
Keesokan paginya Stevan serta Reno telah bersiap-siap menuju bandara dan akan terbang kembali ke kota A
"Bos mobil sudah di siapkan" ucap Reno
" Hm"
Berangkat lah mereka menuju Bandara, beberapa menit setelah perjalanan sampailah mereka di bandara dan langsung memasuki pesawat
"Bos mau minum atau makan" ucap Reno
"Minum" jawab Stevan
Reno mengambil minuman dan memberikannya kepada Stevan
Setelah itu Stevan memfokuskan dirinya pada berkas
"Bos setelah sampai mau langsung ke kantor atau langsung pulang" tanya Reno
Stevan yang mendengar pertanyaan tersebut mengakar wajahnya dari berkas dan melihat kepada Reno
"Pulang" jawab Stevan
Beberapa jam perjalanan sampailah mereka di bandara kota A
Stevan beserta Reno menuruni pesawat dan langsung menuju mobil yang akan mengantar mereka kembali ke rumah
Sampailah mereka di mansion keluarga Sanjaya
Keluarlah Stevan beserta Reno setelah mobil telah sampai pada mansion
"Bos saya akan kembali ke apartemen" ucap Reno dan akan berjalan keluar menuju gerbang mansion
"Biarkan supir mengantar mu" perintah Stevan
"Nggak papa bos saya akan pesankan taksi" ucap Reno
"Tidak terima bantahan" ucap Stevan
Reno yang merasa tidak akan menang melawan Stevan setuju, dan memasuki mobil
Stevan berjalan memasuki rumah
Ceklek
__ADS_1
Stevan yang melihat ibunya sedang bersantai berjalan menuju ibunya
"Ma" ucap Stevan
Nyonya Sanjaya yang mendengar suara putranya melihat kebelakang dengan wajah senangnya
"Synk kamu sudah pulang" ucap mamanya dengan senang sambil memeluk putranya
Nyonya Sanjaya melepaskan pelukannya
"Sudah makan"
"Pasti kamu capek yah"
"Lihat kamu semakin kurus" ucap Nyonya Sanjaya sambil memegang wajah putranya
Stevan yang mendengar pertanyaan dari ibunya yang tidak akan habis
"Ma aku nggak papa lihat" jawab Stevan secepatnya sebelum mamanya melanjut bertanya
"Aku baik-baik saja"
"Ma aku capek mau istirahat"
Nyonya Sanjaya yang mendengar bahwa putranya capek dan ingin istirahat
Stevan berjalan menuju kamarnya
Ceklek
Stevan menuju kamar mandi, untuk membersihkan diri, berganti pakaian dan menuju tempat tidur untuk beristirahat
@@@@@@
Di lain tempat pada sebuah markas
Seorang wanita beserta tangan kanannya
"Bagaimana" tanya Sang pemimpin
Sang pedang mengetahui apa yang di tanyakan sang pemimpin
__ADS_1
"Maaf mis" jawab sang mawar merah
Bruk
Sang pemimpin yang mendengar jawaban tersebut marah dan menggebrak meja
"Sudah 15 tahun dan kamu belum menemukan pelaku sebenarnya" marah sang pemimpin
"Sebenarnya apa yang kalian kejarkan Ha"
"Tidak becus"
"Keluar" perintah Stevan dengan marahnya
Sang mawar merah yang mengetahui kemarahan sang pemimpin
"Permisi mis" ucap sang mawar merah sambil berjalan keluar ruangan tersebut
Ceklek
Terjadilah keheningan di dalam ruang tersebut
"Mom dad Clara rindu" ucap Clara dalam hati dengan matanya yang mulai terlihat di pipinya
"Kalian disana bahagia"
"Mengapa kalian meninggalkan Clara sendiri"
"Pangeran pembohong"
Clara mengambil hp berlogo apel dan menelfon seseorang
"Perintahkan tim penyelidik," perintah Clara dengan suara datarnya kepada sang penelfon di seberangnya
......,....
"Saya tunggu 1 Minggu"
"Jika tidak kalian tahu apa yang akan di dapatkan" sambung Clara dan mematikan telefon tersebut
Klik
Di sisi lain Yuna sang mawar merah yang menerima perintah dari sang pemimpin,
__ADS_1
Menelfon tim penyelidik untuk memberitahukan pesan yang di berikan oleh sang pemimpin
Apakah mereka mampuh menyelesaikan misi yang di berikan