
Di ranjang Erni melirik suaminya yang sedang tertidur lelap setelah mendapatkan jatah yang double darinya.
Senyuman terukir di wajahnya melihat wajah tampan suaminya, lalu matanya beralih menatap cincin permata biru yang sangat cantik di jari nya.
"Sangat cantik" gumam nya sambil tersenyum.
Erni tidak bisa tidur setelah permainan ranjang mereka selesai, saat ini Erni sedang terbuai dengan sikap manis suaminya.
"Apa dia bersikap manis karena mencintai ku? tapi kenapa tidak ada kata cinta setiap kita bermain ranjang" lanjut Erni heran.
Sekali lagi Erni melirik Lucas lagi, tangan nya juga terulur untuk mengusap wajah Lucas yang sangat tampan itu.
Hingga..
Grebb..
Erni di tarik dan di bawa ke pelukan nya oleh Lucas.
"Jangan bicara terus, temani aku tidur" kata Lucas berbisik.
"Jadi dari tadi kamu mendengarkan suara ku?" tanya Erni malu.
Dan Lucas menggangguk saja sebagai jawaban, lalu memanggut bibir Erni dengan lembut.
Hemph..
Keduanya berciuman untuk kesekian kalinya, lalu Lucas melepaskan ciuman nya dan menatap wajah cantik sang istri.
"I love you" ucap Lucas tiba-tiba.
Hah?
"Apa aku mimpi?" batin Erni tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.
"Hey jawab" Lucas memencet hidung Erni.
Dan membuat Erni kembali tersadar dari lamunan nya, dia menatap wajah yang begitu sangat dekat dengan nya.
"Apa tidak terlalu cepat?" tanya Erni.
"Tidak jika cinta itu benar-benar datang pada waktunya" balas Lucas.
"Jadi kamu sudah mencintai ku? kapan?" tanya Erni semakin kaget.
__ADS_1
Lucas diam, lalu tangan nya mengusap pipi Erni dan jatuh ke bibir Erni yang saat ini dia elus pelan dengan jarinya.
"Sejak pertama kita bertemu" balas Lucas.
"Apa!" Erni melotot saking kagetnya.
Lalu jika Lucas menyukai nya bahkan jatuh cinta pada pandangan pertama padanya saat itu, terus untuk apa sikap galak nya itu?.
Erni benar-benar tak habis pikir dengan pemikiran Lucas yang menurutnya sangat aneh.
"Jadi sikap galak mu itu?" tanya Erni ambigu.
"Itu untuk menutupi rasa kesal ku di jodohkan, jika aku tidak suka aku bisa saja menceraikan mu saat itu juga tapi tidak aku lakukan karena kamu cantik, meski sedikit butuh polesan" jelas Lucas lagi.
Erni memukul tangan suami nya, bingung harus berkata apa karena dia hanya kesal dengan pernyataan dari sang suami.
Lalu Erni bangkit dari ranjang dan langsung memakai piyama tidur nya.
"Aku butuh jawaban" lanjut Lucas.
"Kamu tau apa jawaban nya" balas Erni keluar dari kamar.
Dan Lucas yang melihat itu langsung mengikuti kemana Erni pergi, hingga..
Grepp..
"Lepasin dulu, aku mau makan" kata Erni mencoba melepaskan diri.
"Jawaban nya dulu" balas Lucas kekeh.
Huh..
Erni menatap wajah tampan suami nya, mustahil jika dia bilang dia tidak menyukai Lucas bahkan tak cinta pada suami nya.
Karena jawaban nya sudah pasti iya, dia mencintai Lucas karena wajah tampan nya, mungkin itu awalan untuk dia mencintai seorang Lucas.
"Hey, jangan bengong" Lucas mencubit hidung Erni membuat Erni manyun.
"Sakit tau" sahut Erni kesal.
"Jangan mengalihkan topik pembicaraan, jawaban nya apa?" balas Lucas yang masih ingin mendapatkan jawaban.
Erni menghembuskan nafasnya kasar laku..
__ADS_1
"Aku juga mencintaimu" ucap Erni akhirnya.
"Sejak kapan?" tanya Lucas.
"Mungkin sejak kita foto prewedding, di saat itu aku merasa menjadi princess dan kamu pengeran berkuda nya" jelas Erni apa adanya.
Dan jawaban itu langsung membuat dia mendapatkan ciuman dari sang suami, hingga Erni yang mulai jengah pun melepaskan dirinya dan memilih pergi ke dapur.
Lucas tersenyum setelah tau cinta nya terbalas, dia berbalik dan di saat bersamaan juga Lucas melihat Neneng.
"Mau kopi Mas?" tawar Neneng ramah.
"Tidak" balas Lucas dingin dan ketus.
"Kalau pisang goreng dan ubi goreng nya mau mas?" tanya Neneng lagi.
Tapi alih-alih di jawab Lucas yang tak suka dengan cara Neneng menatap nya pun memilih berlalu pergi ke kamar nya.
Neneng menatap kesal dengan Lucas yang sudah pergi dan tak menghiraukan nya yang sudah dandan, jangan lupakan jika Neneng sekarang juga memakai dress yang cantik dan cerah juga make up yang cantik maksimal.
"Aneh, apa yang kurang coba padahal pak Asep yang sudah tua saja tadi keliatan nya ngiler liat bokoong gede aku" gumam Neneng heran dengan Lucas yang tidak tertarik padanya.
Dan di saat Neneng sedang berpikir akan apa yang membuat Lucas tak mah melirik nya di saat itu juga Erni datang dengan membawa jus jeruk.
"Kamu tau nggak Neng kenapa Lucas nggak tertarik sama kamu?" ucap Erni yang membuat Neneng kaget.
"Er aku.." ucap Neneng terpotong.
"Udah santai aja, kalau kamu bukan teman aku yang dulu suka kasih pinjam pensil aku nggak akan bisa diam loh neng" lanjut Erni sambil melirik Neneng
"Maaf Er, aku hanya mau terlepas dari kampung saja" ujar Neneng sambil menunduk.
"Bukan keluar dari kampung tapi kamu mau cari yang kaya Lucas kan? boleh saja tapi jangan suami aku karena aku tidak akan membiarkan siapapun merusak kebahagiaan ku" jelas Erni tegas.
Erni berjalan melewati Neneng tapi baru dua langkah dia menghentikan langkah nya lagi.
"Dan untuk pertanyaan mu tadi apa yang lebih menarik dariku, kamu bisa merasakan nya sendiri seperti apa sikap ku sehari-hari, Tuhan memberikan Lucas untuk membahagiakan ku, dan kamu itu cantik Neng, pasti kamu bisa mendapatkan pria yang lebih baik dari suami ku, aku yakin" lanjut Erni, lalu pergi meninggalkan Neneng yang tersadar dengan apa yang dia lakukan.
Neneng langsung pergi ke kamar nya, dia menyesal karena dua kali berniat merebut kebahagiaan Erni.
Sedangkan di dalam kamar Erni meminta untuk segera pulang, dia memiliki ketakutan Lucas di jerat Neneng karena menurut Erni Neneng cantik apalagi dengan lesung pipi nya.
Lucas yang sebelumnya ingin tambah satu hari lagi pun tak bisa mengabaikan permintaan sang istri, keduanya pun langsung pulang setelah makan malam dan memilih menginap di hotel.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