Perempuan Misterius

Perempuan Misterius
Marah


__ADS_3

Keesokan paginya Stevan serta Reno telah bersiap-siap menuju bandara dan akan terbang kembali ke kota A


"Bos mobil sudah di siapkan" ucap Reno


" Hm"


Berangkat lah mereka menuju Bandara, beberapa menit setelah perjalanan sampailah mereka di bandara dan langsung memasuki pesawat


"Bos mau minum atau makan" ucap Reno


"Minum" jawab Stevan


Reno mengambil minuman dan memberikannya kepada Stevan


Setelah itu Stevan memfokuskan dirinya pada berkas


"Bos setelah sampai mau langsung ke kantor atau langsung pulang" tanya Reno


Stevan yang mendengar pertanyaan tersebut mengakar wajahnya dari berkas dan melihat kepada Reno


"Pulang" jawab Stevan


Beberapa jam perjalanan sampailah mereka di bandara kota A


Stevan beserta Reno menuruni pesawat dan langsung menuju mobil yang akan mengantar mereka kembali ke rumah


Sampailah mereka di mansion keluarga Sanjaya


Keluarlah Stevan beserta Reno setelah mobil telah sampai pada mansion


"Bos saya akan kembali ke apartemen" ucap Reno dan akan berjalan keluar menuju gerbang mansion


"Biarkan supir mengantar mu" perintah Stevan


"Nggak papa bos saya akan pesankan taksi" ucap Reno


"Tidak terima bantahan" ucap Stevan


Reno yang merasa tidak akan menang melawan Stevan setuju, dan memasuki mobil


Stevan berjalan memasuki rumah


Ceklek

__ADS_1


Stevan yang melihat ibunya sedang bersantai berjalan menuju ibunya


"Ma" ucap Stevan


Nyonya Sanjaya yang mendengar suara putranya melihat kebelakang dengan wajah senangnya


"Synk kamu sudah pulang" ucap mamanya dengan senang sambil memeluk putranya


Nyonya Sanjaya melepaskan pelukannya


"Sudah makan"


"Pasti kamu capek yah"


"Lihat kamu semakin kurus" ucap Nyonya Sanjaya sambil memegang wajah putranya


Stevan yang mendengar pertanyaan dari ibunya yang tidak akan habis


"Ma aku nggak papa lihat" jawab Stevan secepatnya sebelum mamanya melanjut bertanya


"Aku baik-baik saja"


"Ma aku capek mau istirahat"


Nyonya Sanjaya yang mendengar bahwa putranya capek dan ingin istirahat


Stevan berjalan menuju kamarnya


Ceklek



Stevan menuju kamar mandi, untuk membersihkan diri, berganti pakaian dan menuju tempat tidur untuk beristirahat


@@@@@@


Di lain tempat pada sebuah markas


Seorang wanita beserta tangan kanannya


"Bagaimana" tanya Sang pemimpin


Sang pedang mengetahui apa yang di tanyakan sang pemimpin

__ADS_1


"Maaf mis" jawab sang mawar merah


Bruk


Sang pemimpin yang mendengar jawaban tersebut marah dan menggebrak meja


"Sudah 15 tahun dan kamu belum menemukan pelaku sebenarnya" marah sang pemimpin


"Sebenarnya apa yang kalian kejarkan Ha"


"Tidak becus"


"Keluar" perintah Stevan dengan marahnya


Sang mawar merah yang mengetahui kemarahan sang pemimpin


"Permisi mis" ucap sang mawar merah sambil berjalan keluar ruangan tersebut


Ceklek


Terjadilah keheningan di dalam ruang tersebut


"Mom dad Clara rindu" ucap Clara dalam hati dengan matanya yang mulai terlihat di pipinya


"Kalian disana bahagia"


"Mengapa kalian meninggalkan Clara sendiri"


"Pangeran pembohong"


Clara mengambil hp berlogo apel dan menelfon seseorang


"Perintahkan tim penyelidik," perintah Clara dengan suara datarnya kepada sang penelfon di seberangnya


......,....


"Saya tunggu 1 Minggu"


"Jika tidak kalian tahu apa yang akan di dapatkan" sambung Clara dan mematikan telefon tersebut


Klik


Di sisi lain Yuna sang mawar merah yang menerima perintah dari sang pemimpin,

__ADS_1


Menelfon tim penyelidik untuk memberitahukan pesan yang di berikan oleh sang pemimpin


Apakah mereka mampuh menyelesaikan misi yang di berikan


__ADS_2