
Karena keasikan bermain bersama stevan seharian Clara tertidur pulas tanpa mengganti pakaiannya.
Matahari memasuki cela kamar seorang wanita dan membangunkan wanita itu.
Euh" lenguh wanita tersebut sambil membuka matanya
"Selamat pagi dunia"
Clara berjalan ke kamar mandi ia akan bersiapa-siap hari ini ia akan menandatangani beberapa berkas perusahaan milik keluarga.
Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang mengapa Clara bisa mempunya perusahaan, sebenarnya perusahaan keluarga bramatjaya masih ada tetapi di kalangan luar sana kebanyakan orang mengetahui bahwa perusahaan bramatjaya telah bangkit akibat kecelakaan berapa tahun silam, dan ternyata perusahaan tersebut masih ada dan hanya orang-orang tertentu yang mengetahui hal itu.
Clara telah bersiap-siap dan turun ke bawah untuk sarapan pagi sebelum berangkat ke kantor
"Bi kalau ada yang datang bilang saja saya ada kesibukan di luar ya" ucap Clara
"Iya non" jawab pelayan tersebut
Setelah itu Clara berjalan keluar menuju mobil yang telah di siapkan, Clara mulai menjalankan mobil tersebut menuju tempat tujuan.
Clara mengambil handphonenya " 10 menit " ucap Clara setelah itu dia mematikan telfonya
Beberapa saat sampailah Clara di tempat tujuan ia keluar Berdirilah ia di sebuah gedung menjulang tinggi dari luar orang mengetahui itu adalah sebuah gedung berisi kantor-kantor kecil padahal itu ternyata adalah kantor milik keluarga bramatjaya.
"Selamat datang nona" seorang pria menghampiri Clara
"Hm, bagaimana?" Clara berjalan menuju lift di ikuti oleh pria tadi asisten pribadinya
"Semuanya telah selesai nona, nona tinggal menandatangani beberapa berkas saja, telah saya letakan di atas meja" jelas pemuda tadi
__ADS_1
ting
Clara beserta asistenya berjalan keluar dari lift menuju ruang pribadi
Ceklek
Clara berjalan menuju meja kerjanya setelah iya duduk, asistennya menjelaskan apa saja yang harus di tanda tangani
Di lain tempat Yuna mencoba menghubungi Clara tetapi nomornya tidak dapat di hubungi
"Dimana sih Clara" dengus Yuna
"Angkat please, Clara dimana sih"
Yuna mengambil kunci mobil yang terletak di nakas meja dan berlari keluar apartemennya menuju basement memasuki mobil dan menjalankan mobilnya menuju rumah Clara. Beberapa saat sampailah ia di depan mansion Clara
Ting
Bruk
Yuna berlari menuju pintu
tok, tok, tok
Ceklek
"Non Yuna, silahkan masuk"
"Ngga usah bi mau nanya Claranya ada?" Tanya Yuna
__ADS_1
"Aduh non Clara nggak ada, non Clara keluar pagi-pagi sekali"
"Kira-kira Clara kemana ya bi"
"Kalau itu bibi tidak tau non"
"Yaudah kalau Clara pulang kasih tau ya kalau saya cari dia tolong hubungi saya ya bi" ucap Yuna
"Iya non nanti bisa sampaikan"
"Kalau gitu Yuna pergi ya bi"
"Iya non hati-hati"
Setelah itu Yuna meninggalkan peraturan mansion Clara dan menjalankan mobilnya menuju markas
Kembali ke Clara
"Akhirnya selesai juga" Clara meregangkan otot-ototnya yang kelelahan akibat berkas yang ia tanda tangani setelah itu ia mulai mengaktifkan hanphone yang di silent dari tadi
📞 Cal Yuna 10 panggilan
✉️ Yuna
📞 Pangeran 30 panggilan
"Ada apa dengan Yuna" batin Clara
Setelah itu ia bersiap pulang kembali ke rumah
__ADS_1
"Nanti saja setelah sampai di rumah baru saya hubungi" bialcara Clara sambil melihat hanphonenya