Perempuan Misterius

Perempuan Misterius
"TAMAT"


__ADS_3

Stevan terdiam melihat wanita di depanya bahkan Clarisa beserta kedua orang tuanya hanya terdiam saja melihat orang yang telah menculik mereka


Stevan bagaikan patung yang tak bernyawa ia bahkan menahan nafasnya sejenak, di ruangan itu terjadi keheningan selama beberapa menit


Prok prok prok


Clara menepuk tangannya dan mengembalikan kesadaran Stevan beserta keluarganya, Stevan menatap Clara dengan tatapan yang penuh kekecewaan


"Bagaiman bisa" ucap Stevan


"Kenapa?" Stevan menatap Clara dengan tatapan kecewa yang penuh tanda tanya di otaknya


"Ini nggak benar kan, kamu ngeprank aku kan" Stevan terus bertanyaΒ  dengan tatapan yang tidak pernah lepas dari wajah Clara


"Wellll, pertama Bagaimana bisa? Apa sih yang nggak bisa aku lakukan" ucap Clara sambil membalas tatapn Stevan


"Kedua hmmmm, kenapa?, Kenapa yah, karena aku ingin membalas kalian semua atas apa yang di lakukan di tua Bangka ini kepadaku" jawab Clara dengan tatapan penuh kebencian kepada kedua orang tua stevan sambil menunjuk mereka dengan jarinya itu


"Mis" panggil Yuna sambil mengusap bahu sang pemimpin


Clara berusaha mengendalikan emosinya sambil melepaskan tangan Yuna di bahunya dan kembali menatap Stevan


"Terakhir yang harus kamu tau, ngeprank, yah pikir lah sesuka hatimu sayang" ucap Clara sambil tertawa seperti iblis bahkan Clarisa ketakutan mendengar tawa tersebut


"Aku akan menceritakan sebuah dongen untuk kalian semua" ucap Clara sambil duduk di kursi yang telah disediakan oleh Yuna


"Dahulu kala ada sebuah keluarga yang sangat bahagia mereka memiliki seorang anak perempuan yang paling mereka sayangi keluarga itu sangat bahagia"


Flashback


Mansion seorang gadis lari menuruni tangga diikuti pengasuhnya di belakang dengan tawa penuh ceria di wajahnya


"Putri jangan lari nanti jatuh" teriak pengasuhnya itu

__ADS_1


Hup


Pria paru baya menangkap si gadis kecil itu "putri nakal ya" tanya sang pria paru baya itu siapa lagi kalau bukan ayahnya


"Nggak kok" jawab si gadis kecil itu dengan polosnya


"Kamu ini" ayahnya menghujaninya dengan ciuman di wajahnya sehingga tawa lepas gadis kecil itu keluar


"Ayo sudah siap kita berangkat" seorang wanita paru baya mengehentikan aktivitas ayah dan anaknya itu siapa lagi kalau bukan ibunya mereka berjalan keluar rumah


"Sayang kamu naik mobil sama bibi dan om pengawal ya" ucap seorang wanita paru baya pada seorang gadis kecil


"Nggak mau, mau ikut mommy dan Daddy naik mobil" ucap anak gadis tersebut dengan keras kepalanya


"Mommy dan Daddy mau ke tempat lain, putri mommy kan mau sekolah mau jadi anak baik kan" bujuk ibu paru baya itu lagi dengan nada lembut serta tatapan sayangnya


"Nggak mau, nggak mau, mau ikut mommy dan Daddy" kekeh anak gadis itu dan ingin menangis


"Loh putri mau jadi anak nakal ya, nanti mommy pulang bawa hadia deh mau boneka, buku, baju atau yang lainnya" bujuk wanita paru baya itu lagi dengan iming-iming hadia


"Iya mommy janji" wanita paru baya itu memeluk serta mencium anaknya itu dengan sayang di ikuti oleh sang suami.


Wanita paru baya itu memasuki mobil beserta suaminya, sedangkan anak mereka memasuki mobil di belakangnya yang terdapat beberapa pengawal dan supir, mobil tersebut keluar dari pekarangan rumah mereka dan melaju, saat di daerah yang sepi


Bruk


Mobil milik kedua orang tua dari gadis tersebut mengalami kecelakaan sedangkan si penabrak melarikan diri


"Mommy, Daddy" teriak anak gadis tersebutΒ  dengan histeris melihat mobil yang di kendarai oleh orang tuanya terbalik dan hancur , anak gadis itu menangis di pelukan pengasuhnya.


Beberapa pengawal keluar dari mobil dan menolong tuan mereka, tak lama ambulance muncul dan mereka menuju rumah sakit


"Mommy, Daddy" nangis anak gadis kecil tersebut

__ADS_1


"Pengen mommy" anak gadis tersebut menangis segukan di pelukan pengasuhnya


"Iya, non kecil kita ikuti tuan dan nyonya ya" bujuk sang pengasuh


"Mau mommy" anak gadis tersebut terus menangis dan ingin mommynya


"Iya, ini kita susulin mommy dan Daddy" bujuk sang pengasuh lagi


Tak lama mereka sampai di rumah sakit, anak gadis tersebut dengan sang pengasuh mengikuti brangka yang di dorong oleh beberapa suster dan dokter, brangka tersebut memasuki ruang operasi


"Daddy, mommy" anak gadis tersebut terus menangis mencari ibu dan ayahnya bahkan pengasuh dan beberapa pengawal mencoba membujuknya mari tidak ada yang mampuh menghentikan tangisannya


"Bibi, putri mau mommy dan Daddy, putri nggak mau hadia lagi, putri pengen mommy dan Daddy saja" ucap anak kecil tersebut pada pengasuhnya sambil menangis


"Iya, nanti om dokter keluar bawa mommy dan Daddy tuan putri ya" bujuk sang pengasuh sambil menangis


"Bibi apa putri anak nakal ya makanya Daddy dan mommy nggak keluar-keluar" ucap anak gadis tersebut


"Nggak kok, tuan putri kita ini anak baik, jangan nangis lagi loh nanti mommy dan Daddy sedih lihat tuan putri mereka nangis" bujuk sang pengasuh


"Oh ya,,,, kalau gitu putri nggak mau nangis nanti Daddy dan mommy sedih" jawab anak gadis tersebut dengan segukan dan berusaha menahan tangisnya


"Gitu dong kan tuan putri mau jadi anak baik" ucap sang pengasuh


"Iya, tuan putri mau jadi anak baik" ucap anak gadis kecil tersebut


"Selesai, bagaiman bagus kan ceritanya" Clara menatap mereka satu persatu dengan senyum diwajahnya


***TAMAT*


########


final dan akhirnya tamat juga cerita ini dengan penuh teka teki yang tidak di sangka-sangak yah .........

__ADS_1


Auto disini mau minta maaf jarang up dan sekali up langsung tamat, soalnya lagi ada acara keluarga dan author juga lagi UAS Ya jadi belum sempat up πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


di tunggu ya extra part sepertinya ada**


__ADS_2