
Malam harinya
Kringgg
Bunyi handphone Clara di atas meja samping tempat tidurnya, Clara menoleh dan melihat siapa yang telah menelfonya.
π Pangeran call
"Halo" sapa Clara kepada sang penelfon setelah mengangkat telfon dari siapa lagi kalau bukan Stevan
"Sayang akhirnya, kamu kenapa, kamu baik-baik saja kan, atau ada masalah" tanya stevan denganΒ
"Satu-satu tanyanya, pertama aku baik-baik saja, kedua nggak ada masalah apa pun sebenarnya masalahku adalah kamu" lanjut Clara dalam hatinya
"Abisnya kamu aku hubungi nggak aktif nomor telfonnya " ucap Stevan
"Maaf ya, hpnya rusak jadi bru beli hp baru" jelas Clara
"Besok kerumah ya, mama nanyain kamu" ucap Stevan
"Iya" jawab Clara
"Besok aku jemput" ucap Stevan
"Iyaaaa" jawab Clara
"Good night sayang" ucap Stevan
"To" jawab clara, mereka berdua mematikan telfon secara bersamaan.
"Besok adalah malam terakhir kita Stevan, kalian harus membayar kesakitanku, air mataku, penderitaanku selama 15 tahun ini" ucap Clara sambil melihat handphonenya dengan tatapan tajamnya, Clara meletakan hanphonenya di atas meja samping tempat tidurnya setelah itu ia mulai tertidur.
__ADS_1
β¨β¨β¨
tak tak tak
"Pagi bibi" sapa Clara sambil menarik kursi dan duduk
"Pagi non" jawab bibi ami sambil tersenyum melihat Clara
"Bibi sarapan bareng Clara ya" pinta Clara
"Nggak perluh, Nanti baru bibi sarapan" jawab bibi ami
"Pokoknya bibi harus sarapan bareng aku" kekeh Clara
"Baiklah" jawab bibi Ami dan mulai duduk di samping kursi Clara dan mereka sarapan dengan tenang. Setelah menyelesaikan sarapan Clara berjalan keluar menuju mobilnya menuju markas, beberapa saat kemudian mobil Clara memasuki markas dari kejahuaan seorang wanita berdiri di hadapan pintu.
"Selamat datang mis" sapa wanita itu dengan hormat siapa lagi kalau bukan mawar merah
"Selamat datang mis" sapa serempak para anggotanya
"Hm" seperti biasa, sang pemimpin berjalan dan di ikuti mawar merah
"Bagaimana" tanya sang pemimpin
"Para petinggi telah tiba mis" jawab sang mawar merah
Ceklek
"Selamat datang mis" sapa para petinggi dengan penuh hormat, sedangkan sang pemimpin menganggukkan kepalanya dan berjalan menuju kursi pemimpin, Clara berdiri di hadapan meraka
"Selamat datang jendral dan ke-empat sayapmu, aku menyambut kalian kembali" ucap sang pemimpin nada datar serta tatapan tajamnya
__ADS_1
"Terimakasih mis" jawab mereka serempak
"Kalian sudah mengetahui mengapa aku memanggil kalian kembali" ucap sang pemimpin sambil menatap mereka
"Sudah mis" jawab mereka
Di dalam ruangan tersebut terjadi pembicaraan Yang serius antara pemimpin dan para petinggi CROWN hingga waktu pun berlalu dengan cepat. Petinggi CROWN adalah sala satu senjata terkuat milik CROWN, bisa di bilang mereka adalah pedangnya CROWN
"Mis" panggil salah satu orang Yang ada di ruangan tersebut, pemimpin menatapnya dengan tatapan bahwa ia dipersilahkan berbicara
"Bagaimana kabar sang penguasa" tanya orang tersebut
Sang pemimpin terdiam "sama" singkat pemimpin sambil berjalan keluar dari ruangan tersebut.
"Saya akan kembali" ucap sang pemimpin dan berjalan keluar memasuki mobilnya meninggalkan markas.
Malam harinya
tak tak tak
Stevan yang menunggu menoleh ia tersenyum melihat pujaan hatinya setelah beberapa hari tidak melihat sang kekasih akhirnya ia dapat melihat sang kekasih.
"Ayo, tunggu apa lagi" ucap Clara melihat Stevan hanya terdiam
"AhΒ iya" kaget Stevan, dan mengikuti Clara keluar memasuki mobil, mobil Stevan meninggalkan mansion Clara, beberapa menit perjalanan sampailah Stevan dan Clara di mansion keluarga Sanjaya
#######
Disini author mau minta maaf buat para pembaca kalau saya update dengan Waktu tak tentu soalnya saya lagi sibuk, sedang UTS, kalau kedepannya saya jarang update mohon maaf ya
ππππππππππππππππππππππππππππππππππππππππππ
__ADS_1