
Keluarga Sanjaya
"Clarisa panggil KK kamu untuk makan" perintah Nyonya Sanjaya
"Iya ma" jawab Clarisa meninggalkan ruang makan menuju kamar KKnya itu
Sudah sebulan lamanya di mansion mereka suram seperti tidak adanya kehidupan, papahnya masih marah dan kknya yang keras kepala Clarisa merasa pusing dengan hal ini
tok tok tok
"Kak Stevan" teriak Clarisa di balik pintu kamarnya
"Kak... Mama panggil makan" panggil lagi Clarisa Karena tidak adanya sahutan dari dalam kamar abangnya
"Kak.....
Ceklek
"Kak mama panggil makan" ucap Clarisa
"Kenyang" jawab Stevan dan akan menutup pintu kamarnya, tetapi Clarisa menahan pintunya
__ADS_1
"Kak ayolah..., ada apa dengan kalian semua dulu kita tidak seperti ini" ucap Clarisa adegan air mata yang sudah berlinang
"Turun duluan nanti KK nyusul" ucap Stevan sambil menghapus air mata Clarisa dengan tangannya
"Oke kak" jawab Clarisa dengan senyum diwajahnya meski matanya kelihatan merah, berjalan menuju ruang makan
"Bagaiman KK mu mau" tanya Nyonya Sanjaya
"Iya ma, sedikit lagi kak Stevan nyusul" jawab Clarisa
"Ya sudah kamu duduk, tunggu KK mu datang baru kita makan" ucap Nyonya Sanjaya
Tak lama Stevan turun dan mereka mulai makan dengan tenang tidak ada pembicaraan serius bahkan untuk saling sapa pun tidak ada.
"Nggak perluh" dingin Stevan
Nyonya Sanjaya hanya tersenyum masam melihat hal itu dan kembali tersenyum seperti biasanya
"Atau mama buatkan jus kesukaanmu seperti biasanya" jelas lagi Nyonya Sanjaya
"Aku bilang, tidak ya tidak" ucap Stevan dengan nada datarnya
__ADS_1
"Stevan.... Begini cara bicaramu kepada mama mu" tegur tuan Sanjaya dengan marah
"Hanya karena cewe itu, kamu jadi anak pembangkang ha, dia hanya orang luar ini ibu mu cuma masalah ini saja kamu jadi kurang ajar" ruang Sanjaya terus saja marah-marah, sedangkan Stevan hanya melanjutkan makanya saja
selesai makan Stevan kembali ke kamarnya meninggalkan keheningan yang terjadi di ruang keluarga
Akhirnya mereka semua kembali ke kamar masing-masing dan istirahat tidak seperti biasanya yang ada canda tawa di ruang keluarga
Sekitar jam 1 lewat sekelompok orang Berbaju hitam memasuki mansion keluarga Sanjaya, kelompok berbaju hitam tersebut telah melumpuhkan orang-orang keluarga Sanjaya
"Bagaimana" tanya salah satunya
"Berpencar" ujar seorang berbaju hitam sepertinya dia adalah ketuanya
Mereka semua berpencar menuju kamar masing-masing, mereka memasuki kamar masing-masing keluarga Sanjaya tak lama mereka keluar dengan tuang Sanjaya dan nyonya Sanjaya yang sudah di bius
Kemudian Clarisa yang sudah di bius begitu pun dengan stevan mereka semua tidak sadar akan bahaya yang mendekati mereka
Beberapa amenit berlalu mansion keluarga Sanjaya hening seakan tidak berpenghuni mereka semua di bawah ke sebuah ruangan dan di ikat dalam keadaan pingsan
Sepertinya rencana telah di jalankan dan ini adalah tahan pertamanya, sebulan lamanya mereka tidak bertemu tetapi mereka berdua akan di pertemukan dalam keadaan yang mencekam
__ADS_1
Clara sebagai sang pemimpin hanya bisa memilih dia akan berada di kapal yang mana, keluarga atau kisah cintanya, hal yang paling berat tetapi setelah kejadian ini kita bis amelihat bahwa Clara memilih keluarga, kepemimpinannya, kekuasaannya hal yang ia pegang selama 15 tahun ini hal yang ia cari selama ini berdiri tepat dihadapannya