Perempuan Misterius

Perempuan Misterius
Clara tidak ada kabar


__ADS_3

Seminggu sudah Clara menghilang dan membuat Stevan kalang kabut, Clara hilang seperti di telan bumi, Stevan terus saja mencari bahkan tanpa istirahat dia bahkan telat makan hanya untuk menemukan Clara


"Bagaiman Reno" tanya stevan


Reno menggelengkan kepalanya dan menjawab" masih sama bos" Reno menatap wajah Stevan yang terpancar kelelahan di wajahnya


"Aku harus cari kemana lagi" ucap Stevan


"Bos bagaiman kita ke tempat tiga tahun yang lalu saja" usul Reno


"Untuk apa kamu tau kan disana tinggal lahan kosong" jawab Stevan


"Tapi kan..."


"Apa?" Ngegas Stevan


"Kita harus coba kan, usaha dulu bos siapa tau disana sudah ada sebuah rumah kan" kata Reno


Sedangkan Stevan terdiam dan memikirkan ucapan Reno


"Baiklah, ayo kita pergi" matap Stevan dan berjalan keluar dari ruang kantornya di ikuti dengan Reno mereka menuju basement kantor untuk mengambil mobil


Sesampainya mereka di basement kantor Stevan dan Reno memasuki mobil, dan mobil tersebut mulai menjauh dari daerah kantor, beberapa menit perjalanan sampailah mereka di tempat tujuan dengan selamat. Stevan dan Reno turun dan hanya melihat daerah yang kosong


"Sudah aku bilang tidak ada" marah Stevan

__ADS_1


"Maaf bos" sesal Reno


Stevan hanya menatap Reno dengan tajam dan berlalu menuju mobil dan memasuki mobil dengan membanting pintunya


Bruk


"Sabar, sabar" kaget Reno dan berjalan menyusul stevan memasuki mobild an mereka mulai meninggalkan lahan kosong itu


Di dalam mobil


"Sebenarnya kamu kemana" monolog Stevan dengan terus menatap hanphonenya yang terdapat gambar seorang wanita cantik yang sedang tersenyum


Stevan selama seminggu ini mencari tanpa istirahat bahkan terlihat dari kantung matanya yang menghitam dan wajahnya yang pucat


"Ah, baik bos" jawab Reno dengan kaget tak lama mobil memasuki mansion keluarga Sanjaya


"Bos mau saya papah" kawatir Reno melihat bosnya dengan wajahnya yang sudah seperti mayat hidup


"Kamu kira saya lumpuh" marah Stevan


"Tapi bos.." Reno menggantung ucapannya karena melihat tatapan tajam Stevan kepadanya. Stevan berjalan memasuki rumah dan diikuti oleh reno di belakangnya


Bruk


"Bos" teriak Reno dengan kaget melihat Stevan pingsan, teriak Reno mengagetkan tuan dan nyonya sanjaya di dalam rumah dan mereka berlari keluar

__ADS_1


"Astaga Stevan" teriak nyonya Sanjaya dan berlari menghampiri putranya dan terus menepuk pipi Stevan


"Reno ayo mari kita angkat Stevan ek mobil" ucap tuan sanjaya


"Iya om" jawab Reno dan mereka memasukan Stevan kedalam mobil dan Reno mulai mengemudi mobil menuju rumah sakit


Di dalam mobil


"Reno cepat jalankan mobilnya" perintah nyonya Sanjaya dengan tidak sabarnya


"Iya Tante" jawab Reno


"Sabar ma" ucap tuan Sanjaya


Mobil mereka memasuki rumah sakit Reno turun memanggil beberapa suster mereka mengangkat tubuh StevanĀ  ke atas brangka dan mendorongnya ke dalam dan seorang dokter mulai memeriksa Stevan


"Reno apa yang terjadi sebenarnya" tanya nyonya sanjaya


Akhirnya Reno mulai menceritakan kejadian selama seminggu ini bahwa nona Clara menghilang dan bos mencarinya tanpa istirahat bahkan bos telat makan dan akhirnya bos drop


"Anak itu, pantas dia bisa sakit sudah berapa kali aku ingatkan. jadi bagaimana nak Clara udah ketemu apa belum sih" kata Nyonya Sanjaya sambil bertanya dengan kesalnya


"Belum Tante, nona Clara seperti hilang tanpa jejak" jawab Reno


Ceklek

__ADS_1


__ADS_2