
”Sebesar apapun rasa cinta dan pengorbananku untuknya takkan pernah ternilai olehnya yang sedang di budakkan oleh cinta yang begitu besar.”
Meninggalkan bang Nijar sendirian di ruangan. Aku hanya ingin membuatnya sadar dan menentukan pilihannya menikahinya atau meninggalkannya.
Walau di lubuk hati ku yang terdalam aku berharap dia tak ingin menikahinya, dengan begitu bang Nijar akan terbebas dari dendamnya Henna.
Aku tak sedikit pun mendengar suaranya, ku intip di balik pintu kamar. Ternyata bang Nijar sudah tak ada di rumah, apa dia keluar ?
___
Terdengar suara langkah kaki masuk ke rumah.
"Nabilaa..."
"Nabilaaa.. "
Panggil nya padaku berkali-kali, sontak saja aku terperangah kaget karena aku ketiduran.
"Aku telah memutuskan semuanya Nabila. "
Bang Nijar memapahku untuk duduk di kursi.
"Nabila dengan ini saya nyatakan Aku akan menceraikan mu . "Ucapnya tanpa ada beban sedikit pun.
Seketika air mataku menetes, mendengarkan ucapan talak yang telah di lontarkan bang Nijar, keputusan dia yang begitu sangat cepat mengambil langkah ini. Bagai tertusuk beribu duri dan jarum.
"Kamu menceraikan ku bang? "
"Iya Nabila aku Talak tiga kamu, aku akan kembali kan kamu pada orang tuamu. "
"Apa ini pilihanmu bang? "Aku memastikan sekali lagi.
"Iya Nabila aku memilih untuk hidup bersama Henna cinta pertamaku. Maafkan atas pilihanku aku tak sanggup dan tak mampu jika harus berpoligami.Aku takut nantinya bersikapa zhalim padamu karena aku terlalu begitu mencintai Henna. "
"Terima kasih atas keputusan yang telah kamu berikan padaku Bang, aku do'akan semoga rumah tangga kalian berdua kelak sakinnah mawwadah warrohmah. "
"Saya yang seharusnya berterima kasih pada mu Nabila,"
Aku tak dapat membendung lagi air mataku, kepedihan rasa sakit yang aku rasakan, ketika pilihan yang aku berikan padamu, dan kamu lebih memilih menjatuhkan talak padaku. Padahal jika kamu tau mas, ada banyak alasan aku untuk mempertahankanmu, namun apalah dayaku tak dapat melakukannya.
Sekarang aku harus belajar ikhlas dan merelakan engkau bersamanya , walaupun jauh di hatiku akan aku terus menyimpan namamu. Meninggalkan dia sendiri, aku masuk ke kamar ku mengunci sendirian dan menangis sejadi-jadi nya apa yang harus aku katakan pada orang tuaku besok tentang perpisahan ku ini dengan. bang Nijar.
__ADS_1
Kutulis sebuah surat untuk bang Nijar sebagai pesan terakhirku untuknya.
__
Keesokan harinya aku telah membereskan semua pakaianku, meninggalkan rumah yang telah membangunkan cinta di antara aku dan bang Nijar. Bang Nijar mengantarkan aku pulang kerumah, namun aku memintanta untuk berhenti. di jalan saja, karena aku tak mau ada pertengkaran ibu dan bang Nijar.
Walau aku tau tak ada satu orang ibu pun yang rela melihat anaknya terluka dan dikhianati oleh orang lain.
"Assalamualaikum buu.. "
"Wa'alaikum salam Bil,, kamu mau kemana nak,banyak banget bawa barangnya. "
Aku langsung menjatuhkan pelukanku pada ibu, menangis tiada hentinya,hanya pundak ibu lah yang mampu menenangkan hatiku.
"Kamu kenapa nak? Apa Nijar menyakitimu? "
"Buuu... "
"Bicara sama ibu nakk? "
"Buuu.. Bang Nijar telah menjatuhkan talak pada Nabila. "
Ibu kaget tak menyangka dengan apa yang aku ucapkan. Kulihat di sudut matanya menyimpan kesedihan.
