
Luki yang masih ragu akhirnya harus menceritakan ini semua pada sahabatnya Hakim.
"Sebenarnya kim, Caca itu bukanlah anak dari Nijar, melainkan putri nya Wildan. Aku dan Henna sengaja melakukan rencana ini agar Caca tak di benci oleh Nijar, kamu pasti tau kan kim bagaimana jika Nijar mengetahui ini semua dia pasti akan membenci Caca. "tutur Luki.
"Aku tak paham maksud mu, bagaimana bisa Henna mengandung anaknya Wildan? Bukankah kamu tidak mengenal wildan terlalu dekat sebelumnya? "
"Iya, aku dan Wildan memang tak kenal dekat dan kami pun tidak pernah bertegur sapa. Apalagi dulu aku begitu membenci suamiku sendiri Nijar, saat aku tahu bahwa aku sedang hamil,kebencian terbesarku atas jan*n yang ada di perutku bukanlah yang aku inginkan,rasanya itu sangat tidak mungkin karena apa karena aku memang benar-benar tak ingin memiliki anak dari Nijar. Aku yang selalu berusah menggunakan ob*at pencegah supaya tidak h*mil."Ucap Henna menjelaskan semuanya.
"Apa kamu dil*c*ehkan oleh Wildan? "
"Yaa, saat itu aku sedang berada di kamar namun tiba-tiba ada seorang pria yang masuk kekamar ku, awalnya aku mengira itu Nijar, namun saat aku bangun dia adalah Wildan. Wildan yang saat itu sangat cepat mengunci kamarku. Memaksa aku untuk melakukan nya.Aku yang sudah tak berdaya lagi untuk memberontak hanya bisa pasrah. "Henna yang masih trauma dengan kejadian itu akhinya menceritakan kepada Hakim.
"Lalu bagaimana bisa kamu yakin itu anaknya Wildan? Sedangkan Wildan melakukan itu hanya satu kali? "Tanya Hakim yang merasa heran.
" Dia tidak melakukan itu hanya sekali, dia selalu memaksa ku, bahkan dia selalu mengancam aku."
"Aku telah melalukam tes dna setelah Abisha lahir, aku hanya bisa meminta bantuan pada Luki. Karena saat itu orang yang pertama kali mengetahui kejadian itu Luki. "tuturnya lagi.
Hakim hanya bisa menyimak dan menafsirkan semuanya, karena hal ini begitu sangat sulit ia pahami, beberapa kejadian di tahun lalu itu sangat membuat dirinya pusing.
"Terus lu ki, waktu lu menyekap Wildan itu apa? " tanya Hakim.
"Gue tahu lu pasti akan tanyakan ini semua,asal lu tau kim.Saat gue bersama Henna berada di sebuah Penginapan 24 jam itu, itu semua hanyalah jebakan semata supaya Nijar bisa mengetahui siapa Wildan sebenarnya, namun ternyata dugaan gue salah, malah gue yang di sekap sama dia. Bahkan Wildan dengan sengaja memanipulasi semuanya. "
"Jadi selama ini lu itu hanyalah korban dari kejahatannya Wildan? "
"Gue tidak mengakui ini kejahatan nya dia, tapi gue akan selalu berusaha untuk melindungi Vira. "
"Apa hubungannya dengan Vira? "
"Karena gue yakin ini semua ada hubungannya dengan Wildan, Fitri dan juga pamannya berserta istrinya juga. "ujar Luki.
" Sejauh itu lu mengetahuinya ki? "
Hakim yang merasa ragu dengan semua ini, manakah yang harus ia percayai di antara kedua sahabatnya ini, karena Hakim tahu betul bagaimana polosnya Wildan .
"Gue juga tahu kalau lu sedang mencari bude kan? "
Hakim yang kaget dengan pertanyaannya Luki"Ko lu tau? "
"karena bude di bawa sama seorang perempuan yang mungkin itu adalah bibinya Nijar. "
"Gue bener-bener gak paham dengan yang lu berdua jelasin. Ma'af banget ki jika gue masih ragu sama semua ini. "
"Gue gak memaksa lu untuk percaya kim, tapi gue harap lu gak menceritakan semua ini pada Nijar, tentang kebenaran siapa sebenarnya Caca. "
Hakim menganggukan kepalanya.
****
__ADS_1
Sedangkan di rumah sakit Ibu, bapa dan juga Caca sudah menunggu harap cemas karena Nijar belum juga datang kesini.
Hingga keesokan harinya mereka sudah terbangun dari tidur nya Nijar pun belum ada datang kerumah sakit.
"Nek, papah kemana? "Tanya Caca.
