Perempuan Misterius

Perempuan Misterius
flashback kejadian silam


__ADS_3

Flashback


"Sayang kamu naik mobil sama bibi dan om pengawal ya" ucap seorang wanita paru baya pada seorang gadis kecil


"Nggak mau, mau ikut mommy dan Daddy naik mobil" ucap anak gadis tersebut dengan keras kepalanya


"Mommy dan Daddy mau ke tempat lain, putri mommy kan mau sekolah mau jadi anak baik kan" bujuk ibu paru baya itu lagi dengan nada lembut serta tatapan sayangnya


"Nggak mau, nggak mau, mau ikut mommy dan Daddy" kekeh anak gadis itu dan ingin menangis


"Loh putri mau jadi anak nakal ya, nanti mommy pulang bawa hadia deh mau boneka, buku, baju atau yang lainnya" bujuk wanita paru baya itu lagi dengan iming-iming hadia


Anak gadis tersebut berpikir "oke, janji ya hadia putri" ucap anak gadis itu


"Iya mommy janji" wanita paru baya itu memeluk serta mencium anaknya itu dengan sayang di ikuti oleh sang suami.


Wanita paru baya itu memasuki mobil beserta suaminya, sedangkan anak mereka memasuki mobil di belakangnya yang terdapat beberapa pengawal dan supir, mobil tersebut keluar dari pekarangan rumah mereka dan melaju, saat di daerah yang sepi


Bruk


Mobil milik kedua orang tua dari gadis tersebut mengalami kecelakaan sedangkan si penabrak melarikan diri


"Mommy, Daddy" teriak anak gadis tersebutΒ  dengan histeris melihat mobil yang di kendarai oleh orang tuanya terbalik dan hancur , anak gadis itu menangis di pelukan pengasuhnya.


Beberapa pengawal keluar dari mobil dan menolong tuan mereka, tak lama ambulance muncul dan mereka menuju rumah sakit

__ADS_1


"Mommy, Daddy" nangis anak gadis kecil tersebut


"Pengen mommy" anak gadis tersebut menangis segukan di pelukan pengasuhnya


"Iya, non kecil kita ikuti tuan dan nyonya ya" bujuk sang pengasuh


"Mau mommy" anak gadis tersebut terus menangis dan ingin mommynya


"Iya, ini kita susulin mommy dan Daddy" bujuk sang pengasuh lagi


Tak lama mereka sampai di rumah sakit, anak gadis tersebut dengan sang pengasuh mengikuti brangka yang di dorong oleh beberapa suster dan dokter, brangka tersebut memasuki ruang operasi


"Daddy, mommy" anak gadis tersebut terus menangis mencari ibu dan ayahnya bahkan pengasuh dan beberapa pengawal mencoba membujuknya mari tidak ada yang mampuh menghentikan tangisannya


"Bibi, putri mau mommy dan Daddy, putri nggak mau hadia lagi, putri pengen mommy dan Daddy saja" ucap anak kecil tersebut pada pengasuhnya sambil menangis


"Bibi apa putri anak nakal ya makanya Daddy dan mommy nggak keluar-keluar" ucap anak gadis tersebut


"Nggak kok, tuan putri kita ini anak baik, jangan nangis lagi loh nanti mommy dan Daddy sedih lihat tuan putri mereka nangis" bujuk sang pengasuh


"Oh ya,,,, kalau gitu putri nggak mau nangis nanti Daddy dan mommy sedih" jawab anak gadis tersebut dengan segukan dan berusaha menahan tangisnya


"Gitu dong kan tuan putri mau jadi anak baik" ucap sang pengasuh


"Iya, tuan putri mau jadi anak baik" ucap anak gadis kecil tersebut

__ADS_1


Beberapa jam berlalu tetapi operasi belum juga selesai


"Tuan putri makan dulu ya" bujuk sang pengasuh


"Nggak mau, mau mommy" tolak anak gadis kecil itu


"Tuan putri harus makan, tuan putri kan mau jadi anak baik" bujuk sang pengasuh lagi dengan lembut


"Nggak mau, mau mommy yang suapi kalau nggak, aku nggak mau makan" anak gadi tersebut kekeh dengan pendiriannya


"Tuan putri mau lihat, mommy tuan putri sedih, karena nggak mau makan" ucap sang pengasuh


"Nggak mau, mommy nggak boleh sedih" jawab anak gadis itu


"Kalau gitu tuan putri harus makan, kalau nggak nanti mommy tuan putri sedih loh" bujuk sang pengasuh


"Tapi.... Bi mau mommy yang suapin" ucap anak gadis itu


"Makan dulu sama bibi nanti kalau mommy tuan putri udah keluar baru deh suapin tuan putri" bujuk sang pengasuh


Akhirnya anak gadis tersebut mau makan, dan disuapin oleh pengasuhnya.


#######


Disini author mau minta maaf buat para pembaca kalau saya update dengan Waktu tak tentu soalnya saya lagi sibuk, mau mendekati UTS, kalau kedepannya saya jarang update mohon maaf ya

__ADS_1


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2