Penyesalanku Setelah Menceraikannya

Penyesalanku Setelah Menceraikannya
Bab 47 Rayuan maut.


__ADS_3

"Maba kata papah, barang-barang akan sampe ke toko hari ini. " Ucao Caca pada Vira.


"Loh memangnya papah kemana sayang? "


"Kata papah, papah ada kerjaan .. "


"Maba habis menangis ya? " tanya Caca.


"Engga sayang.. "


"Tapi mata maba sembab seperti itu, apa ini karena papah lagi maba? " Tanya seorang anak kecil pada Vira, Bagaimanabm bisa anak kecil ini bisa tahu tentang kesedihannya.


"Engga sayang, maba hanya kelilipan tadi maba habis mencari sesuatu nak.. "


"Maba gak bohongkan sama Caca? "


Vira mengangguk.


"Maba jangan pernah bersedih ya? Aku sayang banget sama maba.. "


"Iya sayang. Maba janji gak bakalan sedih.. "


peluk Vira pada Caca.


"Anak cantiknya maba ko belum siap-siap sih, katanya mau berangkat kesekolah? " Ucap Vira sembari mencolek hidungnya Caca.


"Oh iyaa,, aku sampe lupa maba.. "


"Ya udah ayo, sekarang Caca cepat siap-siap. Maba juga mau siap-siap.. "


"Okeee maba! "


Caca yang langsung bersiap-siap. Ini hari pertama kalinya Caca masuk lagi sekolah. Setelah satu bulan lamanya dia meliburkan diri, sudah banyak usaha yang kami ibu dan bapa lakukan bahkan mba Nabila pun sendiri yang berusaha supaya mau sekolah tapi tetap dia tak ingin sekali.


Caca yang kini sudah sangat bersemangat lagi bersekolah.Kebahagian yang di rasakan ibu saat aku memberi tahu Caca akan sekolah lagi.


"Mabaaa... " Panggil Caca.


"Apa Abishaaa sayangkuu? "


"Maba kita sudah telat. "


"Yang semangat mau sekolah lagi nihh? "


"Iyaa, karena aku sangat senang dan bahagia sekali bisa berkumpul dengan Maba dan juga papah. Meskipun papah gak mengantarkan aku sekolah hari ini. "


"Kan ada Maba.. "Ucap Vira yang memasang wajah cemberutnya.


"Maba kenapa cemberut?" Tanya Caca.


"Kata udah mau terlambat masuk sekolah tapi kenapa malah berbicara terus anak gemess? "


"Hehheee... "


Caca tersenyum..


"Ayuk kita berangkat?" Ajak Vira pada putrinya..


"Siaaappp...! " Sembari hormat.


Mereka berdua akhiranya berangkat kesekolah.

__ADS_1


____


Sesampainya di sekolah Vira yang di sambut langsug oleh Nabila.


"Vira kamu sudah lebih baikan sekarang yah? "


"Alhamdulillah mba, ini juga berkat mba dan semuanya yang dengan sabar membantu ku."


"Ini semua atas kerja kerasmu sendiri Vir, kamu yang sudah sangat mau berjuang.. "


Nabila yang melihat wajah Vira sendu, merasa khawatir.


"Kamu gak sedang kenapa-kanapa kan? "


"Maksud mba apa ? " Tanya Vira yang heran.


"Kamu baik-baik saja kan? "


"Aku baik-baik aja mba, memangnya ada apa ya? "


"Wajahmu sangat sendu sekali dan matamu bengkak? Apa kamu tidak sudah menangis kan? "


"Mba ini, aku baik-baik aja mba. Mungkin ini karena semalam aku kurang tidur mba.. "


Nabila tersenyumm...


"Mba kenapa tersenyum? "


"Hehe.. Engga Vir, mba masuk dulu ya.. "


"Aneh mba ini.. "


Vira yang duduk di kursi taman sekolah,Terdiam dan melamun. Memikirkan siapa perempuan yang telah menempon suaminya pagi tadi.


Ya! Aku harus telpon Mba Henna terlebih dahulu*Ucap Vira berkali-kali dalam hatinya*


Vira pun menghubungi Henna.


[Hallo mba Henna? ]


[Iya hallo Vir, ada apa ya? Tumben pagi-pagi udah telpon mba aja? ]Tanya Henna di sebrang sana.


