
Mansion keluarga Sanjaya
Ceklek
"Selamat datang KK ipar" teriak clarisa setelah membuka pintu
"Clarisa" tegur Stevan dengan nada datarnya
"Hehehe sorry kak Stevan, KK ipar cantik sekali" cengengesan Clarisa dan mengalihkan pembicaraan
"Kamu juga cantik" jawab Clara dengan senyum
"Ayo. Kk ipar papa sama mama telah menunggu" ajak Clarisa sambil mengandeng tangan Clara berjalan menuju ruang makan meninggalkan Stevan sendirian
"Aku nggak di ajak, dasar adik kurang ajar" teriak Stevan sambil mengikuti keduanya
Sedangkan Clara dan clarisa hanya tergelak saja mendengar teriakan Stevan " kamu ini itu KK kamu loh" ucap Clara sambil memandang Clarisa
"Biarin Kak Stevan itu emang rese orangnya" jawab Clarisa dengan tawa yang masih ada di bibirnya
"Ma KK ipar udah datang" ucap Clarisa kepada nyonya Sanjaya Yangs Edang meletakan makanan di atas meja di ikuti dengan beberapa pelayan
"Ya ampun sayang akhirnya calon mantu mama dtng juga, cantik sekali kamu malam ini" ucap nyonya Sanjaya dan menghampiri Clara dan memeluknya
"Tante juga" Clara membalas pujian nyonya Sanjaya sambil membala spelukan nyonya Sanjaya
"Aduh manis banget mulutnya makan apa sih" usil nyonya Sanjaya sambil mengurai pelukan keduanya dan menyebapkan Clarisa dan Stevan tergelak
__ADS_1
"Biasa Tan" jawab Clara
"Ma mau sampai kapan ngobrolnya pasti KK ipar sudah lapar" clarisa memotong pembicaraan keduanya
"Aduh keasikan sampai lupa" ucap nyonya Sanjaya
" Alah bilang aja kamu yang lapar" singkat Stevan
"Aduh tau aja" cengengesan Clarisa
"Sudah, ayo nak Clara duduk" ajak nyonya Sanjaya sambil menarik tangan Clara menuju kursi, beberapa saat mereka makan malam dengan tenang dan hanya terdengar detingan
Ruang keluarga Sanjaya
"Bagaiman kabar kamu" tanya tuan Sanjaya
"Sayang sering-sering dong datang ke rumah, meskipun datang tanpa Stevan kamu datang saja" ucap nyonya Sanjaya
"Iya Tante nanti aku mampir tapi untuk kehancuran kalian" lanjut Clara dalam hatinya
"Sebenarnya aku lagi sibuk banget Tan beberapa hari ini jadi aku tidak sempat mampir" lanjut Clara
"Aku juga jarang telfon sama KK ipar biasanya kita kan sering shopping bareng" ucap clarisa
"Nanti ya lain kali kita pasti shopping bareng jika sempat" lanjut Clara dalam hatinya sambil memandang clarisa dengan senyum diwajahnya
"Pokonya harus ya KK ipar, aku kangen banget shopping bareng" kata clarisa
__ADS_1
"Iya" jawab Clara
Clara dan keluarga Sanjaya terus saja bercerita tentang keseharian mereka dengan canda tawa yang tak luntur dari bibir mereka masing-masing
"Tertawa lah mungkin ini akan menjadi tawa terakhir kalian" batin Clara sambil menatap mereka satu-persatu
Tak terasa waktu berlalu dengan cepat, Stevan yang melihat sudah pukul 11.30 dia melihat keluarganya yang asik bercerita dengan Clara
"Ma udah pukul 11 lewat, Clara harus pulang" ucap Stevan memotong pembicara ibunya
"Ya ampun keasikan cerita mama nggak ingat waktu" kata nyonya Sanjaya
"Stevan bawa mobilnya hati-hati" ingat nyonya Sanjaya
"Iya ma" jawab Stevan
"Sayang sering yang datang ke rumah" ucap nyonya Sanjaya sambil menatap Clara
"Iya Tante" jawab Clara
"Kk ipar jangan lupa kalau ada waktu kita harus shopping" ingat Clarisa
"Iya pasti itu" jawab Clara
"Om Tante Clara pamit ya, clarisa" lanjut Clara
"Iya hati-hati ya" jawab kedua orang tua stevan
__ADS_1
"Iya KK ipar" jawab Clarisa, setelah itu Stevan dan Clara meninggalkan kediaman Sanjaya