Perempuan Misterius

Perempuan Misterius
marah


__ADS_3

Ke esokan harinya di kantor Sanjaya


Stevan yang telah berada di dalam ruanganya Stevan tidak melihat barang yang diinginkan


Stevan berjalan ke kursinya duduk dan mulai menelfon seseorang


"Reno bagaimana dengan suruhanku" tanya stevan


"Maaf  bos sda saya selidi tetapi sepertinya datanya ada yang di lindungi bos" lapor Reno


"Kerja apa saja kamu selama ini" marah Stevan


"Semakin hari kamu semakin tidak becus" marah Stevan


"Kembali kentor sekarang 5 menit" perintah stevan


Tit


Di sisi reno


"Bos kenap sih emangnya dia pikir gampang apa" ucap Reno kepada hpnya


"Marah-marah lagi"


"Tapi aku kok penasaran sebenarnya siapa perempuan itu" ucap Reno dalam hatinya


"Astaga mati aku" ucap Stevan dan melihat jam pada tangannya


Stevan melajukan mobilnya menuju kantor dengan kecepatan yang tinggi sesampainya di kantor Reno berlari memasuki lift


Ting


Reno berlari memasuki ruangan Stevan


Ceklek


"Terlambat 2 menit" ucap Stevan


"Maaf bos" ucap Reno dengan napas yang terputus-putus


"2 menit, apa-apaan dia pikir dekat apa, saya hampir menabrak orang" ucap Reno dalam hatinya sambil melihat bosnya


"Ada apa dengan tatapanmu itu"tanya stevan dengan tatapan tajamnya


"Eh tidak bos saya hanya kelilipan saja" jawab Reno dengan gelagapan


"Bicara lah" perintah Stevan


Reno yang telah mengatur pernafasannya pun mulai berbicara


"Begini bos sudah saya selediki bahkan tim hacker sudah saya perintahkan mencari data dari nona Clara tetapi komputer kita terserang virus bos" jawab Reno


"Bagaiman bisa ha" marah Stevan

__ADS_1


"Hacker perusahan kita adalah yang terbaik"


"Itulah bos yang saya bingunkan, bagaimana bisa"


"Jangan-jangan nona Clara bukan orang sembarangan lagi" ucap Reno


"Tutup mulutmu Reno" marah Stevan


"Keluar"


Stevan yang sudah mengetahui apa yang akan di dapatkan berjalan keluar dari ruangan itu


Ceklek


Reno berdiri di depan pintuk ruangan Stevan


"Huft selamat" gumam reno


@@@@


Di sisi lain sebuah markas


"Mis ada yang mencoba membobol data-data pribadi milik keluarga" lapor sala satu anggotanya


Bruk


"Apa" marah sang pemimpin dengan nada datar serta tatapan yang tajam


"Siapa yang melakukannya" tanya sang pemimpin


"Bagaiman dengan datanya" tanya sang pemimpin


"Aman mis, kami mengirim virus untuk merusak komputer mereka" jawab Mafioso


"Keluar" perintah sang pemimpin


"Baik mis" jawab Mafioso itu dengan membungkuk dan berjalan keluar ruangan


Terjadi keheningan di dalam ruangan tersebut


"Apa yang di cari oleh mereka" ucap sang pemimpin dalam hati


"Mengapa mereka menyelidi data pribadi keluarga saya"


'jangan-jangan ada hubungannya dengan masalah itu"


Sang pemimpin mengambil hanphonenya


....,......


"Cari tahu tentang keluarga Sanjaya"


.....,.......

__ADS_1


"Saya ingin besok sudah ada di ruangan saya"


Tit


@@@@


Dari kejauhan seorang perempuan melihat Seorang ibu terlihat kesusahan, ada sekumpulan orang-orang berbaju


Menghalangi mobilnya


Di sisi ibu itu


"Keluar" perintah orang Berbaju hitam sambil mengetuk jendela mobil


Dalam mobil


"Bagaiman ni pak Usman" ucap ibu itu dengan tatapan kawatirnya


Saat ingin menelfon


Bruk


Kaca jendela mobil itu pecah akibat pukulan dari orang-orang berbaju hitam


"Yak" teriak ibu itu dengan ketakutan


Orang Berbaju hitam itu mengeluarkan ibu itu dan ingin membawanya tiba-tiba


Buk


Terlempar lah orang Berbaju hitam itu


"Siapa" marah mereka


"Aku" jawab perempuan itu


Dan menghajar mereka satu persatu


Hingga pingsan di tempat


"Ibu tidak apa-apa" tanya perempuan itu sambil membatu ibu itu berdiri


"Tidak apa-apa nak, makasih yah" jawab ibu itu sambil tersenyum


"Siapa nama kamu" tanya ibu itu


"Clara Bu" ucap perempuan itu


Yup dia adalah Clara


"Bu saya duluan yah soalnya sudah terlambat" sambung Clara dan berlalu dari tempat itu


"Gadis yang cantik" gumam ibu itu

__ADS_1


"Mari nyonya kita pulang" ucap sopir itu dan mereka memasuki mobil dan menuju ke rumah


__ADS_2