
Sudah hampir malam Shinta khawatir dengan Andre yang tak kunjung pulang. Sudah Ia telpon berkali-kali tapi tidak diangkat, Shinta memiliki firasat seperti Andre sedang menemui Hana. Sudah mengetahui fakta itu lantas untuk apa Shinta menunggunya sampai hampir tengah malam seperti ini, pasti Andre akan menginap disana bersama dengan Hana.
Karena belakangan ini ia selalu bersama Andre, ia sempat melupakan fakta bahwa Andre bukan miliknya saja, tetapi karena hal ini pula saat memikirkan Andre sedang bersama Hana ia sempat merasakan dalam hatinya rasa yang sangat asing. Tiba-tiba ia memikirkan apakah Andre dan Hana akan tidur bersama ? Apakah Andre dan Hana akan menghabiskan waktu berdua ? Apakah Andre ketika bersama Hana akan melupakan Shinta ?
Ketakutan untuk kehilangan Andrenya membuat Shinta khawatir, karena sekarang ia sudah terbuka mengenai perasaannya membuat Shinta lebih ingin mengambil haknya sebagai istri dari Andre. Mungkin itu juga alasan Shinta secara tidak sadar menunggu Andre sampe selarut ini berharap suaminya akan tetap tidur disebelahnya daripada tidur disebelah orang lain.
Tetapi harapannya tidak terjadi, Andre tidak pulang. Shinta merasa sangat kecewa pada Andre dan terlebih pada dirinya sendiri karena bisa-bisanya ia mengharap lebih pada Andre. Hari ini ia masih harus pergi ke kampus. Agak sepi karena ia sudah terbiasa dengan adanya Andre dan biasanya dirinya yang selalu cerewet untuk mengantarkannya ke kampus padahal Shinta sudah sangat sering menolaknya.
Hari ini berbeda, ia harus pergi menggunakan ojek online. Sampainya di kampus tak sengaja Ikmal melihatnya.
“Kenapa dia membiarkan Lo pergi dengan ojek ?” tanya Ikmal yang tiba-tiba menghampirinya.
Shinta dengan sedikit kesal menjawab, “Sedang bersama istri pertamanya.”
__ADS_1
“Sebenarnya apa yang ada di pikiran Lo!” bentak Ikmal.
Shinta sempat terkejut, ia menatap Ikmal dengan penuh tanya.
“Kenapa Lo ngebentak gue!”
Ikmal tak menjawab dan langsung pergi karena sangat kesal. Ia sangat kesal karena Andre tidak menjaga Shinta dengan baik ketika dirinya sanggup menjaga Shinta lebih baik dari Andre.
****
“Lo perlu gue anter ?” tanya Ve.
Shinta langsung menggelengkan kepala.
__ADS_1
“Ya udah, Lo bisa pulang sendiri beneran kan ?” tanya Ve lagi.
Shinta mengangguk dengan yakin, “Iya Ve. Jangan terlalu khawatir!”
Ve mengangguk.
Di depan gerbang, Shinta sedang menunggu ojek online nya yang sudah ia pesan. Di samping itu ia masih berusaha untuk menghubungi Andre karena Andre telah berjanji untuk menemaninya pergi ke dokter kandungan bulan ini.
Dan hasilnya nihil, Andre tidak ada kabar. Shinta sedikit kecewa karena seharusnya walaupun ia bersama dengan Hana, ia harus memberinya kabar agar ia tahu bahwa dirinya belum kehilangan suaminya.
“Shinta!” seseorang memanggil Shinta.
Shinta yang masih sibuk memikirkan Andre langsung berharap yang memanggilnya itu Andre tetapi saat ia menengok ternyata yang memanggilnya adalah driver ojek online yang ia pesan tadi.
__ADS_1
Shinta sangat kecewa karena dirinya sempat berharap.
Bersambung~