"Mana dia sekarang,apa dia ada di luar? "
"Gak bu, aku menyuruhnya untuk menurunkan aku di jalan sana. "
"Astagfirulloh nak, memangnya apa yang kamu lakukan hingga membuatnya menceraikanmu? "
"Nabila tak melakukan apapun bu. Nabila hanya mengizinkan bang Nijar untuk berpoligami, namun nyatanya bang Nijar lebih memilih untuk menceraikan aku. "
"Apaa? Kamu menyuruhnya untuk berpoligami, pikiran macam apa Nabila yang kamu lakukan ini? "
"Karena bang Nijar mencintai perempuan lain bu, dan perempuan ibu mendatangiku bu. Meminta ijin padaku untuk memberikan restu. "
"Ya Alloh,, dosa apa yang telah di lakukan putriku hingga engkau memberi ujian ini. "ucap ibu sembari menangis.
" Buuu.. maafkan Nabilaa.. "
"Engga nak, kamu gak perlu meminta maaf pada ibu, justru ibu yang seharusnya meminta maaf padamu karena ibu kamu mengalaminya. Seharusnya dulu ibu dan bapa gak menjodohkanmu dengan dia. " ibu memelukku erat.
__ADS_1
"Buu.. ada apa ini ko banyak tas? " tanya bapa yang baru pulang dari sawah.
"Paakk... " aku memeluk bapa.
"Paaak,, aku telah menjadi milik bapa kembali putri mu telah kembali.. "
"Maksud kamu apa nakk? " tanya bapa dengan heran padaku.
"Aku akan selalu ada disini pak, aku akan selalu menemani bapa lagi kemanapun. "
Bapa memahami apa yang aku katakan, bapa langsung memelukku juga, air mata kedua orang tuaku yang sakit melihat anaknya terluka karena orang lain. Bapa begitu marah dan kecewa pada bang Nijar, kini kebencian terlihat jelas pada orang tuaku.
Satu bulan telah berlalu kabar mengejutkan ku saat ku tahu bang Nijar akan menikahi Henna, ternyata secepat itu kamu menikahinya, padahal masa iddah ku pun belum selesai, undangan ini ku dapat dari bang Hakim.
____
Beberapa bulan telah berlalu aku di kejutkan dengan kedatangan bang Nijar kerumah, kedatangannya yang membuat keluarga ku terkejut dia meminta ku untuk rujuk kembali.
Lantas semua itu telah memancing emosi keluarga ku lagi, ibu dan bapa tak terima dengan permintaan bang Nijar padaku. Bahkan aku sendiri pun begitu sangat terkejut mendengar ucapannya itu, baru beberapa bulan dia menikah dengan Henna meminta ku untuk rujuk kembali. Pria macam apa yang pantas aku sematkan pada banh Nijar?
Waktu semakin berlalu kini aku menjalani hidupku penuh dengan kebahagian, aku telah berhasil melupakan semuanya, hidup yang telah aku tata begitu rapih, terbuka dengan kehadiran bang Hakim yang berkali-kali datang kerumah.Risih, ya itu yang aku rasakan pertama kali di datangi terus-terusan oleh bang Hakim. Namun seiring berjalannya waktu bening cinta mulai datang dari ku untuknya .
"Assalamua'alaikuk dek Nabila? "ucapnya di hadapanku dan orang tuaku.
" Wa'alaikum salam warrohmatullohi wabarokatuh. "
"Bagaimana dek Nabila ,apakah engkau bersedia menjadi istri ku. Dengan segala kekurangan yang ada di diri abang? "
Aku melirik kearah ibu dan bapa, mereka berdua mengangguk.
"Sebelumnya Nabila meminta ma'af pada abang, jika selama abang datang kesini Nabipa tak pernah memberikan keputusan.Namun hari ini Nabila akan memutuskannya atas restu ibu dan bapa terutama ini di saksikan oleh sang maha pencipta langit dan bumi, Nabila menerima pinangan abangg. "
Alhamdulilllahh.
"Terima kasih karena dek Nabila telah berbesar hati menerima pinangan abang yang jauh dari kata mewah dan sempurna ini? "
"Tak perlu kemewahan yang abang berikan untukku, cukup abang berjanji atas nama Alloh dan orang tuaku, untuk tak mengkhianati cinta yang telah Nabila berikan pada abang saat ini. "
”seberat apapun ujian yang Alloh berikan untukmu tetaplah engkau bertahan dan kuat menghadapinya. Karena seberat apapun itu pasti Alloh akan menjanjikan kejutan yang begitu besar dan istimewa untukmu.Ujian ini mungkin berat untukku tapi belum tentu berat menurutnya.Bukankah Alloh tidak akan menguji seorang hamba di atas kemampuannya sendiri?”
”Bukankah, yang terbaik buat kita belum tentu baik di hadapan nya. Dan Bukankah,yang buruk menurut kita belum tentu buruk di hadapannya.”
__ADS_1
...Bersambung...