Penyesalanku Setelah Menceraikannya

Penyesalanku Setelah Menceraikannya
Bab 20 Cinta yang tumbuh.


__ADS_3

”Aku adalah pria yang terlalu di butakan oleh kepuasanku sendiri, tanpa memikirkan perasaan orang lain.”


Kata itu yang sering aku ucapkan tak kala semua itu terjadi pada diriku, bagaimanabisa aku dengan egoisnya memaksakan kehendak ku sendiri menikahi Vira yang padahal dia sendiri sudah menolakku.


Apa yang di bilang Bude padaku benar, ini kesalahan aku , aku yang tak seharusnya memaksa kan kehendakku sendiri. Mungkin jika aku tak memaksa ibunya supaya Vira mau menikah denganku takkan terjadi kejadian seperti ini.


Aku harus bisa memahami apa yang Vira rasakan saat ini, tidak mudah mencintai laki-laki yang di dalamnya melakukan kecurangan dan paksaan.


"Kamu baru pulang Vir? "


"Seperti yang kamu lihat. "jawabnya ketus padaku.


" Ya sudah mulai sekarang kamu boleh melakukan sesuatu sesuka hatimu dan malam ini kamu boleh tidur sendiri di sini aku akan tidur bersama caca. "


"Baguslah." sembari melemparkan tas ke kasur.


Aku pun meninggalkan Vira sendiri.


***


"Papah mau tidur sama Caca ? " ucap putriku.


"Iya sayang, bolehkan papah tidur sama kamu? "


"Boleh banget pah, Caca seneng banget papah mau tidur sama Caca. Oh iya pah, kenapa sekarang tante Vira jadi galak sih? "


"Mungkin tante Vira cape sayang, makanya Caca jangan buat tante Vira marah ya? "


"Tante Vira gak kaya dulu pah, dia selalu marahin Caca setiap Caca ajak main pah. "


"Kamu masih tetap sayang kan sama tante Vira? "


Caca hanya cemberut tak memberi respon apapun.


"Oh iya pah, tadi Caca senang banget karena bisa bertemu tante bidadari,ternyata tante bidadari sekarang jadi guru Caca di sekolah."


"Tante bidadari? "


"Iya pah yang waktu itu nolongin Caca. "


Ternyata kebahagian Caca berada pada Nabila, ia begitu semangat sekali menceritakan pertemuannya dengan Nabila.


Kenapa Rasa cinta aku seperti tumbuh kembali pada Nabila, bayangan saat aku bersama Nabila saling bercerita terus menjalar di pikiranku.


"Pah..? Papah kenapa melamun? "tanya Caca.


" Masa sih papah melamun? "


"Iya pah dari tadi Caca tanya papah malah melamun terus. "


"Hmmm,, sekarang kita tidur ya sayaang, papah udah ngantuk nih, besok kan Caca harus sekolah. "


Akhinya Caca tidur sangat pulas juga.


Besok aku harus mencari tahu apa benar yang di bilang Caca bahwa Nabila mengajar di sekolahannya Caca?


___


Keesokan harinya aku begitu bersemangat untuk mengantar Caca kesekolah, ingin melihat Wajah Nabila.

__ADS_1


"Tumben pagi gini udah dandan rapi amat? " tanya Vira istriku, disini aku seakan tak perduli dengan kehadiran Vira, hariku saat ini seperti berada dalam bayangan bersama Nabila.


"Ya mau mengantarkan Caca sekolah. "


"Oohhh.. "


Bergegas keluar kamar, segala macam parfum aku gunakan.


"Kamu mau kemana duk?"


"Aku mau mengantar Caca sekoleh bude, "


"Tumben dandanannya rapih amat, biasanya juga gak seperti ini. "


"Bude bisa aja. "


"Ya sudah,Caca sudah menunggu mu dari tadi di luar jar. "


Aku berpamitan pada bude.


Di sepanjang perjalanan aku tiada hentinya senyum-senyum sendiri membayangkan wajah Nabila yang begitu cantik itu. Walau aku sadari bahwa Nabila sekarang telah menjadi istrinya Hakim sahabatku sendiri.


"Nijaaarrr... ? "


"Hakiiiimm... "


"Apa kabarmu jar sekarang, lama kita tao bertemu? " tanya Hakim padaku.


"Baik, lu sendiri gimana kim? "


"Alhamdulillah baik jar,makin sukses aja kamu jar sekarang ini. Ngomong-ngomong kamu sekarang tinggal dimana jar?"


