Pengantin Bayaran Tuan Galak

Pengantin Bayaran Tuan Galak
Masa lalu #1


__ADS_3

"Dia, dia mantan kekasih ku yang aku hancurkan masa depan nya" ucap Lucas dengan wajah bersalah nya.


Apa!


Erni nampak terkejut saat tau wanita yang tadi siang berkenalan dengan nya adalah mantan kekasih sang suami.


Selama perjalanan Erni nampak berpikir, dia terus berpikir hingga akhirnya pusing sendiri.


Erni melirik suaminya yang nampak masih kepikiran dengan pertemuan tak sengaja mereka tadi, dia yakin Lucas pasti memikirkan Lee Hara.


"Em dia cantik" ucap Erni tiba-tiba.


"Ya, kamu juga cantik" balas Lucas tanpa melirik.


"Apa aku boleh tau apa yang terjadi di masa lalu antara kalian?" tanya Erni ragu.


Citt!


Lucas seketika menghentikan mobilnya mendadak, di liriknya Erni yang nampak memegang dada nya karena kaget dengan apa yang Lucas lakukan.


"Untuk apa?" tanya Lucas nada bicaranya dingin.


"Tidak usah di jawab, aku hanya asal bertanya" jelas Erni.


Entah kenapa Erni merasa takut apalagi nada bicara suaminya sudah berbeda sejak tadi.


Huh..


Lucas menghembuskan nafasnya kasar, lalu melirik Erni.


"Tidak ada lagi yang harus di ceritakan, ceritaku dan Lee sudah selesai dengan di penjara nya aku dan pergi nya bayi kita yang membuat dia begitu membenci ku" ucap Lucas dengan perasaan sedihnya.


"Maaf" kata Erni merasa bersalah karena membuat suaminya mengingat masa lalu tak menyenangkan itu.


"Hem, menurut mu apa ada maaf untuk ku?" tanya Lucas menatap sang istri.


"Maaf dari mbak Lee?" tanya balik Erni.


Dan Lucas mengangguk sebagai jawaban.

__ADS_1


"Seperti nya ada, hanya saja mungkin akan sedikit sulit" lanjut Erni cepat.


Lucas diam, dia bahkan tak berani meminta maaf untuk apa yang dia lakukan dulu.


Lucas yang dulu terlalu takut akan masa depan nya hancur jika memiliki anak, dan pada akhirnya dia dan Lee Hara pergi ke tempag praktek abal-abal.


Dan hal itu malah berakhir dengan penyesalan seumur hidupnya karena bukan hanya membuat nyawa anak nya hilang, tapi karena ide nya itu Lee Hara juga hampir meninggal karena kehilangan banyak darah.


"Jika kamu benar-benar menyesal dan bersungguh-sungguh meminta maaf aku yakin mbak Lee akan memaafkan" Erni kembali bersuara.


"Bagaimana kalau tidak?" tanya Lucas.


"Mungkin Tuhan belum mengijinkan nya, dan aku yakin Tuhan akan membuat mbak Lee bisa memaafkan mu" sahut Erni lagi.


Lucas kembali diam, lalu sedetik kemudian Lucas menelpon seseorang.


"Bantu aku mencari alamat rumah seseorang" ucap Lucas.


"Siapa tuan" tanya seseorang di sebrang telpon.


"Aku akan mengirimkan nama dan foto nya sekarang, dan aku mau mendapatkan hasilnya besok pagi" lanjut Lucas.


Dan setelah mengatakan Lucas pun mematikan panggilan nya sepihak.


.


.


Lucas juga mau meminta ijin menemui anaknya karena selama ini Lucas memang tidak pernah melihat lisan anaknya karena dia tidak mendapatkan ijin dari Lee Hara.


"Aku ragu, dia pasti tidak akan memaafkan ku" ucap Lucas yang sudah mau berangkat bekerja.


"Atau kamu temani aku saja?" lanjut Lucas lagi.


"Jangan, ini harus di selesaikan berdua" kata Erni tak mau ikut campur ke dalam masalah keduanya.


"Tapi dia pasti___" ucap Lucas terpotong.


"Coba dulu, baru berkomentar" jelas Erni yang membuat Lucas menghela nafasnya pelan.

__ADS_1


Lucas melirik istrinya dan tanpa mengatakan apa-apa Lucas langsung mengecup kening sang istri tercinta.


"Terimakasih" ucap Lucas mengecup kening Erni.


"Sama-sama, ayo ke bawah kita harus sarapan dulu agar tidak pingsan" balas Erni sambil menggandeng tangan sang suami.


Di meja makan seperti biasanya Lucas makan dengan di layani sang istri, Erni sekarang jarang masak karena dia sering bangun terlambat akibat begadang sampai larut malam bersama sang suami.


****


Siang nya Lucas yang sudah istirahat bekerja tidak makan siang, dia pergi ke rumah Lee Hara.


Sesampainya di halaman rumah mewah mantan kekasihnya Lucas langsung memencet bel dua kali.


Ceklek..


"Cari siap__" ucap Lee Hara terpotong karena melihat Lucas di ambang pintu.


Lucas!


"Lee"panggil Lucas.


" Untuk apa kamu kesini?" Lee Hara menutup pintu nya cepat dan keluar dari rumah nya.


Lucas melihat wajah tak suka Lee Hara akan kedatangan nya, ya dia paham Lee Hara pasti tak mudah melupakan masa lalu mereka yang buruk.


"Aku mau minta maaf Lee, aku mohon maafkan aku karena aku sudah membuat mu melakukan hal itu" ucap Lucas dengan wajah merasa bersalahnya.


"Minta maaf, bukan kah kamu happy jika anak kita tiada, itukan yang kamu mau melanjutkan study dan tak mau bertanggung jawab, brengs*k!" ketus Lee Hara dingin.


Masih ingat dalam ingatan nya, saat laki-laki yang dia anggap sangat mencintai nya itu malah mengecewakan nya.


"Lee, aku mohon gugur kan ka*dungan mu jika kamu masih mau bersamaku"


Kata-kata itu akan Lee ingat sampai kapanpun, betapa bodohnya dia yang mau saja di perdaya atas nama cinta.


Lee akui jika semua itu tak akan terjadi jika dia setuju, tapi dia sempat merengek menangis meminta tidak melakukan nya di detik-detik wanita iblis itu melakukan prakteknya, dan tanggapan Lucas hanya diam mematung seperti orang bodoh yang membuat dia kecewa dan benci di saat bersamaan.


"Kau sama jahatnya dengan iblis itu Lucas!" lanjut Lee Hara menangis mengingat masa lalu.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya ❤🤗🙏


__ADS_2