADS_1


Dan Lucas sudah tau arah pembicaraan ini akan merepet ke arah uang lagi, Lucas memberikan satu kunci lagi pada ibu Eva.


"Apa ini?" tanya ibu Eva.


"Itu kunci toko sembako, di depan rumah juga ada toko sembako dan itu bisa untuk kehidupan kalian ke depan nya" jelas Lucas lagi.


Ibu Eva dan pak Juned saling melirik, keduanya jelas senang untuk masalah toko, tapi tetap saja uang yang utama.


"Begini nak Lucas, bapak kan masih punya hutang sama teman bapak, kemarin saja TV di rumah di bawa karena bapak nggak bisa bayar dan dia sekarang pasti akan menagih kembali" pak Juned mulai mencari simpati menantunya.


Tapi siapa perduli Lucas bahkan acuh dan dengan enteng nya berkata..


"Itu hutang bapak kan? kenapa harus mengadu padaku bayar saja sendiri. bapak kan sehat masih bisa kerja kan?" balas Lucas dengan kata-katanya yang sengaja di tegaskan.


Dan sontak jawaban tak memuaskan itu membuat pak Juned kesal dan dia hanya bisa menahan amarahnya karena tangan nya di pegang istrinya.


Ibu Eva yang tak mau kehilangan pundi-pundi uang nya itu mencoba menenangkan sang suami, menurutnya mereka tak boleh terlalu keras pada Erni ataupun Lucas karena itu akan membuat mereka kehilangan sumber uang nya.


"Kalau begitu bapak dan ibu pergi ke kamar dulu, selamat istirahat ya" ucap ibu Eva sambil menarik tangan sang suami agar mau ikut dengan nya.


"Pasti mahal" kata Erni merasa malu dengan sikap orang tuanya.


Bahkan setelah apa yang Lucas beri yaitu rumah dan toko sembako, bisa-bisa nya bapak nya masih meminta untuk di bayari hutang-hutang nya, yang Erni yakini itu hanya alibi bapak tirinya untuk mendapatkan modal untuk judi lagi.


"Tidak mahal jika untuk mu" balas Lucas menggombal.


Erni diam lalu melirik Lucas dengan pandangan yang tak bisa di artikan.


"Makasih" ucap Erni yang tidak ada lagi yang bisa dia ungkapan.


Apa yang di lakukan Lucas benar-benar di luar ekspetasi nya, dia tak menyangka jika Lucas akan sebaik ini pada keluarga nya.

__ADS_1


"Sama-sama, apapun untuk mu" balas Lucas lagi.


Dan membuat Erni tersenyum, Lucas menarik Erni ke samping nya dan mencium pipi Erni.


Keduanya tak mengatakan apapun, baik Erni atau pun Lucas sama-sama diam hingga akhirnya..


"Ayo ke kamar" ajak Erni.


"Apa kau mau memberikan ku hadiah?" tanya Lucas menaikkan sebelah alisnya ke atas.


Erni tersenyum dan menggeleng pelan.


"Tidak ada yang setara dengan apa yang kamu berikan pada keluarga ku" jelasnya sambil berdiri.


Lucas ikut berdiri dan saat Erni akan berjalan tiba-tiba tubuh Erni di angkat oleh Lucas yang membuat Erni kaget.


Lucas berjalan ke arah kamarnya dengan Erni yang masih di pelukan nya, dan sesampainya di kamar Lucas langsung menidurkan Erni di ranjang lalu mengunci pintu guna tak ada yang mengganggu mereka.


Erni melihat Lucas yang berjalan mendekatinya tersenyum, sudah siap memberikan pelayan yang akan membuat suaminya senang, sekalipun dia selalu merasakan sakit karena mereka baru beberapa kali melakukannya.


"Uang memang tidak setara dengan mu, karena kamu terlalu mahal" ucap Lucas sambil mencium pipi Erni.


Erni tersipu malu mendengar gombalan Lucas lagi, dia akan membicarakan perbuatan Lucas yang sangat drastis ini pada mertuanya, dan Erni yakin ibu mertuanya pasti sangat happy jika tau Lucas yang sekarang.


Lucas mendapatkan wajahnya ke wajah Erni, dan Erni yang sudah siap itu manyun menyambut ciuman suaminya.


Tapi apa yang di lakukan Erni itu justru membuat Lucas tertawa karena gemas, lalu berakhir memberikan ciuman seperti yang Erni bayangkan.


Keduanya larut akan percikan percintaan panas yang mereka buat, hingga akhirnya Erni dan Lucas yang sudah sama-sama tidak tahan memilih langsung bermain ke intinya, yaitu melanjutkan percintaan ranjang keduanya.


🌹

__ADS_1


Skip.. (puasa)😁


Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗


__ADS_2