" Ohh ini gue lagi anterin Nabila ngajar disini. "


"Istri lu ngajar disini juga Kim? "


"Iya jar. "


Kami terlibat percakapan beberapa menit, karena Hakik harus segera pulang dan aku pun sama harus pulang, walaupun hari ini ada kekecewaan pada diriku karena gagal untuk. Bertemu dengan Nabila padahal aku sudah Berpakaian rapih begini.


Buuugghh ....


Mobilku tak sengaja menabrak pengendara mobil lainnya.


"Woooyy kalau nyetir itu lihat-lihat dong. " teriak pengendara mobil yang tak sengaja aku tambak.


"Keluar lu sekarang? " Ucapnya sambil menggedor kaca mobilku.


Aku yang tak ingin bermasalah dengan nya langsung keluar dari dalam mobil.


"Maaf bang saya gak sengaja , saya akan ganti rugi semua nya. "


"Viraaa.. Henaaa..? " Aku kaget saat dua orang perempuan keluar dari dalam mobil yang tak sengaja aku tabrak itu.


"Bang Nijarr? "


"Kamu kenal sama laki-laki itu Vira? " tanya Henna pada nya.


"Dia suamiku Mba.. "

__ADS_1


"Ohh jadi dia yang sering kamu ceritakan padaku, tentang laki-laki yang tidak bisa Muve on dari mantan istrinya itu dan menikah paksa kamu Vira.. "


Vira hanya tertuduk.


"Kamu tahu Vira siapa dia bagi aku? "


Vira hanya menggelengkan kepalanya.Vira tahu jika aku telah bercerai dua kali tapi dia tidak mengetahui siapa mantan istriku.


"Dia itu mantan suami Vira,, laki-laki yang sering kamu ceritakan rela bercerai dari istrinya yang pertama demi cinta sejatinya. "


"Apaaaa... ? Jadi mba adalah orang jahat yang tak mau mengakui anaknya sendiri? " ucap Vira tak terkendali.


"Whaaattt? " Ucap pria itu juga. "


"Jadii kamu sudah pernah menikah dan memiliki anak Henna? "


"Saya kecewa. "


"Viraaa sekarang kamu pulang dan ikut saya? " aku menarik Vira.


***


" Jadi selama ini kamu telah bergaul dengan perempuan murahan itu Vira? Apa saja yang telah kamu berikan pada laki-laki lain hah? "


"Maksud kamu apa Bang? "


"Alaaahh,, gak usah mengelak Vira, kamu bergaul dengannya sudah pasti kamu melakukan hal lebih kan? Pantas saja kamu tak mau aku sentuh ternyata wanita baik seperti mu itu juga bisa melakukan hal rendahan seperti itu. "


Plaaakk....


Tampar Vira padaku.


"Stoop kamu berpikiran buruk padaku bang, apa kamu tau apa yang telah kamu lakukan padaku itu telah menghancurkan masa depanku, kamu telah menghancurkan mimpi yang telah aku bangun bersama Zain kekasihku. Kelakuan mu tak jauh lebih murahan dari pada mba Henna."


"Oh jadi Kekasihmu itu Zain? "


"Iya dan dia sekarang sudah tiada, dia telah pergi meninggalkanku.Asal kamu tau bang Mba Henna bukanlah wanita murahan seperti apa yang kamu bilang bang.Apa kamu tau penyebab mba Henna seperti itu? Kamu tau bang? " tanya Vira padaku dengan air matanya.


"Aku sudah tak perduli dengan dia Vira, cukup kamu bahas tentang dia, ia bukan orang baik. "


"Heh! Ternyata kamu memang tidak tahu semuanya bang, suatu saat kamu akan mengetahui semuanya aku berharap kamu takkan membencinya. "Ucapan Vira padaku membuat aku bingung, apa maksud ucapan Vira padaku.


" Aku pengen pulang kerumah bapa bang. "ucap Vira padaku.


" Mau apa? "


"Aku hanya pengen pulang bang, jika kamu tak ingin mengantarku kamu boleh turunkan aku disini."


Vira seakan menahan air matanya, entah kesedihan apa yang Vira rasakan saat ini, kenapa ia bisa berubah seperti Vira yang dulu lagi. Vira yang penuh dengan kelembutan? Disaat aku sudah mulai merelakan kehidupan Vira untuk kebebasannya, aku yang sedang jatuh cinta kembali pada Nabila.


"Baik saya akan antarkan kamu pulang, tapi maaf abang tak bisa lama-lama disana, jika kamu ingin menginap disana abang ijinkan. "


"Terima kasih. "


Vira seperti memikirkan sesuatu yang akan terjadi pada dirinya sesekali iya mengusap air matanya itu.


Apa yang sedang Vira Pikirkan saat ini ya?


...****************...

__ADS_1


__ADS_2