" Mungkin papah kerjaannya lagi banyak nak, makanya gak sempat kesini. "dalih ibu nya Vira .
"Tapi ini sudah sangay terlalu lama nek, "
"Sabar ya nak."
"Caca lapar nek? "
Ibu dan bapa saling lempar pandang, karena mereka berdua sama sekali tak memegang uang sepeser pun.
"Kakek belikan dulu ya nak. " ucap nya semberi mengedipkan matanya pada ibu.
"Aku mau ayam goreng ke! " teriak Caca.
Bapak hanya tersenyum pada Caca.
Namun di lorong rumah sakit bapa tak sengaja berpapasan dengan Nabila dan suaminya mantan istri Nijar menantunya.
"Pak? Mau kemana? " tanya Hakim.
"Kita bawakan makanan untuk kalian, pasti Caca sudah sangat lapar kan? "
Bapa mengangguk.
"Tantee bidadarii.. Tante kesini lagi ya? " tanya Caca.
"Caca belum makankan? Ini tante bawakan kamu ayam goreng pasti kamu suka kan? "
"Horeeee!! "
Bapa, ibu dan Hakim tersenyum melihat senyum kebahagiaan dari Caca.
"Nijar mana bu? " tanya Hakim lagi.
"Gak tahu nak, semalam beliau pamit pergi karen ada urusan katanya, tapi sampe saat ini juga dia belum kesini lagi. "
Deegg...
Ternyata dugaan Luki semalam benar, bahwa Nijar pasti tidak akan ada di rumah sakit karena dia sedang pergi bersama Fitri, wanita yang akan menghancurkan hidupnya Nijar.
"Kalau boleh tahu Nijar pergi kemana bu? "
"Maas? Ibu mau makan kasian, kamu malah ajak bicara. "Colek Nabila pada suaminya.
__ADS_1
" Gak apa-apa nak,"Timpal ibu.
"Iya dek, ma'af deh.. "Hakim tersipu malu di tegur oleh istrinya.
Mereka semua menikmati makanan itu dengan lahapnya. Bahkan nasi yang begitu banyaknya habis tak tersisa sedikit pun..
" Bu boleh aku melihat keadaan Vira? "tanya Nabila, setelah mereka semua selesai makan.
Ibu mengangguk.
Nabila memasuki ruangan rawat.
”Kamu wanita hebat Vira, kamu bisa melewati ini semuanya. Menerima segala nya dengan ikhlas, mungkin jika itu semua terjadi padaku aku takkan setegar ini. Ujian mu begitu besar Vir, ma'afkan aku karena kehadiran ku disini takut membuat mu merasa tak nyaman. Tak ada sedikit pun perasaanku pada Nijar, kamu harus tahu aku telah menemukan laki-laki yang begitu sangat memulyakan ku dan aku yakin kamu adalah satu-satunya perempuan yang jauh lebih kuat dan hebat di bandingkan aku. ”
Mengingat semua kejadian dimasa lalu saat Nijar masih menjadi suaminya, Nabila merasa dirinya lah yang paling terluka dan tersakiti, namun ternyata dirinya salah ada sosok wanita yang jauh lebih hebat darinya.
"Kamu siapa? " tanya Vira yang terbangun dari tidurnya.
"Kamu sudah bangun Vir, " Nabila yang menyeka air matanya.
"Kamu siapa? " Ujar Vira lagi.
Nabila tersenyum "Aku mba Nabila Vira, guru sekolahnya Caca. "
"Mba Nabila? Mba namaku bukan Vira, namaku suci, lagian aku tidak kenal siapa caca. "Nabila yang belum mengetahui bahwa Vira mengalami amnesia sementara itu kebingungan.
" Masa kamu lupa Vir sama mba dan juga Caca. "
"Tapi aku bukan Vira mba, namaku Suci dan nama ibuku Sukma. Apa mba melihat ibuku? "
Nabila masih bingung dan heran apa yang terjadi pada Vira.
Ia pun memutuskan untuk keluar sebentar.
"Mba keluar sebentar ya. "
Di luar Nabila langsung bertanya pada ibu.
"Bu apa yang terjadi pada Vira kenapa dia tak mengingat ku? "
"Vira mengalami amnesia nak. "
"Innalillahi ya Alloh.. "
Kesalutan Nabila pada sosok Vira semakin besar, begitu hebat nya Vira kuat mengahadapi semua ujian ini. Namun di hati Nabila terbesit rasa penasaran yang mendalam, Kenapa Vira menyebut dirinya suci dan ibunya Sukma.
Kemana Nijar saat ini, apakah dia masih bersama Fitri?
...****************...
__ADS_1