Perempuan Misterius

Perempuan Misterius
nggak ada ide


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Stevan bersiap dengan terburu-buru bahkan Stevan tidak sempat sarapan, Stevan berjalan keluar rumah


"KK mau kemana" tanya nyonya sanjaya melihat putranya terburu-buru


"Ada urusan penting ma" jawab Stevan


"Sarapan dulu" ucap mamanya


"Stevan lagi ada urusan ma" jawab Stevan


"Makan dulu kak" bujuk mamanya


"Nggak usah ma Stevan lagi ada urusan, Stevan pergi ma" ucap Stevan setelah memeluk mamanya


"Dasar anak itu" ucap mamanya


Tak lama semua telah berkumpul untuk memulai sarapan kecuali clarisa


"Loh Reno kamu disini" tanah nyonya Sanjaya karena melihat Reno yang masih ada


"Iya Tante" jawab Reno


"Bukanya kalian ada meting ya"


"Nggak ada kok Tante"


"Lalu kenapa Stevan pagi sekali sudah terburu-buru katanya ada urusan" jelas nyonya Sanjaya


"Kalau itu saya tidak tau Tante"


"Oh kemungkinan bos temui pacarnya Tante" ucap Reno


"Reno? Kamu tau calon menantu saya" tanya nyonya Sanjaya


"Itu... Saya tau Tante" jawab Reno


"Siapa?" Tanya nyonya Sanjaya dengan antusias

__ADS_1


"Aduh maaf Tante bos melarang saya"


"Kamu bilang aja sama saya" bujuk nyonya Sanjaya


"Bagaimana yah" Reno kebingungan karena disatu sisi ada nyonya besar disiai lain ada bosnya yang super kejam


"Ma udah Reno jadi bingun tu" sela tuan Sanjaya


"Aduh maaf ya nak Reno"


"Maaf ya Tante, soalnya bos melarang saya"


"Iya nggak papa"


Tak lama Clarisa bergabung


"Pagi ma pa, kak Reno" sapa Clarisa


"Pagi princess" balas kedua orangtuanya


"Pagi princess" sapa reno


"KK kamu tuh sudah pergi pagi-pagi sekali ada urusan" jawab mamanya


"Urusan apa sih kalau kantor, kak Reno saja masih ada"


"KK ipar mu" jawab mamanya


"Oh pantas dasar bucin"


"Sudah mari kita sarapan" ucap nyonya Sanjaya


Mereka mulai melakukan sarapan pagi


Disisi Stevan ia telah memasuki sebuah mansion mewah


Stevan turun dari mobil dan berjalan menuju pintu

__ADS_1


tok, tok, tok


Ceklek


"Pagi sweet" sapa stevan dengan senyumnya


"Astaga Evan, kok bisa disini masih pagi loh" tanya Clara


"Jawab dong salamnya" cemberut Stevan


"Hahahah iya pagi kesayangan Clara" Clara tertawa akan sifat Stevan


"Nggak disuru masuk ni, belum sarapan loh aku" ucap Stevan


"Iya silahkan masuk"


Stevan dan Clara berjalan memasuki mansion menuju ruangan makan


"Kamu belum sarapan kan soalnya aku terburu-buru kesini agar bisa sarapan dengan putri"


"Ia belum baru selesai masak eh ada yang ketuk pintu"


"Mari makan"


Stevan beserta Clara menduduki kursi untuk memulai sarapan pagi


"Mau makan apa? Roti atau nasi goreng" ujar Clara pada Stevan


"Nasi goreng saja" jawab Stevan dengan senyum


Clara pun mengambilkan apa yang diinginkan oleh stevan. Clara memberikan nasi goreng dengan lauk-pauk yang lengkap seperti ayam goreng, kerupuk dll.


"Makasih, calon istri idaman" ucap Stevan


"Sama-sama, Evan jangan gitu"Clara merasa malu karena ucapan Stevan


"Sudah-sudah makan kalau nggak aku usir ni"ancam Clara dengan muka malunya

__ADS_1


"Iya, iya ampun" jawab Stevan dengan tawanya


Stevan beserta Clara menghabiskan sarapan pagi mereka, Stevan bermanja-manja pada clara mereka berdua menghabiskan waktu bersama, bercerita sambil tertawa hingga mereka tidak sadar waktu telah berlalu sudah malam hari mereka tadi sudah makan siang ya.


__ADS_2