Perempuan Misterius

Perempuan Misterius
kabar clara dan Clara kembali


__ADS_3

"sayang ini kamu kan, kemana aja" ucap sang penelfon


"Apa kabar" ucap Clara pada si penelfon siapa lagi kalau bukan Stevan


"Baik, kamu kemana sih, kamu baik-baik saja kan," ucap Stevan dengan nada kawatir di selingi dengan bahagia


"Satu-satu tanyanya, aku bingun ni mau jawab yang mana" ucap Clara dengan suara parunya


"Oke,.. cerita kalau ada masalah" ucap Stevan


"Maaf ya beberapa hari ini nggak kasih kabar, soalnya ada misi, jadi aku matikan hp selama beberapa hari, dan lupa ngabarin kamu" jelas Clara


"Iya sudah yang penting kamu nggak kenapa-napa, kapan kamu balik" tanya stevan


"Besok, sudah dulu ya ada urgent ni" ucap Clara


"Iya, besok kalau udah sampai kabarin, good night sayang" ucap Stevan


"To"


tit


Clara menangis sedari telfon tadi Clara sudah berusaha menahan tangisannya dan akhirnya pecah juga


Hiks, hiks, hiks


Ceklek


Yuna menghampiri Clara memeluknya"sudah jangan di pikirkan itukan belum tentu, nanti mereka cari tau yang sebenarnya, jangan nangis lagi, beberapa hari ini kamu terus saj nangis kalau nggak ya murung" ucap Yuna menenangkan Clara


"Makasih ya kamu selalu ada di saat-saat aku begini" ucap Clara


"Iya, sama-sama kita kan besti canda besti" candaan Yuna


Clara tergelak mendengar candaan Yuna ia kembali memeluk Yuna dengan eratnya


"Elah sesak ni, nangis sih nangis jangan bikin mampus dong" gerutu Yuna


Puk


"Kamu ini... lagi sedih ni" Clara memukul kepala Yuna


"Iya, canda maaf ya" Yuna balas memeluk Clara

__ADS_1


✨✨✨


Keesokan harinya Clara dan Yuna berkendara kembali ke ibukota A


ting


Pangeran


Udah berangkat?


^^^Me^^^


^^^Udah, lagi di jln^^^


Pangerang


Hati" klw sampai kbrin


^^^Me^^^


^^^Iya😊^^^


Clara kembali fokus ke depan


"Makanya cari ayang dong" balas Clara


"Cariin dong" Yuna makin menjadi-jadi


"Mau yang bagaimana, rambut botak, banyak kumis, perut buncit, atau ketiga-tiganya" ucap Clara


"Buset, apaan itu ya kali Yuna yang cantik dapat gituan" gerutu Yuna


"Bahahhahaha, kamu yang nyuruh loh" ucap Yuna disela-seka tawanya


"Tapi ya nggak gitu juga, minimal Pengusaha kaya tapi ganteng, atau dokter muda gitu, kalau nggak ada duda ganteng kaya lah" jawab Yuna dengan senyum-senyum


"Hiii, gila senyum sendiri" ujar Clara


"Ganggu aja ini lagi bayangin masa depan" gerutu Yuna pada Clara


"Nyetir yang benar mau mati kau" ucap Clara


"Astaga ngga mati juga kali, belum kawin" jawab Yuna

__ADS_1


"Nikah baru kawin" sela Clara


"Itu maksudnya"


Beberapa jam perjalanan sampailah mereka di ibukota A mobil mereka memasuki mansion milik Clara, Clara beserta yuna turun dan sejalan memasuki rumah


Ceklek


"Ya ampun non udah balik, non kemana aja, bibi kawatir non nggak ada kabar dari malam itu, non nggak papa kan" teriak bi Ami dan terus saja bertanya


"Saya bingung ni mau jawab yang mana duluan" ucap Clara


"Hehe maaf non" sesal bi Ami


"Saya baik-baik saja bi, kebetulan saya ada urusan" jawab Clara


"Non mau makan atau bagaimana" ucap Bi Ami


"Ngga perluh bi, sudah makan tadi di jalan, mau istirahat cape bi" jawab Clara, mereka berdua tadi sempat singga makan ya.


Clara dan Yuna memasuki kamar dan beristirahat. Dikamar Yuna ia mengambil handphonenya


Me


Evan aku udah sampai


^^^Pengeran^^^


^^^Akhirnya kamu ksih kbr jga^^^


^^^Aku nunggu kbr dri kmu^^^


Me


Baru aja smpai


^^^Pangeran^^^


^^^Klw gtu istirahat ya^^^


^^^Malam Evan ajak diner berdua^^^


Me

__ADS_1


Iya😊


__ADS_2