Pengantin Bayaran Tuan Galak

Pengantin Bayaran Tuan Galak
Jalan di pantai


__ADS_3

Lucas dan Erni masih berada di hotel, lebih tepatnya hotel yang mewah karena jaraknya memang tak jauh dari kampung Erni.


Kini kedua nya akan pergi ke pantai, Erni merekomendasikan pantai yang sangat bagus di kotanya.


"Biar aku saja" kata Lucas mengambil koper yang di tarik sang istri.


"Baik" balas Erni sambil tersenyum.


Lalu keduanya langsung keluar dari hotel dan masuk ke dalam mobil nya.


Lucas mulai mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang, sepanjang perjalanan keduanya tak banyak mengobrol hingga akhirnya mobil mereka sampai di pantai.


"Kita cari hotel lagi di dekat sini" ucap Lucas.


"Bagaimana kalau penginapan saja, di dekat sini katanya ada penginapan di pinggir pantai" balas Erni.


"Tapi harga nya sejuta permalam" lanjut Erni.


Membuat Lucas langsung melirik sang istri.


"Itu sangat murah" ujar Lucas enteng.


"Mahal, satu juta kalau di hotel bisa 3 atau empat malam" kata Erni lagi.


"Ya hotel yang fasilitas nya biasa, tapi kalau hotel mewah kamu tau harga permalam nya berapa?" tanya Lucas.


Dan Erni menggelengkan kepala nya.


"Berapa?" tanya Erni penasaran.


"3 juta, ada juga yang permalam nya 5 sampai 10 juta lebih" balas Lucas yang mencari penginapan yang di beritahu sang istri.


"Hah? itu harga nya nggak kira-kira banget, sebulan bisa dapat besar kalau sehari sampai 10 juta" Erni malah menghitung berapa penghasilan hotel.


Lucas yang melihat istrinya menghitung penghasilan hotel hanya bisa terkekeh pelan, dia mengacak rambut sang istri dengan gemas.


"Ih sayang diam dulu" kata Erni masih fokus menghitung.


Lalu Erni melirik Lucas dengan wajah yang sangat imut menurut Lucas.


"Kenapa?" tanya Lucas.


"Bisa ratusan juta ya, belum kalau misal sehari dapat 30 orang, bisa kaya mendadak pemilik hotel" Erni berkata dengan wajah polosnya.


Lucas tak bisa berkata-kata dia tertawa karena merasa sangat gemas dengan kelakuan istrinya itu.


Hingga..

__ADS_1


"Kamu nggak lulus SD tapi kenapa pintar ngitung?" tanya Lucas heran.


"Jangankan aku yang nggak lulus SD, yang sekolah aja pasti pintar kalau menyangkut masalah uang" sahut Erni yang sesuai realita.


"Mata duitan ya" Lucas kembali mengacak rambut sang istri.


Erni membenarkan rambut nya, lalu menatap sebal pada Lucas yang dua kali mengacak rambutnya.


"Awas nggak akan di kasih jatah" kesal Erni sebal.


"Siapa takut" balas Lucas tersenyum enteng.


Dan Erni yang sudah paham dengan senyuman enteng suaminya itu sudah bisa menduga apa yang di lakukan suaminya, apalagi kalau bukan memberikan beberapa rangsangan yang licik dan berakhir membuat Erni duluan yang merasa haus di sentuh.


.


.


Erni dan Lucas sudah mendapatkan penginapan, setelah itu keduanya langsung pergi ke pantai untuk jalan-jalan.


Keduanya saling bergandengan tangan, terlihat senyuman kebahagian di wajah Erni dan Lucas melihat itu.


"Sesederhana itu membuat kamu bahagia" ucap Lucas.


"Memangnya mau seperti apa cara membuat aku bahagia?" tanya Erni.


"Entahlah, tapi kamu wanita pertama yang membuat aku merasa jika bahagia itu sederhana" balas Lucas.


Lucas yang melihat itu hanya diam, dia melihat istrinya yang berlari layak nya anak kecil.


"Kenapa dia tidak mengejarku" gumam Erni heran.


Lucas masih berjalan mengikuti kemana Erni pergi, kebetulan di pantai saat ini sedang cukup ramai dan itu membuat Lucas yang anti sosial hanya diam sambil mengikuti kemana istrinya berlari.


Erni yang tidak di kejar pada akhirnya menghentikan lari nya dan berjalan dengan santai.


"Cape?" tanya Lucas melihat Erni yang bete.


"Tidak, kamu kenapa tidak mengejarku?" tanya Erni.


Lucas menaikan sebelah alisnya ke atas.


"Jadi mau di kejar?" tanya balik Lucas.


"Tau ahk, nyebelin" sahut Erni sawot.


Erni berjalan lebih cepat dan karena itu Lucas pun langsung mengejar Erni, tapi semakin di kejar Erni pun malah semakin jauh hingga..

__ADS_1


Ahk!


Erni jatuh setelah menubruk seseorang.


"Kamu tidak apa?" tanya sosok itu.


"Suaranya kaya nggak asing" gumam Erni, lalu Erni mengadahkan pandangan nya ke atas dan melihat sosok di depannya.


"Kak Ali" kaget Erni melihat pria yang dia kenal itu.


Lebih tepatnya pria yang pernah dia sukai karena Ali adalah pria yang sangat baik dan juga masuk ke dalam tipe nya.


"Ayo aku bantu" ucap Ali mengulurkan tangan nya.


Erni diam sebentar hingga dia pun akhirnya menerima uluran tangan itu.


"Makasih kak, maaf aku nggak fokus jalan nya jadi nabrak deh" ujar Erni tersenyum kikuk.


"Tidak apa, kamu kesini sama siapa?" tanya Ali yang tak melihat keberadaan Lucas.


Erni melihat kebelakang nya dan benar saja dia tidak melihat sosok suaminya, dan itu membuat nya bingung.


"Loh kemana dia, kenapa nggak kelihatan" batin Erni heran.


"Er" pangil Ali.


"Ehk iya kak, kenapa?" Erni melihat Ali tapi matanya tak fokus karena mencari sosok Lucas.


"Kamu ke sini sama siapa?" Ali mengulangi pertanyaan nya.


"Oh itu, sama suami aku" balas Erni cepat.


"Sekarang suami kamu kemana?" tanya Ali lagi.


"Nggak tau, tapi seperti nya masih di belakang tertinggal soalnya aku jalan nya cepat tadi" jelas Erni.


"Kalau gitu aku cari suamiku dulu ya kak, sekali lagi maaf ya" lanjut Erni lalu pergi.


Ali ingin mengejar Erni tapi seseorang memanggilnya yang membuat Ali akhirnya tidak jadi mengejar Erni dan kembali dengan teman-teman nya dari kota.


Sedangkan Erni dia yang mencari suaminya tak kunjung menemukan Lucas, Erni akhirnya memilih pulang ke penginapan dan benar saja dia melihat Lucas yang duduk dengan wajah tak bersahabat nya.


"Happy ketemuan dengan mantan?" suara Lucas terdengar seperti menyidir.


Hah?


"Mati aku"

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏


__ADS_2