Perempuan Misterius

Perempuan Misterius
keadaan yang sama


__ADS_3

Keluarga Sanjaya


"Clarisa panggil KK kamu untuk makan" perintah Nyonya Sanjaya


"Iya ma" jawab Clarisa meninggalkan ruang makan menuju kamar KKnya itu


Sudah sebulan lamanya di mansion mereka suram seperti tidak adanya kehidupan, papahnya masih marah dan kknya yang keras kepala Clarisa merasa pusing dengan hal ini


tok tok tok


"Kak Stevan" teriak Clarisa di balik pintu kamarnya


"Kak... Mama panggil makan" panggil lagi Clarisa Karena tidak adanya sahutan dari dalam kamar abangnya


"Kak.....


Ceklek


"Kak mama panggil makan" ucap Clarisa


"Kenyang" jawab Stevan dan akan menutup pintu kamarnya, tetapi Clarisa menahan pintunya

__ADS_1


"Kak ayolah..., ada apa dengan kalian semua dulu kita tidak seperti ini" ucap Clarisa adegan air mata yang sudah berlinang


"Turun duluan nanti KK nyusul" ucap Stevan sambil menghapus air mata Clarisa dengan tangannya


"Oke kak" jawab Clarisa dengan senyum diwajahnya meski matanya kelihatan merah, berjalan menuju ruang makan


"Bagaiman KK mu mau" tanya Nyonya Sanjaya


"Iya ma, sedikit lagi kak Stevan nyusul" jawab Clarisa


"Ya sudah kamu duduk, tunggu KK mu datang baru kita makan" ucap Nyonya Sanjaya


Tak lama Stevan turun dan mereka mulai makan dengan tenang tidak ada pembicaraan serius bahkan untuk saling sapa pun tidak ada.


"Nggak perluh" dingin Stevan


Nyonya Sanjaya hanya tersenyum masam melihat hal itu dan kembali tersenyum seperti biasanya


"Atau mama buatkan jus kesukaanmu seperti biasanya" jelas lagi Nyonya Sanjaya


"Aku bilang, tidak ya tidak" ucap Stevan dengan nada datarnya

__ADS_1


"Stevan.... Begini cara bicaramu kepada mama mu" tegur tuan Sanjaya dengan marah


"Hanya karena cewe itu, kamu jadi anak pembangkang ha, dia hanya orang luar ini ibu mu cuma masalah ini saja kamu jadi kurang ajar" ruang Sanjaya terus saja marah-marah, sedangkan Stevan hanya melanjutkan makanya saja


selesai makan Stevan kembali ke kamarnya meninggalkan keheningan yang terjadi di ruang keluarga


Akhirnya mereka semua kembali ke kamar masing-masing dan istirahat tidak seperti biasanya yang ada canda tawa di ruang keluarga


Sekitar jam 1 lewat sekelompok orang Berbaju hitam memasuki mansion keluarga Sanjaya, kelompok berbaju hitam tersebut telah melumpuhkan orang-orang keluarga Sanjaya


"Bagaimana" tanya salah satunya


"Berpencar" ujar seorang berbaju hitam sepertinya dia adalah ketuanya


Mereka semua berpencar menuju kamar masing-masing, mereka memasuki kamar masing-masing keluarga Sanjaya tak lama mereka keluar dengan tuang Sanjaya dan nyonya Sanjaya yang sudah di bius


Kemudian Clarisa yang sudah di bius begitu pun dengan stevan mereka semua tidak sadar akan bahaya yang mendekati mereka


Beberapa amenit berlalu mansion keluarga Sanjaya hening seakan tidak berpenghuni mereka semua di bawah ke sebuah ruangan dan di ikat dalam keadaan pingsan


Sepertinya rencana telah di jalankan dan ini adalah tahan pertamanya, sebulan lamanya mereka tidak bertemu tetapi mereka berdua akan di pertemukan dalam keadaan yang mencekam

__ADS_1


Clara sebagai sang pemimpin hanya bisa memilih dia akan berada di kapal yang mana, keluarga atau kisah cintanya, hal yang paling berat tetapi setelah kejadian ini kita bis amelihat bahwa Clara memilih keluarga, kepemimpinannya, kekuasaannya hal yang ia pegang selama 15 tahun ini hal yang ia cari selama ini berdiri tepat dihadapannya


__ADS_2