Pengantin Bayaran Tuan Galak

Pengantin Bayaran Tuan Galak
Niatan honeymoon


__ADS_3

Malam nya Erni masih belum membicarakan masalah permintaan sang ibu, dia takut Lucas akan mengatainya matre jika dia mengatakan permintaan sang ibu.


"Kemarilah" ucap Lucas yang melihat Erni baru selesai melakukan rutinitas skincare nya.


Setelah menjadi istri Lucas Erni memang melakukan perawatan, dan dia memakai apa yang di anjurkan sang ibu mertua.


Erni berjalan mendekati Lucas, lalu duduk di samping Lucas.


"Ada apa?" tanya Erni.


"Tidak ada, aku hanya mau kamu duduk di sini" kata Lucas sambil menarik Erni agar lebih dekat lagi.


Dan jujur Erni merasa tak karuan saat berdekatan seperti ini, bagaimana pun Erni masih takut baper.


"Apa Mami sudah bilang kalau dia mau memberikan uang pada ibu mu?" tanya Lucas.


Hah?


"Kapan Mami bilang?" tanya Erni kaget.


"Mami bilang dia akan memberikan uang yang di minta ibu mu, Mereka meminta 400 juta untuk membuat rumah" jelas Lucas lagi.


Erni diam, ternyata ibunya bukan hanya meminta uang padanya, tapi juga meminta uang pada mertuanya.


"Ibu benar-benar keterlaluan" batin Erni merasa tak punya muka di depan keluarga suaminya.


Lucas melihat perubahan wajah Erni yang kaget dan terlihat sungkan, dia tau jika Erni tak tau apa-apa akan uang yang di minta mertuanya.


"Aku akan memberikan keluarga mu uang" ucap Lucas tiba-tiba.


"Tidak usah, nanti kebiasaan" kata Erni menolak.

__ADS_1


"Tidak apa, ini hanya satu kali lagi pula aku akan memberikan uang untuk membuat rumah seperti yang mereka minta" jelas Lucas lagi.


Erni menatap Lucas mencari kesungguhan di mata pria yang menjadi suaminya itu.


"Apa kamu tidak rugi kehilangan uang banyak?" tanya Erni menatap Lucas.


"Kenapa rugi, itu hanya sedikit bahkan tak ada apanya untuk ku" balas Lucas santai.


Erni sekali lagi diam, benar apa yang Lucas katakan uang yang menurutnya sangat banyak itu hanyalah recehan di mata suaminya yang kaya raya.


"Besok kita akan mengunjungi keluarga mu di kampung" lanjut Lucas.


Dan mendengar ucapan Lucas kali ini Erni sangat kaget, sekali lagi dia menatap Lucas mencari kebenaran di sana.


"Apa itu tidak merepotkan?" tanya Erni tak mau membuat suaminya susah dan kelelahan.


"Bukan kah itu lebih baik dari pada memberikan uang pada ibu dan bapak tiri mu yang penjudi itu? setidaknya dengan adanya kita ke sana mereka tak akan bisa memakai uang nya untuk kepentingan lain" jelas Lucas sambil melirik Erni.


Erni menatap Lucas penuh kekaguman, hingga dia mendengar suara Lucas di telinga nya..


"Semuanya tidak gratis, aku akan melakukan nya dengan satu syarat layani aku dengan baik" bisik Lucas.


Blush..


Pipi Erni seketika memerah bak kepiting rebus.


Dia merasa panas karena mendengar syarat yang di berikan Lucas yaitu sesuatu berbau ranjang.


"Bagaimana?" tanya Lucas menatap Erni.


"Itu tak perlu di pinta, tanpa di pinta pun aku akan memberikan nya dengan senang hati" balas Erni pelan karena malu.

__ADS_1


Dan Lucas yang mendengar itu tersenyum, dia langsung mencium bibir Erni tanpa permisi.


Hemph..


Keduanya berciuman dengan lembut, hingga ciuman itu semakin menuntut dan Erni yang sudah merasakan rabaan tangan nakal Lucas dengan pasrah memberikan semua yang ada di tubuhnya untuk di nikmati sang suami.


Malam panas kali ini terasa lebih berbeda, Erni yang biasanya merasa agak terpaksa kini merasa bahagia karena melakukan kewajiban nya sebagai seorang istri.


.


.


Pagi harinya seperti biasanya Erni dan Lucas mandi bersama, entahlah tapii seperti nya Lucas akan candu mandi bersama Erni apalagi mereka selalu menyempatkan untuk bercinta di bawah guyuran shower.


Dan untuk semantara Lucas merasa permainan di bawah guyuran shower dan bermain di bathub dengan gaya Doggy Styel adalah favorit nya.


"Kita berangkat kapan?" tanya Erni yang sedang menyisiri rambutnya.


"Nanti, setelah kita sarapan" balas Lucas yang sedang melihat pekerjaan nya.


Erni mendengar itu entah kenapa merasa happy, sekalipun di kampung tidak ada kenangan yang indah dan hanya ada kenangan dimana dia harus banting tulang untuk mencari uang demi sesuap nasi, tapi setidaknya di kampung nya Erni punya teman dan tetangga yang baik-baik padanya.


Lucas melihat Erni yang terlihat lebih semangat, entah kenapa melihat Erni yang seperti itu membuat Lucas merasa senang.


"Dia terlihat sangat cantik saat tersenyum seperti itu, ya kecantikan nya bertambah" batin Lucas melihat Erni yang sedang memakai riasan sederhana nya.


Sebenarnya Maminya memintanya untuk menyuruh seseorang ke sana, tapi Lucas merasa mungkin dia dan Erni bisa sekalian berlibur mengingat Lucas dan Erni belum melakukan honeymoon kemanapun setelah mereka menikah.


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2