[Emm begini mba, mba tahu gak tempat bang Nijar perginya kemana aja? ]


[Loh memengnya ada apa? Memangnya kamu mau mencari dia? Lebih baik kamu istrirahat dulu Vir, jangan terlalu banyak memikirkan hal lain. Suatu saat nanti pastu Nijar akan menjemputmu. ]


[Aku udah lebih baikan mba, Sekarang juga aku udah bersama bang Nijar. Ini aku lagi anterin Caca sekolah dulu. ]


[Kamu sudah baikan Vir? Syukurlah mba ikut senang mendengar nya. ]


[Iya mba alhamdulillah. ]


[Mba tau kan kemana biasanya bang Nijar pergi? ]


[Kalau soal itu mba kurang tahu Vir, kamu sendiri kan tau kalau mba dulu gak ada hubungan baik dengan Nijar.. ]


[Oohh Begitu ya mba, ya udah gak papa deh. ]


[Kamu jangan terlalu banyak pikiran ya Vir. ]Ucap Henna yang sembari mengakhiri telponannya.


Vira yang memutuskan untuk pergi sejenak, siapa tahu suaminya ada di jalan atau kah di tempat-tempat makan. Karena pagi tadi kan bang Nijar belum sarapan apapun.

__ADS_1


[Mba aku pulang dulu sebentar, jika Caca tanyain aku ya mba. ]Pesan singkat di kirim Vira pada Nabila.


*****


Di lain tempat Nijar yang sudah sampai kerumah Fitri, dibarengi sambutan Fitru yang begitu romantis.


"Hai sayang! Akhirnya kamu kesinu juga. Aku buatkan teh dulu ya. "


"Iyaa... "


"Kamu kenapa lesu gitu si sayang? " Tanya Fitri yang merasa curiga.


"Ahh engga aku hanya mengantuk sayang.. "


"Kamu semalam gak tidur bareng istrimu itukan? Atau kamu tidur bareng sama dia, itu makanya kamu tadi aku telpon gak jawab malah diam saja? "


"Telpon..? ? "


"Iya,, aku telpon kamu mas , tapi kamu malah diam saja tak menjawabku. "


"Tapi aku gak ada terima telpon dari kamu sayang, bahkan Ponselku sekarang ruksak, atau jangan-jangan Vira yang mengangkat panggilanmu Fit? "


"Mana aku tahu mas, jadi benar semalam aku tidur bareng dia? "


"Aku gak tidur bareng dia Fit, da tidur di kamarnya Caca. Mungkin pagi nya Vira masuk kekamar. "


"Baguslah kalau kamu gak tidur bareng sama Si Vira itu, aku itu cemburu sayang jika kamu tidur bersama dia. "


"Engga lah sayang aku gak tidur sama Vira, kita tidur masing-masing. "


"Terus kenapa rambutmu basah seperti ini, apa kamu habis keramas? "


"Iya aku habis keramas Fit. "


"Jadi itu tandanya semalam kamu tidur bareng dia dong mas? "


"Engga sayang, aku gak tidur sama dia. Mas berani sumpah! " Ucap Nijar pada Fitri, tak mungkin dia harus mengatakan semuanya. Karena bagi Nijar Vira lah istri sah seutuhnya walau bagaimana pun dirinya saat ini.


"Lagin ya Fit keramas itu kan sering aku lakukan bahkan untuk setiap laki-laki manapun juga pasti mereka akan keramas. "Ujar Nijar lagi.


" Apa kamu berani bersumpah mas dengan ucapanmu itu? "Ucap Fitri.


" Iya sayang mas berani.Lagian mas itu gak ada selera sama Vira saat ini, mas hanya ingin selalu bersama mu. "


"Lalu kenapa mas tak mengatakna yang sebenarnya pada Vira? Kenapa mas melarang aku untuk berkata yang sebenarnya? "


"Itu belum waktunya Fit, lagian sekarang Vira belum seutuhnta pulih betul. "


"Kenapa si mas kamu itu lebih mengutamakan dia di banding aku? " Tanya Futri dengan wajah yang kesal.


"Dengarkan aku sayang,aku juga sangat sayang sama kamu,kenapa aku menikahi kamu. Ya karena aku ingin memiliki mu seutuhnya. Tapi jika soal Vira dia perempuan tang begitu sangat tulus menyayangi putriku, bahkan Vira adalah orang yang akau nikagi secara sempurna. "


"Lalu kenapa mas tak meresmikan pernikahan kita lagi? "


"Belum saat nya Fit , kamu ini tenang saja bisa gak sih, jiga sudah waktunya juga pasti akan aku beritahu Vira. "


"Oke aku akan tunggu janji mu mas. Kamu harus memberi tahu Vira dan setelah itu kamu ceraikan dia."


Nijar tertegun mendengar ucapan Fitri. Dia tak mungkin menceraikan Vira perempuan baik dan juga penyayang, bahkan dulu saja aku ingin menikahi nya harus dengan cara paksaan dan licik. Mana mungkin aku melepaskan dia begitu saja.


...****************...

__ADS_1


Di harapkan bagi siapa pun yang baca ceritaku jangan bom likeπŸ™πŸ™πŸ™..


__ADS_2