Perempuan Misterius

Perempuan Misterius
Mulai Terungkap


__ADS_3

Flashback


Dari informasi yang di dapatkan oleh bawahannya, disitu tertulis dalang dari kecelakaan kedua orang tuanya adalah keluarga Wiguna


Mobil keluarga Wiguna menabrak mobil ayah serta ibunya yang sedang mengemudi pada hari itu. Tetapi tidak di ketahui bahwa mobil tersebut di kendarai oleh siapa


"Mis ada apa" tanya sang mawar merah melihat kemarahan sang pemimpin setelah membaca informasi tentang kejadian 15 tahun lalu


Tanpa menjawab pertanyaan yang diajukan sang pemimpin memberikan kertas yang di remasnya kepada sang mawar merah/sang pedang


Sang mawar merah mengambil kertas itu dan melihatnya


Setelah membaca informasi tersebut


"Apa yang akan dilakukan mis" tanya sang mawar merah


" Perintahkan, untuk meneror keluarga mereka"


"Saya akan membuat mereka menjadi gila" tawa menggema didalam ruangan itu


Sang mawar merah mendengar tawa menyeramkan sang pemimpin,


"Mereka membangunkan iblis yang telah tertidur bertahun-tahun" gumam sang mawar merah dengan merinding


"Baik mis" jawab sang mawar merah


"Saya akan pulang" beritahu sang pemimpin


Di lain tempat, tepatnya kantor Sanjaya


Stevan beserta asistenya Reno memasuki kantor


"Ahhh tambah ganteng aja bos kita"


"Ya ampun gantengnya"


"Handsomenya suami gue"


"He jangan halu kamu"


"Mengapa suka-suka gue"


"Ah mau pingsan aja"


Dalam lift


"Bagaiman"tanya stevan


"Informasinya sudah saya letakan di atas meta kerja bos" jawab Reno


"Bagus, bulan ini gajimu dua kali lipat"


"Benar bos" tanya Reno dengan mata berbinar


"Mengapa? Kamu nggak mau"

__ADS_1


"Ya, mau lah bos" ngegas reno


ting


Pintu lift terbuka Stevan beserta Reno berjalan keluar dan menuju ruangan masing-masing


"Bos ada rapat pemegang saham hari ini, jangan lupa jam 10.00" ucap Reno


Hm


Ceklek


Stevan memasuki ruangannya dan tatapannya tertuju pada map merah di atas meja kerjanya.


Stevan berjalan menuju kursi kerja, menduduki dan mengambil map itu, membukanya dan membaca informasi tersebut


Nama : Clara putri B


Golonan darah : ........,...


Makanan kesukaan :....,.,.,.,


Warna : .....,.....


Alamat : .....,......


"Putri pangeran kangen" ucap Stevan sambil memegang gambar Clara


"Akhirnya pangeran menemukan putri"


"Sebentar lagi Pangerang akan menjemput putri


"Maafin pangeran! Karena meninggalkan putri"


tok


"Masuk" perintah Stevan


Ceklek


"Ada apa"


"Bos, berkas yang harus anda tanda tangani"


"Letakan di atas meja" perintah Stevan


Reno meletakan berkas tersebut


"Kalau gitu saya permisi bos"


"Hm"


Stevan mulai meletakan informasi Clara, dan mulai bekerja setelah beberapa menit berlangsung, pekerjaan yang ia lakukan selesai, Stevan melihat pada jam tangan tepat jam 10.00.


Stevan berjalan keluar ruangan, Reo sang asisten telah menunggu di depan ruangan

__ADS_1


"Bos para pemegam sahamĀ  semua telah sampai, tinggal menunggu bos saja" ucap Reno


Sambil berjalan mengikuti Stevan menuju ruang rapat


Ceklek


Semua yang ada di dalam ruang rapat berdiri menyambut Stevan,


Selama 1 jam rapat berlangsung


"Sampai disini saja rapat kita hari ini" tutup Reno


"Sampai ketemu di bulan depan pada pertemuan berikutnya" lanjut Reno


Stevan beserta Reno meninggalkan ruang rapat, dalam perjalanan


"Reno siapkan mobil kita akan ke tempat Clara" ujar Stevan


"Baik Bos"


Stevan berjalan menuju ruangan untuk mengambil sesuatu, sedangkan Reno mengambil mobil.


Mobil berhenti didepan Stevan, Stevan memasuki mobi.


Mobil tersebut melaju, sepanjang perjalanan Stevan terus melihat gelang di tangannya.


Setelah beberapa menit perjalan sampailah mereka di sebuah mansion mewah


Klakson mobil Stevan


"Siapa" tanya lelaki kekar berbaju hitam


"Kami ada keperluan dengan nona Clara" beritahu Reno


"Sudah ada janji"


"Sudah" jawab Stevan dengan nada dinginya


"Tunggu sebentar saya lapor"


"Halo mis, ada yang ingin bertemu"


....,.....


Katanya sudah ada janji"


.....,....


Baik mis


"Silahkan pak"


Mobil tersebut memasuki pekarangan mewah, turunlah Stevan beserta Reno


Didepan pintu berdiri lah seorang wanita cantik

__ADS_1


"Saya kenal" tanya wanita itu


"Putri" ucap stevan


__ADS_2